
Tuan Alexander,? ternyata menantu ku ini masih memanggil suaminya dengan kata - kata tuan,berarti Alexander belum menerima dia didalam hatinya.
Kimmy mengatakan hal tersebut dari dalam hatinya,Kimmy seperti mengingat masa lalu ketika dia masih memanggil Edward menggunakan kata tuan,saat dimana pernikahan tanpa cinta mereka sedang mengalami banyak ujian.
"Sayang,Mama boleh bertanya sesuatu hal padamu?"
Dengan memberanikan diri Kimmy mencoba bertanya lebih dalam lagi kepada menantunya tersebut.
"Silahkan Ma"
Keisha meletakan cangkir yang berisi teh hangat dan segera mengambil buku dan alat tulisnya untuk siap menjawab pertanyaan demi pertanyaan yang akan Kimmy ajukan kepadanya.
"Keisha sayang,sebelum Mama bertanya kepada mu,maukah kau percaya pada Mama? dalam arti mempercayai Mama untuk memegang setiap rahasia yang berada di dalam dirimu,Mama berjanji bahwa semua hal yang kau katakan nanti,akan Mama simpan rapat - rapat,apakah kau percaya pada Mama?"
Kimmy menggengam tangan Keisha dengan lembut dan tersenyum ke arah Keisha,hati Keisha begitu teduh menatap wajah Kimmy hingga tanpa sadar hal tersebut yang pada akhirnya membuat Keisha menganggukan kepalanya.
"Baiklah Mama ingin bertanya kepadamu,apakah kau mencintai Alexander putraku?"
Deg
Pertanyaan Kimmy membuat Keisha kaget, Keisha sangat mencintai Alexander,entah sejak kapan perasaan yang begitu kuat itu muncul,namun di satu sisi Keisha juga sadar kemungkinan kecil jika pada akhirnya Alexander membalas perasaan cintanya tersebut,karena setiap Keisha bersama dengan Alexander hanya caci maki yang selalu Keisha terima.
"Keisha apakah kau mendengarkan pertanyaan Mama?"
Kimmy mengulang kembali hal yang ingin dia tanyakan kepada Keisha,karena Kimmy melihat Keisha diam mematung tanpa kata.
"Ma,jauh dari lubuk hati Keisha yang paling dalam,Keisha sangat mencintai tuan Alex,namun"
__ADS_1
"Namun apa sayang?"
Tulisan tangan Keisha mendadak berhenti ketika dia mengingat bahwa Alexander akan membuang nya ke tempat sampah begitu Alexander bosan.
"Tuan Alexander sangat membenciku"
Tanpa sadar air mata Keisha mengalir dengan deras saat dia menuliskan perkataan tersebut
"Tuan Alexander tidak pernah menggangap Keisha seperti istrinya,tuan Alexander kasar kepada Keisha,tuan Alexander bilang jika dia sudah bosan dia akan membuang Keisha"
Air mata Keisha semakin mengalir dengan deras saat kata demi kata terukir di atas kertas putih dan kata - kata tersebut berasal dari dalam hatinya.
Hati yang terluka atas setiap perkataan demi perkataan yang telah dilontarkan laki - laki yang dia cintai,hati yang terluka karena dia tidak mampu untuk menjelaskan mengapa sampai dia harus melakukan hal ini,malam menjelang pagi di hadapan Ibu mertua dari laki - laki yang dia cintai,Keisha tidak kuat lagi menahan semuanya orang diri.
Keisha berhenti menulis setiap kata - kata demi kata, meletakan setiap alat tulisnya, menangis dan terus menangis,Kimmy yang sangat tau perasaan Keisha langsung maju dan memeluk Keisha dengan erat.
Kimmy memeluk erat Keisha dan mencoba untuk membuat menantunya tersebut menjadi tenang.
"Sayang,Mama dulu pernah mengalami apa yang saat ini kau alami,Mama akan menceritakan nya untuk mu, sebenarnya Mama sudah menutup kisah ini dengan erat,namun demi kamu Mama akan kembali menceritakan semuanya"
Kimmy mengendurkan pelukannya terhadap Keisha dan mulai bercerita tentang kisah cintanya dengan Edward,dimana Kimmy harus menghadapi laki -laki dengan kelainan seksual, bagaimana Kimmy menikah tanpa cinta dan banyak sekali hal - hal dia alami diceritakan kembali kepada Keisha.
