
Alexander meminta Keisha meletakan sendoknya dan menghadapkan kursinya lebih dekat ke arah Alexander.
"Dengarkan aku,aku akan selalu bangga dengan istriku yang satu ini,karena dari dia aku belajar tentang arti mencintai dengan tulus,karena dari dia aku belajar arti kata maaf,dan dari dia aku belajar tentang bagaimana cara melayani pasangan dengan sangat baik,dan aku amat,sangat bangga terhadap istriku ini,semua harta yang aku miliki tetap akan kalah dengan cinta kasih yang dia berikan secara cuma -cuma terhadap ku"
Alexander berusaha untuk menjelaskan segala sesuatu nya kepada Keisha yang pada malam hari itu hanya terus terdiam.
"Sayang apakah kau masih marah?aku mohon maafkan aku,aku mohon"
Alexander mengatakan hal tersebut dengan memegang ke dua tangan Keisha, sedangkan Keisha hanya menatap wajah Alexander dengan tajam.
"Alexander,aku sedang lelah,bisa kita untuk istrirahat malam ini?"
Keisha pada akhirnya hanya bisa mengatakan hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat, Alexander tau jika istri nya masih marah itu sebabnya Alexander pada akhirnya memilih untuk diam.
Keisha membereskan meja makan dan setelah itu duduk di kursi di balkon lantai dua ruangan pribadi mereka di toko bunga.
__ADS_1
"Sayang,apakah kau masih marah?"
Alexander menyusul Keisha menuju balkon dan duduk di hadapan Keisha.
"Alexander aku sudah tidak marah kepada mu"
Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat.
",Lantas kenapa aku masih melihat kesedihan di wajah mu?"
Alexander kembali bertanya kepada Keisha karena masih melihat Keisha tertunduk dengan kata sedih.
Keisha pada akhirnya menangis sambil mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat
"Sayang aku tau mungkin saat ini perasan mu di liputi oleh rasa ketakutan,namun kau harus ingat kau masih memiliki aku,dan aku sama sekali tidak akan membiarkan mu celaka,aku akan selalu berada di samping mu,jadi hentikan pikiran - pikiran negative mu ini, tentang semua hal yang belum terjadi,jadi kita jangan memikirkan hal yang belum terjadi dengan pemikiran kita sendiri yang pada akhirnya membuat kita merasakan ketakutan, percaya aku akan selalu berada di samping mu"
__ADS_1
Alexander mengatakan semua hal tersebut sambil meghapus air mata Keisha.
"Ayo tidur,angin malam tidak akan baik untuk mu yang sedang hamil"
Alexander mengajak Keisha untuk masuk ke dalam kamar dan memeluknya istrinya tersebut di atas tempat tidur.
"Alexander,apakah kau tidak jadi meminta hal itu?"
Keisha kembali mengingatkan Alexander tentang permintaan sebelumnya dengan bahasa isyarat.
"Tidak untuk malam ini"
"Kenapa?"
"Karena aku tau hati mu sedang tidak baik,aku tidak ingin hanya aku yang mendapatkan kepuasan,namun aku juga menginginkan kau mendapatkan hal yang sama,dan kau tidak akan mendapatkan hal itu untuk malam hari ini,jadi aku akan menunda semuanya"
__ADS_1
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like