MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
JARAK EDWARD DAN ALEXANDER


__ADS_3

Mata Edward menatap Alex dengan tajam dan dengan penuh tanda tanya mengapa Alex tidak menceritakan tentang Keisha.


Dan pada akhirnya acara makan malam pun selesai,dan karena hanya Lilian yang dapat berkomunikasi lancar dengan Keisha pada akhirnya Kimmy meminta Lilian untuk menunjukkan kamar Keisha.


"Ayo aku tunjukan kamarmu"


"Terimakasih nona Lilian"


"Jangan panggil aku dengan sebutan nona,panggil aku dengan nama Lilian saja,kau dan aku hanya terpaut satu tahun Keisha"


Lilian dan Keisha kini sudah sampai di kamar yang akan digunakan untuk Keisha berisitirahat, keluarga Chandradinata bukalah keluarga yang membeda -beda status seseorang,bagi mereka yang tinggal di rumah utama akan mendapatkan fasilitas terbaik dari para nona besar yang saat ini masih berkumpul di sana.


"Lilian kamar ini luas sekali,aku kan hanya pelayan pribadi tuan Alexander,kenapa keluarga mu memberikan kamar sebagus ini kepada ku?"


Lilian tersenyum melihat Keisha yang berkomunikasi dengan bahasa isyarat menunjukkan kekagumannya kepada ruangan itu.


"Keisha,ini bukanlah ruangan yang terbesar yang berada di kamar ini,ini hanya ruangan kecil"


"Ruangan kecil seperti ini?"


Lilian kembali tersenyum dengan pertanyaan dari Keisha.


"Iya,jadi kau tidak usah merasa bersalah seperti itu,di dalam rumah utama milik Chandradinata memang banyak ruangan seperti ini, sekarang kau beristirahat lah"


Keisha tersenyum kepada Lilian dan pada akhirnya menutup pintu kamar tersebut serta mengizinkan Keisha untuk beristirahat.


Sementara itu kini Edward masih berada di ruang kerja bersama dengan Jian Lee dan juga Richard .


"Edward ada apa dengan mu,kenapa kau memanggil kami?"

__ADS_1


"Ada yang ingin aku ceritakan kepada kalian"


"Soal apa?"


"Soal Albert dan juga Alexander"


"Albert putraku,ada ada dengan nya?"


"Kau tau bahwa ada satu kebohongan yang saat ini sedang ditutupi oleh mereka berdua"


"Memangnya ada apa Edward?"


Richard mencoba menjadi pendengar dan penengah yang baik untuk Edward dan juga Jian Lee.


"Kau tau gadis yang dibawa Alex ke rumah ini adalah seorang nona malam dan dia milik dari madam Naureta"


"Madam Naureta? pemilik tempat lokalisasi terbesar di Negara ini yang nona malamnya sering dipakai oleh para tuan muda saat ini?"


"Bukan hanya saat ini saja Jian Lee,tapi dari aku masih muda juga sering menggunakan jasanya itu"


Edward kembali menundukkan wajahnya dan Richard kini mencoba untuk memandang Edward.


"Edward aku mengerti inti dari permasalahan ini,kau takut jika sampai Alexander jatuh kedalam lembah hitam dunia prostitusi dan sejenisnya?"


"Ya Richard bukan hanya itu,aku tidak ingin kisah kita,kisah ku terulang kembali olehnya "


"Dan itu sebabnya kau betul -betul menjaga putra kandung mu?"


"Kau benar Richard"

__ADS_1


Kini Richard dan Jian Lee saling berpandangan dan hasil dari hal tersebut memberitahukan jika mereka pada akhirnya memiliki jawaban yang sama dalam memberikan saran untuk Edward.


"Edward,kami bisa mengerti jika kau pada akhirnya berlaku seperti itu kepada Alex,namun kau juga harus tau,setiap anak itu punya jalannya masing -masing,dan setiap anak pasti memiliki pemikiran yang pada akhirnya membuat dia jadi dewasa"


"Itu benar apa yang dikatakan oleh Jian Lee,semakin dia tidak nyaman untuk terbuka kepada kita orang tuanya,maka semakin anak tersebut akan menutup dirinya dan lebih menjaga jarak kepada kita.


"Edward Alex sudah dewasa,usia Alex saat ini sudah 25 tahun,dia sudah menjadi laki -laki dewasa yang kita tidak bisa memaksanya lagi seperti ketika dia masih kecil, sekarang selain sebagai orang tuanya,kita juga harus bisa menjadi temannya"


"Richard benar Edward, segera perbaiki hubungan mu dengan Alex, terkadang bukan anak yang menciptakan jarak kepada orang tuanya,namun kita sebagai orang tua yang membuat jarak itu sendiri untuk anak kita"


Jian Lee dan juga Richard menepuk -nepuk bahu Edward dan segera meninggalkan ruang kerja Edward, sepanjang malam itu Edward banyak memikirkan kata -kata para sahabatnya,selama ini bukan Alex yang membuat jarak kepada Edward,namun Edward yang melakukan hal tersebut kepada Alex.


Malam yang semakin larut pada akhirnya membuat seluruh keluarga Chandradinata tertidur dan esok hari pun tiba,ada satu orang laki -laki yang terlihat tergesa - gesa turun ke meja makan sambil menghubungi seseorang menggunakan ponsel nya.


"Melisa,kau jadi kembali kesini hari ini?"


Terdengar suara Alexander sedang menelepon kekasihnya itu.


"Jadi kau tidak jadi kembali Minggu depan?baiklah aku akan menjemputmu"


Setelah mengatakan hal tersebut Alex segera duduk dan semua mata memandang ke arahnya.


"ALex,Melisa akan pulang?"


"Ya kak Michelle saat ini Melisa sudah ada di bandara dan Alex akan menjemput nya"


Alex hanya mengambil beberapa roti dan segera bangkit dari tempat duduknya.


"Semuanya Alex pergi dulu"

__ADS_1


__ADS_2