
Kimmy mencoba dengan sekuat tenaga untuk menjelaskan kepada semua anggota keluarga yang masih tersisa di meja makan akan kepergian Edward dan Michelle secara tiba - tiba.
"Semoga seperti itu dan apa adanya yang terjadi pada pagi hari ini"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil memakan roti tanpa berani menatap mata siapapun orang yang saat ini masih berada di meja makan.
"Baiklah,karena Bibi akan ke tempat bekerja Paman Richard,Bibi juga harus pergi dulu yah sayang,jaga diri kalian baik - baik"
Clarissa yang seakan - akan mengerti keadaan pada pagi ini mencoba untuk tetap tersenyum dan tetap tenang.
"Kim,aku pergi dulu,sampaikan salam ku kepada Papa Adrian dan Mama Tiara,apakah hari ini mereka sudah berangkat berlibur?"
"Terima kasih Rissa,ya Rissa,Papa dan Mama sudah berangkat semalam ke Indonesia untuk berlibur,jadi mereka belum sempat berpamitan dengan mu dan juga Richard"
"Baiklah jika seperti itu,aku pergi dulu"
Clarissa segera berdiri dari tempat duduknya dan perlahan - lahan pergi dari hadapan Kimmy dan anggota keluarga yang lainnya.
Kini satu per satu anggota keluarga Chandradinata mulai meninggalkan meja makan dengan setiap kesibukan mereka masing - masing.
"Kau lihat,tidak ada yang menginginkan keberadaan mu di dalam rumah ini,termasuk keluarga besar ku,entah terbuat apa hati mu sehingga kau sama sekali tidak memiliki rasa malu!"
Alexander membisikkan kata - kata tersebut kepada Keisha,kata - kata yang menyayat hati Keisha,kata - kata yang pada akhirnya berhasil membuat wajahnya tertunduk dan mulai mengeluarkan air mata.
"Cih, aku benci padamu,aku akan membunuh mu secara perlahan di dalam pernikahan ini"
Alexander kembali membisikkan banyak kata - kata yang kembali mengintimidasi Keisha,dan setelah itu Alexander beranjak dari tempat duduknya untuk kembali ke dalam kamar, Keisha pada akhirnya makan seorang diri,Keisha memilih untuk tetap berada di meja makan untuk menenangkan hatinya.
Aku tidak boleh menyerah,setiap masalah yang aku hadapi tidak akan pernah melebihi kekuatan ku,aku percaya bahwa aku bisa melewati semuanya ini dengan baik, masalah ini di izinkan datang karena masalah ini tau bahwa aku bisa menyelesaikan semuanya dengan baik.
__ADS_1
Dengan menghapus air matanya yang terus mengalir Keisha mengatakan semuanya itu di dalam hati, mencoba untuk memberikan semangat kepada dirinya sendiri,karena saat ini hal itu yang Keisha butuhkan.
Keisha tetap menghabiskan semua sarapan paginya dengan sangat lahap, meskipun hatinya terluka, meskipun hatinya saat ini sedang tergores oleh pisau tajam yang ditusukkan oleh suaminya sendiri,Keisha tetap makan semua dia lakukan untuk janin yang saat ini masih berada di dalam rahimnya.
Sementara itu Kimmy menyusul Edward kembali ke dalam kamar dan begitu Kimmy masuk ke dalam kamar,Kimmy melihat Edward yang sedang duduk termenung.
"Sayang,ada apa dengan mu?"
Kimmy langsung berlari menghampiri suaminya dan memeluk suaminya itu dari belakang.
"Aku muak berada di meja makan sayang!"
"Muak?apa yang membuatmu merasakan hal itu?"
"Kebohongan anak kita Alexander,jelas - jelas saat ini dia sedang berpura - pura bahagia di depan kita semuanya"
Edward yang seakan - akan mengerti semua isi pikiran dari Kimmy langsung membalikkan badan dan merengkuh Kimmy untuk duduk di dalam pangkuannya.
