MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
PINTU UTAMA TERBUKA


__ADS_3

Edward apa kau siap?"


"Ya Jian Lee"


Dan setelah Edward mengatakan hal tersebut satu pistol kecil Jian Lee arahkan ke atap rumah dan keluarlah satu tali kecil transparan yang sangat kuat.


Tali tersebut keluar dari pistol yang telah di tembakan oleh Jian Lee.


"Edward,Peter gunakan semua baju rancangan khusus ini untuk bisa sampai ke atap rumah, perhatian semuanya karena baju khusus ini hanya ada tiga,jadi aku mohon kepada semua orang untuk mendengarkan instruksi yang aku keluar kan sebelum kalian masuk ke halaman"


"Kami mengerti Jian Lee"


Setelah mengatakan hal tersebut Jian Lee segera menempelkan magnet di baju khusus tersebut dan magnet yang di tempelkan Jian Lee berhasil membuat dirinya melayang di udara dengan tali transparan yang kuat tersebut.


"Edward,Peter ayo ikuti aku"


Jian Lee segera masuk menggunakan tali transparan,Jian Lee mengelantung di udara dengan tali transparan tersebut,diikuti oleh Peter dan juga Edward.


Saat mereka masuk puluhan jaring mulai menyerang mereka,tembakan demi tembakan otomatis serta asap beracun satu per satu mulai terus menyerang,berkat baju khusus yang mereka gunakan mereka tetap bisa sampai pada atap dalam keadaan selamat.


"Jian Lee aku menemukan tombol pengendali,tapi ini memiliki kata Sandi"


Jian Lee segera melihat tombol pengendali tersebut.

__ADS_1


"Aku juga tidak mengerti kata sandi ini Edward karena penuh dengan angka - angka rumit,kita harus menghubungi Richard"


Setelah Jian Lee mengatakan hal tersebut Jian Lee segera menghubungi Richard yang masih berada pintu gerbang lewat satu alat kecil yang terpasang di telingga nya.


"Baiklah Richard aku mengerti"


Setelah mendapatkan bagaimana cara memecahkan kata sandi tersebut Jian Lee segera mencobanya,namun tiba -tiba terdengar ledakan dari pintu gerbang.


"Semuanya awas!"


Semua orang yang berada di luar pintu gerbang segera melindungi dirinya masing -masing Dari ledakan tersebut.


"Papa Richard kata sandi yang papa berikan salah"


"Jian Lee apa yang harus kita lakukan sekarang?"


"Halo papa Jian Lee apakah paman mendengarkan suaraku?"


Albert yang mengetahui kesulitan yang saat ini sedang dihadapi segera berkomunikasi dengan Jian Lee.


"Ya Albert Papa mendengarkan mu"


"Papa,coba putar tombol tersebut ke kiri Dua kali,ke kanan empat kali,lalu tekan tanggal hari ini sebanyak tiga kali"

__ADS_1


"Baiklah akan papa coba"


Setelah Albert selesai menghubungi lewat alat kecil yang ada di telingga mereka masing -masing kini Jian Lee melakukan seperti apa yang dikatakan oleh Albert.


"Jian Lee lihat akses diterima"


Dan setelah ada tulisan tersebut semua tembakan otomatis langsung berhenti, keadaan menjadi tenang kembali.


"Richard sekarang kau bisa masuk"


Jian Lee yang sudah melihat keadaan tenang segera memberikan perintah kepada Richard.


"Ayo kita masuk,tetap waspada dan lindungi diri kalian"


"Michelle tetap berada di dekat papa"


Michelle yang mengerti kekhawatiran Richard memilih untuk menganggukan kepalanya.


Richard,Fang Yin, Alexander, Michelle dan semua pengawal pun masuk ke halaman,semua tetap berjalan waspada dan kini mereka pada akhirnya berhasil membuka pintu utama dari rumah tua tersebut.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.

__ADS_1


__ADS_2