
Melisa meminta tuan Lio untuk menjauh dari mobilnya dan setelah itu Melisa masuk ke dalam mobil dan meninggalkan tuan Lio.
"Sangat menarik,Cuen kau tau apa tugasmu selanjutnya kan?"
"Saya mengerti tuan Lio"
Tuan Lio pada akhirnya hanya tersenyum dengan setiap hal yang sudah dia lihat pada malam hari ini.
"Sungguh wanita yang sedang patah hati dapat melakukan segala cara untuk membuat hatinya yang sakit itu bisa terbalaskan"
Sambil mengatakan hal tersebut tuan Lio masuk kembali ke dalam mobilnya.
Malam hari itu Melisa mengemudikan mobilnya dengan sangat kencang dan pada akhirnya berhenti di sebuah tanah kosong.
"Arrrrrrrrrrh,aku akan membunuhmu Keisha,kau kira aku dengan begitu saja bisa menyerahkan Alexander untuk mu,tidak akan pernah segampang itu"
Melisa mengatakan hal tersebut sambil memukul - mukul kemudi mobilnya,dan pada akhirnya Melisa berakhir dengan minuman beralkohol sepanjang malam hari itu.
"Selamat pagi tuan Alexander"
Keisha yang pagi itu sudah bangun segera memberikan sapaan selamat paginya kepada Alexander dengan bahasa isyarat.
"Pagi"
Alexander menjawab sapaan Keisha dengan sangat ketus,namun matanya termanjakan dengan kecantikan murni Keisha yang hadir dengan bau yang sangat wangi,rambut yang tergurai dan masih basah sehabis mandi membuat pesona tersendiri bagi Alexander.
"Tuan,ayo aku bantu tuan untuk membersihkan badan"
Dengan bahasa isyarat Keisha mengatakan hal tersebut kepada Alexander dan dengan tangannya memegang baskom berisikan air hangat Keisha kembali maju untuk mendekati Alexander.
"Awas jangan sampai aku merasa kesakitan karena apa yang akan kau lakukan padaku"
"Pasti tidak tuan"
Keisha menggunakan bahasa isyarat dan maju mendekat lebih lagi ke arah Alexander.
Dengan perlahan Keisha membuka piyama yang dikenakan oleh Alexander,dan Alexander pagi ini seperti terbius dengan setiap perlakuan Keisha, Alexander sama sekali tidak menolak saat Keisha membuka pakaian nya dan mulai membasuh tubuhnya dengan air hangat.
Dari jarak yang sangat dekat Alexander dapat melihat jelas lekuk tubuh Keisha yang juga masih menggunakan kimono handuknya,nalurinya mulai bekerja,jika saja tangan dan kakinya tidak patah mungkin saat ini Alexander akan langsung menerkam Keisha dan mencumbunya kembali di atas tempat tidur.
"Tuan Alexander sudah selesai"
Keisha kembali tersenyum manis dalam menggunakan bahasa isyarat miliknya untuk memberitahukan jika dia sudah selesai membersihkan tubuh Alexander.
"Aku lapar,antarkan aku sarapan,pagi ini aku ingin sarapan di dalam kamar,panggil beberapa pengawal untuk memindahkan aku dari tempat tidur ini ke kursi roda"
__ADS_1
"Baik tuan"
Keisha segera berlalu dari hadapan Alex untuk mengerjakan semua tugasnya.
Sial,ada apa dengan ku,kenapa aku sama sekali tidak bisa membentaknya ataupun memberikan cacian untuk wanita pelacur itu.
Alex heran dengan setiap sikapnya sendiri, Alexander bingung mengapa pagi ini dia sama sekali tidak bisa untuk membuat istrinya menderita dengan setiap perkataan nya.
"Selamat pagi tuan Alexander,semua pesanan tuan Alex dan nona Keisha segera akan kami siapkan"
Aira dan beberapa pelayan masuk ke dalam kamar untuk menghidangkan sarapan pagi Alexander, sementara itu Keisha membantu para pengawal untuk memindahkan Alexander di atas kursi roda nya.
"Ra,terima kasih"
Keisha menuliskan kata - kata tersebut sambil membungkukkan badan kepada para pelayan karena sudah menyiapkan sarapan untuk Alexander pada pagi hari ini.
"Sama - sama nona Keisha"
Setelah mengatakan hal tersebut Aira dan semua pelayan segera keluar dari dalam kamar.
