
Setelah mengatakan hal tersebut di dalam hatinya,Keisha segera beranjak dari dalam kamarnya untuk kembali ke dapur mencari Aira dan menceritakan semuanya.
"Kau serius mau kembali menemui tuan Lio?"
Aira kembali bertanya kepada Keisha ketika Keisha menceritakan ada satu laki -laki misterius yang meminta dia datang kembali ke kediaman tuan Lio.
"Ya Ra,aku serius,aku akan terus berusaha untuk meminta pertanggung jawaban dari dirinya"
"Baiklah,jika memang itu bisa membuatmu lega,aku akan menemani mu pergi malam ini, kebetulan persiapan makan malam untuk keluarga Chandradinata sudah selesai,ayo kita minta izin kepada kepala pelayan,kita bilang saja ingin berbelanja kebutuhan mu,karena kemarin aku meminta izin berbelanja kebutuhan ku"
Keisha menganggukan kepalanya dan segera berdiri mengikuti langkah kaki Aira.
Sepanjang perjalanan menuju ke rumah Tuan Lio hati Keisha merasakan sebuah kecemasan yang dia sendiri tidak tau kecemasan ini tentang apa.
"Nona silahkan masuk,tuan Lio sudah menunggu di dalam"
Ketika mereka sampai di depan pintu gerbang satu orang pelayan segera menghampiri mereka.
"Ayo Key"
Aira mengandeng tangan Keisha untuk masuk ke dalam rumah megah tersebut, keluarga Tanama terkenal akan kegemarannya mengkoleksi berlian,dan ketika mereka masuk ke dalam rumah tersebut, mereka banyak melihat ukiran - ukiran indah di berbagai sudut ruangan.
__ADS_1
"Silahkan masuk nona"
Satu pelayan tersebut menggiring mereka ke sebuah ruang kerja yang cukup luas,dan tak beberapa lama kemudian tuan Lio dan Cuen keluar menjumpai mereka.
"Selamat malam nona - nona sekalian"
"Selamat malam tuan Lio"
Dengan sopan Keisha menuliskan perkataan tersebut di atas kertasnya.
"Baiklah tanpa basa - basi,aku akan menjelaskan maksud ku mengapa aku mengundangmu nona Keisha"
Kakek,ya itu kakek, bagaimana ceritanya kakek bisa bersama dengan laki -laki ini.
Keisha begitu marah ketika melihat kakeknya diperlakukan seperti itu oleh tuan Lio,tanpa butuh waktu lama Keisha segera mendekat ke arah tuan Lio meminta penjelasan.
"Ada apa nona Keisha,kau kenal laki -laki yang berada di dalam ruangan itu?"
"Apa mau tuan sebenarnya?"
Tanpa butuh banyak perkataan Keisha Langsung bertanya kepada tuan Lio maksud dan tujuan mengapa sampai orang yang sayang berada di dalam ruangan tersebut.
__ADS_1
"Gadis pintar pertanyaan mu ini,membuat aku tidak perlu repot-repot menjelaskan lagi apa maksud dari semua yang saat ini aku perbuat terhadap mu"
"Intinya adalah aku minta kau melakukan beberapa hal jika ingin Kakek mu ini selamat,jika kau tidak bisa atau tidak mau melakukan hal itu maka bisa dipastikan jika aku akan membunuh Kakek mu dengan mudah"
Deg
Keisha ingin menangis mendengarkan perkataan dari tuan Lio,namun semua dia tahan karena dia tidak ingin tuan Lio menganggapnya takut.
"Tuan anda kejam"
Tiba - tiba suara Aira yang nyaring membuat tuan Lio sejenak menoleh ke arahnya dan kembali tersenyum dengan penuh kelicikan.
"Disini aku hanya akan berbicara pada wanita yang bernama Keisha bukan dengan mu,jika kau berani mengatakan hal - hal seperti itu lagi,maka dia akan mati"
Tuan Lio menunjuk ke arah layar raksasa dimana saat ini menjadi tempat penyekapan kakek dari Keisha.
"Kau"
Keisha segera menarik lengan dari Aira agar dia bisa diam.
"Apa yang kau mau dariku tuan Lio?"
__ADS_1