MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
KAU MEREBUTNYA


__ADS_3

Hari itu Alex dan Albert serta Keisha makan bersama di dalam apartemen tersebut,namun mereka nampaknya belum sadar jika semua media kini bergerak dengan cepat dalam pemberitaan tentang Alex yang menggandeng seorang wanita di dalam pusat perbelanjaan.


"Tuan Edward sebaiknya anda melihat berita hari ini"


Saat Edward sedang berada di kantor tiba -tiba Doni mencoba untuk memberitahukan kepadanya berita yang saat itu juga sedang ramai di bahas oleh publik.


"Ada apa Don?"


"Ini tuan"


Doni menunjukkan ponselnya kepada Edward dan dari sana Edward melihat media sosial tiba -tiba ramai dengan foto Alexander dan seorang wanita di pusat perbelanjaan.


"Alex,siapa wanita ini?"


"Entahlah tuan,sampai saat berita ini turun tidak ada informasi apapun tentang wanita ini"


Edward terus mengamati foto anaknya tersebut dan tak lama tiba -tiba ponselnya berdering dan Edward melihat nama sang istri sedang menghubungi nya.


"Hallo sayang,ya aku sudah melihat berita tentang anak kita"


Edward dan Kimmy mengalami pembicaraan yang serius tentang putranya, sementara itu di apartemen sampai saat ini belum ada yang mengetahui tentang gosip yang sedang viral di media sosial sampai pada akhirnya Peter masuk ke dalam apartemen dan mencoba untuk berbicara pada mereka.


"Maaf tuan Alex jika Peter menganggu"


Alex yang melihat kehadiran Peter segera meminta Peter untuk bergabung bersama dengan mereka.


"Ada apa Peter?"


Peter memberikan ponselnya kepada Alex dan Alex sangat terkejut jika dirinya kini menghiasi semua media sosial.


"Ada apa Alex?"


"Coba lihat ini"


Alex memberikan ponsel Peter kepada Albert .


"Astaga,sungguh kekuatan media sosial itu sangat luar biasa"


"Sebaiknya kita bicara berdua sekarang"


Albert mengatakan hal tersebut sambil berdiri dari tempat duduknya dan mengajak Alex untuk berbicara hanya berdua saja.


"Tuan ada apa?"


Keisha yang sejak tadi melihat ada raut kecemasan di wajah Alexander segera saja menanyakan hal yang sedang terjadi dengan bahasa isyarat yang dia miliki.


"Tidak ada urusannya dengan mu,lanjutkan saja makan mu itu,aku akan berbicara sebentar dengan Albert"

__ADS_1


Alex mengatakan hal tersebut sambil berdiri dan segera menyusul Albert ke ruangan yang lainnya.


"Bagaimana sampai kau bisa masuk di media sosial dengan gadis bisu itu Alex?"


"Mana aku tau,tadi aku hanya menemaninya berbelanja,itupun aku terpaksa melakukannya karena dia tidak bisa menggunakan kartu kredit yang aku miliki"


"Jadi kau sengaja kembali lebih cepat dari pekerjaan mu hanya untuk menemani dia berbelanja?"


Albert hanya menggelengkan kepalanya saat dia mendengarkan semua pengakuan dari Alexander.


"Iya,kartu ini kan tidak ada limitnya,aku takut dia menggunakan nya untuk hal yang macam- macam"


"Betul tidak ada maksud lainnya?"


"Tentu saja Albert"


"Baiklah untuk kali ini aku percaya kepada mu,satu - satu nya cara agar kau selamat dari media sosial,kau harus membawanya ke rumah utama"


"Itu tidak mungkin semua anggota Chandrdinata pasti akan mengintrogasi aku, mereka keluarga terhormat mana mungkin bisa menerima siapa Keisha yang sebenarnya"


"Alex,dengarkan aku mengapa kau tidak bilang bahwa dia adalah gadis kecil yang kau temukan dijalan dan saat ini sedang butuh untuk tempat berlindung,kau seperti melihat sosok Lilian di dalam diri gadis bisu itu sehingga pada akhirnya kau kasian padanya,kau akan menjadikan dirinya pelayan pribadi mu,apa alasan ini masih kurang cukup?"


Perkataan panjang kali lebar dari Albert membuat Alex berpikir dengan semua ide yang diberikan oleh sahabatnya itu.