Dengan cekatan Keisha segera mengambilkan sarapan untuk Alexander dan menyuapi nya.
Alexander kembali menerima semua pelayanan yang diberikan oleh Keisha dengan diam,mata Alexander terus memandang Keisha dari ujung kaki sampai ujung kepala saat Keisha melayani setiap kebutuhan Alexander.
"Sudah cukup pagi ini aku sudah kenyang"
"Baik tuan"
"Baik tuan"
Dengan gerakan tangannya Keisha mengatakan hal tersebut dan segera berdiri untuk memanggil Peter.
"Hei kau mau kemana?siapa yang menyuruh mu untuk pergi dari hadapan ku?"
Alexander meninggikan suaranya saat Keisha hendak bersiap untuk meninggalkannya.
"Aku hanya menyuruh mu memanggil Peter,kau dapat meminta para pengawal yang berjaga di balik pintu ini untuk memanggil Peter,bukan kau yang mencari Peter sendiri,apa kau mengerti!"
Ada sebuah penekanan pada nada suara Alexander agar Keisha tidak meninggalkan nya .
"Baik tuan Alexander"
Dengan bahasa isyarat Keisha mengatakan hal tersebut dan segera berdiri untuk meminta para pengawal memanggilkan Peter dan setelah itu Keisha kembali ke dalam kamar dan duduk di sebelah Alexander.
"Ganti bajumu,bajumu ini terlalu seksi untuk diperlihatkan kepada orang lain selain aku"
__ADS_1
Deg
Keisha begitu kaget dengan setiap ucapan Alexander,seketika Keisha mematung dan sama sekali tidak beranjak dari tempat duduknya tersebut.
"Tunggu apa lagi ayo cepat lakukan!!"
Teriakan Alexander yang begitu kencang pada akhirnya segera membuat Keisha berdiri dari tempat duduknya dan membuka lemari untuk mencari baju yang pantas.
"Ganti bajumu dihadapan ku"
Deg
Kembali Keisha sangat heran dengan perkataan Alexander.
"Tapi tuan"
"Ini perintah,ganti semua baju mu dihadapan aku sekarang!!"
Suara Alexander yang kembali penuh dengan tekanan membuat Keisha yang hendak melangkahkan kaki ke dalam kamar mandi segera berbalik untuk mendekati Alexander.
"Lakukan sekarang,hanya aku yang akan melihat mu,tidak ada siapapun yang akan melihat nya"
Keisha hanya menundukkan wajahnya saat mendengarkan perkataan Alexander, meskipun status nya sebagai istri,dan Alexander sudah beberapa kali menjamah tubuhnya,namun hal itu dilakukan Alexander dalam keadaan tidak sadar dan untuk pertama kalinya kini Alexander meminta Keisha membuka semua baju yang dia kenakan dihadapan nya dalam keadaan sadar.
"Tunggu apa lagi?apa aku perlu memanggil kan mu pengawal untuk membantu mu melakukan hal ini?"
Dengan sangat kuat Keisha segera menggelengkan kepalanya.
Dan pada akhirnya dengan perlahan Keisha mulai membuka semua gaun tidurnya di hadapan Alexander,satu demi satu Keisha mulai melepaskan setiap baju yang melekat pada tubuhnya,hingga pada akhirnya tubuh Keisha terlihat sangat jelas di hadapan Alexander tanpa sehelai benangpun.
"Tunggu,siapa yang menyuruh mu untuk segera menggunakan baju kembali?,mendekatlah kepada ku"
Deg
Keisha sangat bingung dengan setiap ucapan Alexander dan dengan perlahan Keisha maju untuk mendekati Alexander.
"Buka ke dua tanganmu,jangan kau pakai kedua tangan mu untuk menutupi bagian demi bagian dari tubuh mu"
Mau tak mau pada akhirnya Keisha melepaskan kedua tangannya yang dia pakai untuk melindungi tubuh nya dan kini Keisha harus mendekat ke arah Alexander tanpa sehelai benangpun.
"Tuan aku sudah melakukan apa yang tuan perintah kan"
"Bagus, sekarang kau harus menciumku"
Deg
__ADS_1
Keisha hanya terpaku dengan perkataan Alexander.
"Aku ingin merasakan pelayanan darimu sebagai laki - laki normal"