MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
RACUN YANG BEREAKSI


__ADS_3

Peter yang semenjak tadi terdiam kini mulai berbicara.


"Ada apa Peter?"


"Kita harus ingat pada kelompok naga hitam pimpinan Papa ku,saat ini pasti naga hitam sedang bersiap - siap di Negara B"


Semua orang langsung terdiam dengan perkataan yang Peter beritahukan tersebut.


"Dan kita hampir melupakan akan hal ini"


Jian Lee langsung mengatakan hal tersebut kepada semua orang yang hadir.


"Apakah ada kesulitan jika naga hitam berada di sana?"


Kini ganti Albert yang bersuara.


"Apa maksud perkataan mu Albert?"


"Alexander tidak perlu ada kita khawatir kan,naga hitam hanya menggunakan tenaga mereka saja,dan bukan otak dari segala sesuatu yang sedang terjadi saat ini"


"Aku lebih khawatir terhadap Ratu Rena, mengingat beliau memiliki riwayat hubungan yang tidak baik dengan keluarga Chandradinata"


"Ya kau benar Albert,tabiat Rena yang seorang pendendam sangat membahayakan Keisha"


"Paman Edward benar"


"Baiklah sebaiknya kita segera bersiap karena sebentar lagi matahari sudah terbit,akan lebih baik kita melalui terbitnya matahari di jalan saja"

__ADS_1


Tuan Chou Zou mengatakan hal tersebut kepada semua peserta yang hadir,satu per satu peserta yang hadir mulai meninggalkan ruangan tersebut dan langsung bersiap untuk masuk ke dalam mobil.


Sementara itu di Negara B.


"Yang mulia"


"Bawa ke dua wanita itu kemari"


"Baik yang mulia Ratu"


Beberapa pengawal keluar dan kembali lagi ke dalam ruangan Ratu dengan membawa ke dua wanita yang kini tangannya terikat.


"Selamat pagi nona"


Rena yang telah melihat Fang Yin dan Keisha berada di lantai tersenyum menghampiri mereka.


"Bagaimana apakah tidur kalian nyaman semalam?"


"Nyonya hentikan,jangan lukai nona muda kami"


Fang Yin yang berada di sebelah Keisha berusaha untuk mengatakan hal tersebut dengan teriakan yang keras.


"Hahaha,jadi kau adalah penjaga gadis bisu ini sekarang aku tidak boleh melukainya? lucu sekali pengawal pribadinya ikut tertangkap,kau sama sekali tidak becus melindungi nya"


Rena meludah ke Fang Yin dan tertawa.


"Kau harus melihat hal ini yang akan aku lakukan kepada nona muda mu"

__ADS_1


Setelah mengatakan hal tersebut Rena menampar wajah Keisha beberapa kali sampai bibir Keisha berdarah.


"Hentikan nona,biar aku saja yang mengantikan ini"


Fang Yin memohon kepada Rena untuk tidak lagi menampar Keisha.


"Dan sayang nya aku tidak mau,ada satu pertunjukan lagi yang harus kau lihat"


Rena meminta satu pelayan membawa gelas yang berisi racun yang mematikan tersebut.


"Kau harus melihat nona muda mu ini mati secara perlahan"


Setelah mengatakan hal tersebut Rena memaksa Keisha untuk meminum habis ramuan tersebut, Keisha berusaha untuk melawan namun ke dua tangannya yang terikat membuat Keisha tidak dapat melakukan perlawanan,dengan air matanya yang mengalir Keisha pada akhirnya meminum semua ramuan racun tersebut.


"Dan kau akan melihat kematian nya dengan perlahan"


Selesai mengatakan hal tersebut Rena meludah ke arah wajah Keisha yang kini sudah terlihat pucat.


"Nona Keisha,kuat nona harus kuat,nona harus kuat"


Fang Yin terus mengatakan hal tersebut kepada Keisha yang kini mulai menahan sakit yang luar biasa di sekujur tubuhnya.


Hai,pembaca setia tuan Alexander


vote dan like


author yah agar authornya bisa

__ADS_1


tambah setia tuan Alexander vote dan


like


__ADS_2