"Masuk akal juga ide yang kau berikan"


"Alex aku ingin menanyakan sesuatu hal kepada mu,mengapa kau takut sekali mengakui asal usul Keisha,siapa sebenarnya orang yang menjadikan mu memiliki ketakutan seperti ini?"


"Papa,ya Papa adalah orang yang membuat ku takut untuk mengakui jati diri Keisha sebagai nona malam"


"Paman Edward?"


"Ya,Papa pernah berpesan padaku,jika nantinya aku harus memiliki pasangan dengan asal usul yang jelas dan dari keluarga baik -baik,pesan Papa yang berkali -kali sangat membekas di dalam ingatan ku"


"Jadi bukan Bibi Kim yang seperti ini?"


"Bukan"


Alex menggelengkan kepalanya, doktrin Edward begitu kuat terhadap Alexander, Edward yang pernah mengalami kegagalan cinta di masa lalu sehingga pada akhirnya membuat dia memiliki kelainan seksual membuat Edward pada akhirnya betul -betul menginginkan Alex untuk mendapatkan pasangan dari keluarga baik -baik.


"Baiklah jika permasalahan nya seperti ini, sekarang kau harus bawa dia ke rumah utama dan perkenalkan dia sebagai asisten pribadimu kepada semua anggota keluarga,agar berita ini secepatnya bisa di redam,kau harus ingat Melisa Minggu depan akan kembali dari Barcelona"


"Apa hubungannya dengan Melisa?"


"Jelas ada Alex,dia kan calon tunangan mu,jangan kau berlagak amnesia jika kau mengingat nama Melisa"


Alex terdiam dengan apa yang dikatakan oleh Albert,sejak kehadiran Keisha entah mengapa Alex seperti melupakan gadis pujaan hatinya yang saat ini sedang menempuh perkuliahan nya di Barcelona.

__ADS_1


"Ya aku ingat dia adalah calon tunangan aku,Dokter Melisa"


"Ya,kau juga harus menjaga perasannya,ketika dia tiba nanti, sekarang lebih baik kau segera berbicara kepada gadis bisu tersebut agar dia mau ikut dengan mu untuk pulang ke rumah utama"


Albert menepuk -nepuk bahu Alex dan meninggalkan Alex di ruangan itu.


"Peter"


"Ya tuan"


"Panggil Keisha"


"Baik tuan"


Peter pun memanggil Keisha dan tak beberapa lama setelah Keisha datang,Alex langsung meminta Keisha untuk segera bersiap.


"Sekarang juga kau kemasi barang -barangmu karena kita akan segera pindah ke rumah utama"


Keisha yang memang kurang terhadap pendengaran nya hanya bisa diam mematung menatap Alex.


"Kau mengerti tidak yang aku ucapkan?"


Suara tinggi Alex kembali terdengar di dalam ruangan tersebut.


"Sabar Alex,biar aku saja"


Albert yang sudah tau kekesalan dari sahabatnya itu segera mengambil alih pembicaraan.


"Nona,kemasi barang -barangmu,ikutlah dengan tuan Alex ke rumah keluarga nya"


"Untuk apa?"


Albert yang menggunakan bahasa isyarat dalam berkomunikasi dengan Keisha membuat Keisha lebih mudah untuk mengerti akan hal itu.


"Karena kau harus mendampingi tuan Alex kemanapun tuan Alex pergi,kau adalah pelayan pribadi tuan Alex jadi kau harus ikut dengan tuan Alexander"


"Ah aku mengerti,baiklah tunggu sebentar aku akan bersiap -siap"


Setelah mengatakan hal tersebut,Keisha segera pergi dari hadapan Alexander dan Albert.


"Lihatlah beres,kita tegaskan kepada gadis itu posisi dia disini itu apa"


"Ya,ya kau adalah sahabat ku yang paling mengerti yang saat ini aku pikirkan"


Alex tersenyum bangga kepada Albert,saat ini mereka masih menunggu Keisha yang sedang bersiap.


Di lain tempat ada seorang tuan muda yang begitu geram melihat berita tentang Alex.

__ADS_1


"Kurang ajar,berani sekali dia merebut mainan baruku"


Sang tuan muda yang penuh dengan kemarahan itu adalah tuan muda Lio.


__ADS_2