MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
CERITA KEISHA 1


__ADS_3

Dengan perlahan pada akhirnya Michelle mencoba untuk kembali berdiri dan membenarkan bajunya yang sudah mulai kusut karena terkena gesekan dari Albert.


"Nona Michelle yang sangat menarik"


Sambil berjalan ke luar ruangan Albert mengatakan hal tersebut secara perlahan.


Hari itu Albert boleh bernafas lega, karena di dalam pikirannya dia sangat yakin bahwa dia akan memenangkan hati dari Michelle Chandradinata.


Sementara itu pagi ini di kediaman rumah utama nampak Keisha sedang membersihkan beberapa kamar di dalam rumah tersebut.


"Permisi bolehkah aku membersihkan kamarmu?"


Keisha sampai pada kamar Melisa dan kali ini Keisha menuliskan semua percakapan nya di dalam sebuah buku agar Melisa dengan mudah bisa mengerti apa yang Keisha ucapkan.


"Ah,Keisha selamat pagi,silahkan nona,apa aku perlu membantumu?"


"Tidak perlu nona Melisa,ini sudah menjadi tugasku sehari -hari"


"Baiklah jika memang seperti itu adanya"


Melisa kini duduk di kursi yang berada di dalam kamar,Melisa memperhatikan Keisha dari ujung kepala sampai ujung kaki,saat Keisha mulai membersihkan tempat tidurnya.

__ADS_1


Gadis ini sebenarnya cantik,namun sayang masa depannya tidak seindah wajah yang dia miliki saat ini.


Melisa tersenyum dan tiba -tiba dia menjadi sedih karena mengingat bahwa Melisa dibesarkan dalam keluarga broken home yang penuh dengan konflik dari kedua orang tuanya,harta yang Melisa miliki di dalam keluarga nya sangat lah banyak,namun satu hal yang Melisa tidak pernah punya dia punya yaitu sebuah kasih sayang keluarga.


"Nona sudah selesai"


Keisha yang sudah selesai membersihkan tempat tidur Melisa kini menepuk pundak Melisa,tepukan Keisha membuat Melisa kembali tersadar ke dalam dunia nyata.


"Terima kasih Keisha,apa setelah ini kau masih ada pekerjaan lainnya?"


"Tidak nona,tuan Alex hanya memerintahkan aku untuk melayani nona,jika tuan Alex tidak ada"


"Ah seperti itu,baiklah kemari dan duduklah temani aku minum teh"


"Maaf nona aku tidak pantas duduk di samping nona"


Keisha kembali menuliskan kata -kata tersebut agar Melisa bisa membaca tulisan nya.


"Hei,apa yang membuatmu merasa tidak pantas?kita semua sama,hanya pekerjaan yang kita miliki saja yang berbeda -beda,jadi kemarilah"


Dan pada akhirnya Keisha datang dan mendekat ke arah Melisa dan kini duduk disampingnya,Melisa menuangkan teh ke cangkir kosong untuk Keisha.

__ADS_1


"Minumlah ini adalah teh yang enak dari Negara Jepang, beberapa hari sebelum aku datang kemari,aku menyempatkan berlibur ke Jepang tanpa Alex"


Keisha menerima cangkir yang berisi teh tersebut dan mulai meminum nya.


"Keisha,boleh aku bertanya?"


"Tentu saja nona"


"Darimana kau berasal?"


Melisa memberikan satu pertanyaan yang langsung mendasar pada inti cerita yang selama ini ingin Melisa tanyakan kepada Keisha,dan mendengarkan perkataan dari Melisa,Keisha langsung meletakan kembali gelasnya dan kini menatap Melisa.


"Nona,aku berasal dari Negara A,namun di sebuah desa terpencil"


"Ah Negara A,ya aku tau tempat itu,lalu kau tinggal dengan siapa di sana?"


"Keisha tinggal dengan Kakek"


"Hanya Kakek?lalu dimana ke dua orang tuamu?"


"Kata Kakek,Kakek menemukan Keisha ketika Keisha masih bayi di dalam tempat pembuangan sampah"

__ADS_1


Deg


Hati Melisa seperti disayat - sayat sebilah pisau ketika Melisa mulai mendengarkan tentang cerita dari Keisha.


__ADS_2