MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
PILIHAN ALEXANDER


__ADS_3

"Tapi aku tidak mengizinkan mu untuk menghabiskan malam ini bersama dengan ku,yang aku inginkan adalah kau harus beristirahat agar esok hari kau bisa lebih segar"


Michelle kembali mengatakan hal tersebut kepada Albert, sebenarnya Michelle malam ini juga ingin menghabiskan malam tersebut bersama dengan Albert,namun kali ini Michelle memilih untuk menyimpan rasa rindu nya tersebut.


"Boleh aku mencium bibir mu sayang?"


Albert yang sudah memeluk erat Michelle malam ini mencoba untuk meminta sebuah persetujuan dari Michelle.


"Bagaimana jika aku tidak memberikan izin?"


"Maka aku tidak akan pernah melakukan hal itu,semua hal tentang diri mu haruslah seizin mu sayang"


Albert kembali mengatakan hal tersebut kepada Michelle,rasa cinta Albert yang begitu dalam terhadap Michelle membuat Albert berjanji tidak akan pernah menyentuh Michelle melewati batas - batas yang ada.


"Baiklah aku memberikan mu izin, namun aku yang memberikan ciuman tersebut kepada mu"


Albert tersenyum ketika Michelle mengatakan hal tersebut


"Lakukan lah"


Michelle langsung menempelkan bibirnya kepada Albert, memainkan bibir Albert dengan penuh kelembutan,membuat Albert langsung ingin membalas permainan Michelle, permainan yang diawali oleh Michelle kini berubah di dalam kendali Albert,ciuman yang menggelora terjadi diantara Michelle dan Albert, ciuman yang membuat mereka berdua kini semakin terhanyut.


"Cukup"

__ADS_1


Michelle yang merasakan gairahnya mulai naik langsung melepaskan ciuman tersebut.


"Selanjutnya kita akan melakukan hal tersebut setelah menikah,aku berjanji setelah kita menikah aku akan memberikan pelayanan yang terbaik untuk mu Albert"


"Janji?"


"Janji"


Masih dengan saling berpelukan Jari kelingking mereka saling bertautan.


"Baiklah setelah kepulangan ku dari Cambodia kita rencana kan pesta pernikahan kita"


Albert mengatakan hal tersebut yang langsung disambut anggukan kepala dari Michelle.


"I Love You"


"I love you too"


Albert mengatakan hal tersebut sambil keluar dari dalam kamar Michelle,kini tinggal Michelle yang berada di dalam kamar tersebut.


"Albert aku tau kau memiliki kepintaran di atas rata - rata,namun untuk masalah bertarung itu bukan keahlian mu Albert"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil duduk di meja rias,dengan perlahan dari dalam laci Michelle mengambil satu buah pistol.

__ADS_1


"Lilian kau adalah adik ku,dan sebagai seorang kakak aku akan ikut dalam pembebasan mu kali ini,esok hari aku akan memohon kepada Papa Edward agar dapat mengizinkan aku untuk ikut pergi ke Cambodia"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil mengarahkan pistol nya ke kaca rias.


"Aku akan membunuh siapapun yang berani untuk menyentuh mu"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


Sementara itu di Rumah Sakit,kini nampak Alexander keluar dari dalam mobilnya.


"Peter tinggalkan saja aku disini,aku akan tidur di Rumah Sakit untuk menemani istriku"


"Baik tuan"


Selesai mengatakan hal tersebut mobil Peter langsung kembali melaju meninggalkan parkiran Rumah Sakit.


Sementara itu Alexander berjalan menuju ke ruangan Keisha.


Sayang percaya lah situasi yang saat ini aku hadapi sungguh tidak enak,di satu sisi aku harus meninggalkan mu dalam keadaan hamil namun di satu sisi aku harus ikut dalam pembebasan Lilian,sungguh dua wanita ini adalah wanita yang sangat aku cintai.


Alexander terus mengatakan hal tersebut di dalam hati sambil terus melangkahkan kaki menuju ke dalam ruang rawat Keisha


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like yah ayang banyak agar authornya semangat

__ADS_1


__ADS_2