MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
MAAF


__ADS_3

Peter,bawa aku segera ke Rumah Sakit tempat istriku di rawat"


Tanpa banyak berkata - kata Alexander meminta Peter untuk membawanya ke Rumah Sakit.


Alexander menyimpan setiap amarahnya di dalam diam, Alexander memilih untuk lebih dulu berkonsentrasi terhadap Keisha.


"Kak Michelle bagaimana keadaan nya?"


Setibanya Alexander di Rumah Sakit, Alexander segera menjumpai Michelle dan Albert yang menunggu Keisha di Unit Gawat Darurat.


"Alexander maafkan kami"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.


"Apa maksud kak?"


Michelle hanya terdiam dengan pertanyaan Alexander.


"Albert katakan yang jelas,ada apa?"


Alexander yang merasa tidak mendapatkan jawaban apapun kembali bertanya kepada Albert yang kini berdiri di samping Michelle.


"Alexander,janin nona Keisha tidak dapat di selamatkan lagi,kondisi nona Keisha saat ini kritis,nona Keisha kehilangan banyak darah Dan"


"Dan apa Albert?"


"Saat Papa dan paman menemukan,nona Keisha mengalami penyiksaan yang cukup sadis, sekujur tubuhnya penuh dengan luka cambukan"


Deg


Hati Alexander sangat sakit mendengarkan setiap penjelasan Albert,kini dia baru sadar jika dia begitu takut kehilangan Keisha.


"Katakan kapan akan selesai pemeriksaan di dalam,aku ingin masuk untuk melihat istriku"


Alexander berteriak histeris ketika mengetahui seluruh cerita dari Albert dan Michelle.


"Alexander, tenangkan dirimu biarkan Dokter bekerja secara maksimal"


Michelle langsung memeluk erat Alexander karena Alexander berteriak - teriak ingin masuk ke dalam ruangan Unit Gawat Darurat.


"Aku laki - laki bodoh kak Michelle"


Satu kata yang keluar dari mulut Alexander ketika dia mengingat semua perlakuannya kepada Keisha"


"Alexander kau adik kakak yang paling pintar,hentikan kau menyalahkan dirimu sendiri"


"Aku memang pantas untuk disalahkan,karana aku memanga salah kak. Michelle"


Alexander terus mengatakan hal tersebut dan Michelle terus memeluk adiknya itu.


Tak beberapa lama tim Dokter pun keluar dari ruangan Unit Gawat Darurat berapa Dokter berbicara dengan Albert dengan bahasa dari Negara mereka.

__ADS_1


"Terima kasih Dokter"


Albert menjabat tangan para Dokter tersebut dan segera menghampiri Michelle dan Alexander.


"Albert apa kata mereka?"


"Kau tenanglah aku yang akan memberikan kabar ini kepada Alexander"


Albert membisikan hal tersebut kepada Michelle.


"Alexander,mau tak mau kau harus mendengarkan setiap kabar yang akan aku sampaikan"


"Katakanlah Albert"


"Sampai saat ini masa kritis nona Keisha belum lewat,jadi nona Keisha masih harus berjuang pada malam hari ini, sekarang kau ikutlah kami untuk beristirahat,kita kembali ke mansion"


"Tidak,aku akan tetap disini bersama dengannya"


"Tapi Alexander kau juga belum sembuh betul,kau juga harus menjaga kondisi mu"


"Aku pasti bisa menjaga kondisi ku Albert,yang tidak bisa aku lakukan adalah menjaganya"


Albert berusaha untuk mengerti keadaan sahabatnya itu dan pada akhirnya Albert memberikan satu keputusan kepada Alexander.


"Baiklah jika memang itu menurut mu yang terbaik,aku akan membawa Michelle kembali ke mansion untuk beristirahat,kau jaga dirimu disini


Albert menepuk - nepuk pundak Alexander dan setelah itu kembali mendekati Michelle.


"Adik mu tidak mau untuk ikut kita kembali ke mansion"


"Lalu kita harus bagaimana?"


"Saat ini kondisi Alexander sedang tidak stabil,biarkan saja dia disini,dia pasti bisa menjaga dirinya dengan baik"


"Tapi"


"Ssst sudahlah,aku percaya kepada Alexander,ayo kita pulang kau juga harus istirahat aku tak mau jika pada akhirnya kau yang malah sakit"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil menempelkan jari telunjuknya ke bibir Michelle.


