MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
JANGAN LAKUKAN ITU


__ADS_3

"Kim, apakah mereka akan kembali dengan selamat"


Suara Clarissa tiba - tiba memecah keheningan dan kini Fanny,Kimmy, Clarissa mereka bertiga saling pandang.


"Rissa mengapa tiba - tiba kau memiliki perkataan seperti itu?"


"Entahlah Fan,mungkin karena musuh kali ini adalah mafia yang sedang memiliki banyak pasukan,yang terdahulu mereka hanya berhadapan dengan keluarga ku saja"


Clarissa kembali mengingat pertempuran di Barcelona.


"Rissa kau harus ingat mereka juga pernah menghadapi tuan Jason,dan misteri taman labirin"


Kimmy tiba -tiba bersuara dan memandang wajah Clarissa.


"Ya kau benar Kim,namun musuh kali ini sangat pintar,sampai saat ini kita masih belum mengetahui siapa sebenarnya otak kelompok mafia naga hitam"


"Kita lakukan tugas kita yaitu berdoa"


"Apa yang dikatakan oleh Fanny benar,saat ini tugas kita hanya berdoa,doa itu berkuasa atas segala hal Rissa,jadi ayo tenangkan hati mu"


Kimmy mengatakan hal tersebut sambil mengajak Clarissa dan juga Fanny masuk ke dalam rumah.


Sementara itu di Cambodia,di sebuah bangunan tua nampak seorang dengan wajah hancur sedang asyik memberikan ciuman dan menyentuh area -area sensitive dari Lilian.

__ADS_1


"Hentikan aku mohon,hentikan!"


Lilian terus berteriak saat laki - laki berwajah hancur tersebut terus melakukan hal tersebut.


"Hahaha aku tidak akan pernah menghentikan nya nona kau begitu cantik, tubuh mu, rambut mu dan semua yang kau miliki sungguh membangkitkan naluriku sebagai laki -laki,namun sayangnya aku belum diizikan untuk menikmati tubuh Indah mu ini seutuhnya,aku hanya di minta untuk merusak psikis mu dengan melecehkan mu seperti ini"


tangan laki - laki berwajah hancur tersebut mulai masuk kembali ke dalam baju yang Lilian kenakan dan mulai melakukan kembali aksinya.


Lilian hanya bisa menangis ketika laki -laki tersebut kembali melakukan pelecehan terhadap nya,ke dua tangan dan kakinya yang kini terikat di atas tempat tidur membuat Lilian tidak bisa melakukan hal apa -apa selain rasa ketakutan,berkali - kali Lilian harus merasakan ciuman dari laki -laki tersebut,dan berkali-kali Lilian harus merasakan semua bagian tubuh nya di sentuh oleh laki -laki asing yang mengerikan.


"Tuan Alfredo ada yang ingin kami bicarakan"


"Katakan saja disini"


"Menurut kabar yang kami terima saat ini keluarga Chandradinata sedang menuju ke Cambodia"


Deg


Mendengarkan perkataan dari salah satu pengawal, Alfredo segera menghentikan kegiatannya tersebut.


"Siapkan semua pengawal untuk hal ini"


"Baik tuan Alfredo"

__ADS_1


Semua pengawal langsung meninggalkan ruangan tersebut dan pergi untuk menyiapkan pengawal.


"Sebentar lagi kalian semua akan mati,Papa dan orang -orang yang aku cintai akan datang untuk menyelamatkan aku!"


Lilian berteriak kepada Alfredo,laki -laki berwajah hancur yang saat ini sedang melecehkan nya.


"Dengarkan aku!bukan aku yang akan mati,namun semua orang -orang yang kau cintai yang akan mati!


"Alfredo mengatakan hal tersebut sambil menarik rambut Lilian"


"Sakit, hentikan, sakit!"


Lilian menangis sambil berteriak ketika Alfredo mengatakan hal tersebut.


"Aku akan menyiksa mu, lihatlah"


Alfredo merobek baju atas Lilian sehingga badan Lilian hampir terlihat tanpa busana mencumbu tubuh bagian atas Lilian dengan kasar.


"Hentikan!"


"Alfredo hentikan, kendalikan dirimu!"


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat

__ADS_1


__ADS_2