MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
SEMUA ADA WAKTUNYA


__ADS_3

"Aku akan menyiksa mu, lihatlah"


Alfredo merobek baju atas Lilian sehingga badan Lilian hampir terlihat tanpa busana mencumbu tubuh bagian atas Lilian dengan kasar.


"Hentikan!"


"Alfredo hentikan, kendalikan dirimu!"


Satu orang wanita berteriak kepada Alfredo yang kini mulai hilang kendali.


"Liora kenapa kau berada disini?"


Kau harus ingat tuan kita tidak mengizinkan mu untuk memperkosa nya,yang tuan kita izinkan hanya melecehkan dia,agar mentalnya terganggu,kau harus ingat itu!"


Liora salah satu pengawal wanita kepercayaan sang tuan kembali mengatakan hal tersebut kepada Alfredo.


"Tuan tidak akan pernah tau apa yang saat ini akan aku lakukan jika aku mau untuk menyentuh nya"


Liora tersenyum dengan semua perkataan dari Alfredo.

__ADS_1


"Kau harus ingat kita semua punya tanda ini"


Liora menunjukan satu tanda kilatan yang berada di tangan kanannya,saat kita memutuskan untuk menerima tanda ini itu berarti tuan dapat melihat semua hal yang kita lakukan,termasuk hal yang tadi hampir kau lakukan,bersabarlah,jika nanti tuan sudah mengizinkan mu menyentuh wanita itu lebih dalam dia akan menjadi milik mu seutuhnya"


Liora kembali mengatakan hal tersebut kepada Alfredo dan kemudian meninggalkan Alfredo di dalam ruangan.


"Hei gadis bodoh sebentar lagi aku akan memiliki mu"


Setelah mengatakan hal tersebut Alfredo kembali memaksa Lilian untuk menerima ciuman ganasnya yang luar biasa.


"Tunggu saja sebentar lagi aku pasti bisa merobek setiap pakaian yang kau kenakan dan memakan tubuh mu hingga aku memperoleh satu kepuasan"


Terdengar suara tawa yang nyaring dari laki -laki yang berwajah hancur,laki -laki tersebut tertawa sambil meninggalkan ruangan dimana Lilian di kurung.


Lilian mengatakan hal tersebut sambil menangis dengan kencang, harga dirinya saat ini sudah semakin hancur,apa yang telah dilakukan oleh Alfredo kepada tubuhnya sungguh membuat Lilian merasa tidak berharga lagi,seumur hidupnya Lilian belum pernah mengalami hal yang dilakukan oleh Alfredo.


Hanya dengan tangisan kini Lilian meluapkan rasa takutnya tersebut.


Sementara itu kini rombongan Chandradinata telah sampai di Cambodia.

__ADS_1


"Selamat datang tuan Edward dan semuanya perkenalkan nama ku Fang Lin"


Fang Lin membukukan diri kepada semua orang yang kini sudah turun dari jet pribadi.


"Terima kasih Fang Lin, sekarang kau bawa kami mansion Chandradinata yang berada disini"


"Baik tuan Edward,mari"


Fang Lin menggiring semua orang yang kini sudah masuk ke dalam mobil -mobil pribadi milik Chandradinata yang sudah dipersiapkan oleh Fang Lin untuk menyambut kedatangan mereka semua.


Rombongan Chandradinata segera meninggalkan bandara menuju ke mansion Candradinata yang terletak di tengah Ibu kota Cambodia.


"Sayang andai kita sedang tidak berada di dalam misi pembebasan dari Lilian aku akan mengajak mu berjalan-jalan di Negara ini"


Albert yang sejak tadi memandang Indah nya Negara Cambodia ingin sekali mengajak Michelle untuk berjalan -jalan di Negara itu.


"Lain waktu kita akan kemari lagi Albert"


Michelle yang juga mengangumi Cambodia hanya bisa menatap semua hal tersebut dari dalam mobil yang saat ini terus berjalan menuju ke mansion Chandradinata.

__ADS_1


"Semua pasti akan ada waktu,dan waktu itu adalah waktu yang terbaik untuk kita"


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat


__ADS_2