"Baiklah"


Michelle menatap tajam arah Alexander dan dengan langkah yang mantap pada akhirnya meraih lengan Albert dan meninggalkan Rumah Sakit.


Michelle tidak menghalangi Albert ketika dalam perjalanan pulang Albert memberikan beberapa kali ciuman di puncak kepalanya,bagi Michelle malam hari ini Albert terlihat sangat bijaksana dalam menyelesaikan semuanya dan hal itu yang membuat Michelle diam - diam semakin kagum kepadanya.


Sementara itu malam ini di Rumah Sakit.


"Tuan Alexander apakah saya perlu untuk menemani tuan masuk ke dalam ruangan?"


Peter kembali bertanya kepada Alexander ketika Alexander akan masuk ke dalam ruangan Keisha.

__ADS_1


"Tak perlu Peter,kau pulang dan beristirahat lah,biarkan aku yang menunggu istriku pada malam hari ini"


"Baik tuan Alexander"


Setelah mengatakan hal tersebut Peter mendorong kursi roda Alexander untuk masuk ke dalam ruangan Keisha.


Saat tiba di dalam Alexander melihat Keisha terbaring lemah tak berdaya dengan monitor detak jantung yang begitu berisik di dalam ruangan tersebut.


Alexander melihat wajah dan tubuh Keisha yang penuh dengan luka dan detik itu juga dia merasakan rasa sakit di dalam hatinya yang begitu dalam ketika mengetahui keadaan istrinya.


"Aku tidak akan pernah memaafkan orang - orang yang membuatmu seperti ini,maafkan aku yang telah gagal menjadi suami yang baik untuk mu,maafkan aku yang pernah memberikan siksaan batin kepadamu,maafkan aku yang tidak dapat memberikan perlindungan untuk mu"


Dengan menyingkirkan seluruh egonya Alexander mengatakan itu semua di depan Keisha yang sampai saat ini belum sadarkan diri,dengan melepaskan segala kekuatan dan kekuasaan nya rasa sakit tak berdarah yang dialami Alexander membuatnya menitihkan air mata,tidak ada lagi tuan Alexander Chandradinata yang dingin dan tidak ada lagi tuan Alexander Chandradinata yang arogan yang ada sekarang adalah tuan Alexander yang sedang menangis meratapi penderitaan istrinya akibat semua hal yang telah terjadi.


Malam hari itu Alexander Chandradinata menanggalkan semua kesombongannya demi seorang wanita bisu yang diberikan gelar olehnya sebagai wanita pelacur dan wanita parasit.


Malam yang dingin membuat Alexander pada akhirnya tetap memutuskan untuk berada disamping Keisha.


Sementara itu ada sepasang mata yang menatap semua hal yang saat ini terjadi di ruangan Keisha dari balik pintu kaca.


"Edward kau tidak jadi masuk ke dalam?"


"Sepertinya aku tidak akan masuk ke dalam untuk malam ini Richard,ayo kita kembali ke mansion saja"


Edward yang hendak masuk ke dalam ruangan Keisha dirawat mendadak menghentikan setiap langkahnya dan melihat serta mendengarkan anak laki - lakinya menangis.


Peristiwa yang membuat Edward mengingat bahwa dia pernah seperti Alexander saat dia begitu takut kehilangan Kimmy di masa lalu ya.


Kisah itulah yang pada akhirnya mengurungjan langkah kaki Edward untuk masuk ke dalam dan memilih untuk kembali ke mansion.


Sementara itu di suatu tempat lain.


"Lepaskan aku Lio!"


Satu orang pengawal mendudukan satu orange wanita di hadapan tuan Lio.


"Buka ikatannya"


"Baik tuan Lio"


Pengawal yang diperintahkan segera membuka ikatan gadis tersebut.


"Selamat datang nona Melisa"


"Untuk apa kau tiba - tiba membawa ku kemari ha?"


Tuan Lio tersenyum penuh arti kepada Melisa.


"Tentu saja untuk menyelamatkan mu nona Melisa"


"Kau tak perlu menyelamatkan aku Lio!!"

__ADS_1


__ADS_2