"Aku dan Alexander sama - sama seorang laki -laki dan sekali aku menatap Alexander aku bisa mengerti bahwa kebahagiaan yang dia ciptakan itu hanya sebuah sandiwara"
Edward mengatakan hal tersebut sambil menciumi punggung Kimmy.
"Ya,ya sandiwara, Edward kau ingat di awal- awal pernikahan,kita juga pernah banyak melakukan sandiwara kepada orang - orang terdekat kita,kau memaksaku untuk tersenyum bahagia,namun pada saat itu aku tidak pernah bahagia malah cenderung menderita"
Kimmy mengatakan hal tersebut sambil mencium mesra kening suaminya tersebut.
"Ya,ya dulu kau dan aku juga pernah di dalam posisi yang sama,sayang apakah ada yang salah dengan ku?setelah Alexander lahir aku betul menjaganya,aku selalu berharap agar kelak Alex tidak mengalami semua hal yang pernah aku alami,namun sepertinya aku tidak menjaganya dengan baik, Sehingga pada saat ini aku merasakan Alex akan mengalami hal yang dulu pernah aku alami"
Perkataan demi perkataan Edward kini membuat Kimmy terdiam,Kimmy melihat segurat kekecewaan dari wajah Edward atas semua hal yang telah terjadi,selama ini Edward mati - matian menjaga Alexander agar tidak jatuh pada masalah yang sama,namun kini sepertinya Edward salah,karena perlahan -lahan Alexander mulai menjadi dirinya yang dingin dan arogan di masa lalu.
__ADS_1
"Sayang,setiap masalah yang terjadi tidak akan melebihi kekuatan kita,jadi jika saat ini Alexander harus menghadapi apa yang pernah kau alami,itu berarti Alexander punya kemampuan untuk menyelesaikan semuanya, seperti kau yang pada akhirnya dapat menyelesaikan semua hal itu dengan baik"
"Aku bisa karena kau nyonya Edward"
Edward mengatakan hal tersebut sambil mencium kening Kimmy.
"Aku adalah salah satu alat yang dikirim Tuhan untuk menguatkan dan membantumu untuk pulih,jika pada akhirnya kau bisa mendapatkan istri yang saat ini kau cintai karena banyaknya masalah dalam hidupmu,maka Alexander juga akan sama"
"Alex juga akan mendapatkan sosok wanita kuat dan bisa mendampingi dirinya dalam suka dan duka"
Kimmy mengatakan hal tersebut sambil tersenyum dan perkataan demi perkataan Kimmy yang tulus,kini dapat membuat hati Edward menjadi tenang.
"Apa kau yakin Keisha juga akan kuat seperti mu?"
"Edward mari kita lihat bersama,aku yakin bukan sebuah kebetulan jika Keisha yang pada akhirnya malah menjadi menantu kita,saat ini yang perlu kita lakukan adalah memberikan dukungan untuk rumah tangga mereka,namun kita juga harus tau batasannya,kita bukan lagi orang tua pemilik Alexander kecil,saat ini Alex sudah menikah dan dia sudah menjadi kepala keluarga untuk istrinya,jadi kita hanya perlu mengamati, memantau nya saja terlebih dahulu"
"Ya,kau benar sayang,tadi aku salah dengan langsung meninggalkan meja makan begitu saja,aku berjanji tidak akan mengulangi kejadian seperti tadi"
"Baiklah tuan Edward,istrimu ini akan memegang janjimu"
"Terima kasih istri cantik ku,ayo kita berangkat aku akan mengantarmu ke Rumah Sakit terlebih dahulu"
Kimmy dan Edward pada akhirnya beranjak dari tempat duduknya dan segera bersiap - siap pergi untuk setiap aktivitas nya pada hari ini.
Sementara itu, setelah Keisha menyelesaikan sarapan paginya Keisha segera bergegas kembali ke kamar untuk menyiapkan keberangkatan Alexander.
"Hei dasar perempuan bodoh! kenapa kau lama sekali kembali ke kamar ha!"
Begitu Keisha masuk Alexander langsung menarik kembali rambut Keisha dan melempar tubuh Keisha di atas tempat tidur.
__ADS_1