
"Cedric jalankan rencana berikutnya,aku tidak ingin tangkapan besar dulu,jalankan rencana kecil kita untuk membuat keluarga Chandradinata sadar akan kehadiran dari kita"
"Baik Mr.Black"
Cedric yang sudah kembali ke ruangan mendapatkan perintah yang baru dari Mr.Black
Malam ini begitu banyak rencana kejahatan yang tersusun rapi,hanya satu yang menjadi incaran Mr.Black yaitu keluarga Chandradinata.
Malam dengan permasalahan nya masing - masing kini telah berubah menjadi pagi.
"Selamat pagi sayang"
Alexander seperti biasa memberikan ucapan selamat pagi kepada Keisha di atas tempat tidur mereka.
"Pagi juga suami ku"
Keisha menjawab semua ucapan tersebut dengan bahasa isyarat dan mencium kening Alexander.
"Mandilah aku akan menyiapkan sarapan untuk mu"
Keisha mengatakan hal tersebut sambil bangun dari tempat tidurnya.
"Kau tidak mau ikut aku mandi?"
"Tidak sayang"
Dan setelah mengatakan hal tersebut Keisha tiba - tiba langsung masuk ke dalam kamar mandi.
"Sayang ada apa dengan mu?"
__ADS_1
Alexander melihat Keisha memuntahkan semua makanan nya.
"Sayang,sayang apakah kau baik - baik saja?"
Alexander menjadi panik ketika melihat istrinya begitu di dalam kamar mandi dan Langsung menyusul masuk ke dalam.
"Apakah aku perlu memanggil Dokter?Dokter dari Negara mana yang kau mau?aku akan menghubungi Peter agar dia menyiapkan jet pribadi untuk memanggil Dokter tersebut atau kau mau ke Rumah Sakit,atau seperti apa?sayang jawab aku?"
Alexander yang baru melihat hal ini pertama kali menjadi sangat khwatir dan karena khawatir Alexander segera berlari ke pintu kamar mandi.
"Alexander,kau mau kemana?"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil memegang tangan Alexander.
"Menghubungi Peter untuk mendatangkan Dokter"
"Tidak bisa kau harus diperiksa"
"Alexander aku mohon jangan"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan tetap memegang tangan Alexander.
"Kenapa aku tidak boleh untuk memanggil Dokter?"
"Alexander yang masih belum mengerti kembali bertanya kepada Keisha"
"Ayo"
Keisha mengatakan hal tersebut sambil menggandeng tangan Alexander menuju tepi tempat tidur.
__ADS_1
"Apakah kau sudah tau jika semua wanita hamil akan mengalami hal ini?"
Keisha kembali bertanya hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat.
"Baiklah akan aku jelaskan, kondisi ini biasa dialami oleh wanita hamil muda dan terus terjadi terutama di pagi hari"
Keisha kembali memberikan penjelasan kepada Alexander dengan bahasa isyarat.
"Apakah hamil itu begitu menderita seperti ini?"
Alexander kembali bertanya karena kini melihat wajah istrinya yang masih pucat.
"Mungkin yang tidak mengetahui bisa di katakan ini menderita,namun bagi setiap wanita ini adalah sebuah ucapan syukur,karena kehamilan itu akan membuat kita memiliki buah hati, kehamilan itu sebuah anugrah,ada beberapa wanita yang sampai saat ini belum diberikan kesempatan untuk ini,bagi ku ini adalah satu ucapan syukur"
Keisha menerangkan hal tersebut dalam bahasa isyarat dan dengan senyuman yang luar biasa indah di mata Alexander.
"Sayang,jangan kau membuat Ibu mu menderita ya"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil mengusap perut Keisha yang masih rata.
"Sudah Alexander sekarang pergilah mandi"
"Apa kau yakin baik -baik saja?"
Alexander mengatakan hal tersebut untuk yang kesekian kalinya kepada Keisha.
"Alexander aku sangat baik -baik saja"
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat
__ADS_1