"Sekarang kau tau,kau tidak sendiri Keisha,apa yang saat ini kau alami pernah Mama alami,dan jika pada akhirnya kasus Mama dan Papa Ed bisa selesai dengan baik,pasti kau juga akan seperti itu.
Yang terpenting kau harus memiliki mental yang kuat,berharap pada Tuhan dan tetap melayani suami mu dengan baik,seumur hidup Mama hal apapun yang dilakukan oleh Papa Ed,tidak pernah membuat Mama ingin bercerai dengan Papa Ed,karena Mama tau betapa sakralnya sebuah pernikahan terlebih lagi di hadapan Tuhan,itu sebabnya Mama tetap memilih untuk bertahan dan menghadapi semuanya,karena Mama sangat percaya semua akan selesai dengan baik"
"Mama sangat yakin bukan sebuah kebetulan kau tiba - tiba hadir di tengah keluarga Chandradinata,Mama percaya maksud dan tujuan Tuhan itu baik untuk kalian berdua"
__ADS_1
Kimmy kembali menggengam tangan Keisha untuk memberikan penguatan kepadanya,dan Keisha yang sudah mendengarkan sepenggal perjalanan cinta Kimmy,kini mulai sadar bahwa apa yang dia alami tidak separah apa yang telah Kimmy alami dan pada akhirnya itu membuat Keisha begitu bersyukur.
"Ma,terima kasih untuk setiap cerita demi cerita yang telah Mama ceritakan kepada Keisha,Keisha tidak menyangka jika Mama Kim pernah mengalami seperti yang Keisha alami bahkan lebih parah dari Keisha"
Dengan penuh semangat Keisha menuliskan semuanya itu,kini hati dan pikirannya kembali baru,Keisha mengatakan di dalam hatinya jika Kimmy saja bisa menghadapi,maka diapun akan berhasil seperti Kimmy,meskipun cara Tuhan pada nantinya pasti akan berbeda.
"Sama-sama sayang, sekarang beristirahat lah,agar esok hari kau dapat menyambut suami mu dengan baik,gunakan ruangan eksklusif ini dengan sesuka hatimu, sekarang kau adalah bagian Dari Chandradinata,itu artinya kau jika bebas menggunakan ruangan ini,nanti biar Mama yang meminta Aira membawakan semua pakaian dan keperluan mu disini, selama Alexander masih di rawat di Rumah Sakit,ada baiknya kau tetap berada di sampingnya,apa mau?"
Kimmy kembali tersenyum kepada menantunya tersebut.
"Tentu saja Keisha mau Ma,tuan Alexander adalah suami Keisha apapun keadaan tuan Alexander Keisha akan tetap merawat tuan Alexander"
Keisha menuliskan semua hal itu sambil tersenyum ke arah Kimmy.
"Bagus,Mama suka akan sikap mu yang tidak mudah untuk menyerah, sekarang beristirahat lah,Mama akan kembali menemui Papa Edward"
Setelah Kimmy mengatakan hal tersebut Kimmy berdiri dari tempat duduknya dan segera pergi dari ruang eksklusif Chandradinata.
Selesai menutup pintu,Kimmy melihat laki - laki dengan rambutnya yang sudah terlihat mulai memutih sedang menunggunya sambil tersenyum.
"Edward kau menunggu ku?sejak kapan kau berdiri disini?"
Kimmy menghampiri laki - laki yang begitu dia cintai, memberikan kecupan sayang di keningnya..
"Entah sudah berapa lama aku disini,saat aku hendak masuk,aku melihat menantu kita sedang menangis dan kau memeluknya dengan sangat erat,aku hanya sedang tidak ingin menganggu jika kalian sedang berbicara Dari hati ke hati"
Edward membalas ciuman Kimmy dengan memberikan berkali - kali ciuman di puncak kepala istrinya tersebut.
__ADS_1
"Ayo kita pulang Edward,kau pasti sangat lelah"