MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
JAWAB AKU


__ADS_3

Bagus jika tidak ada masalah lagi,karena aku harus kembali ke Rumah Sakit untuk menjemput tunangan ku,kami berencana akan makan malam bersama,kau jaga lah wanita mu baik - baik"


Albert mengatakan hal tersebut sambil menepuk pundak Alexander dan segera keluar dari ruangan Alexander


Sejenak perasaan yang tak biasa kembali Alexander rasakan,satu perasaan yang Alexander masih belum tau, Alexander hanya menatap jendela agar bisa lebih tenang.


"Tuan apa yang sedang tuan Alexander pikirkan?"


"Ah tidak ada Peter,ayo kita pulang"


Alexander yang mendengarkan suara Peter pada akhirnya mengajak Peter untuk kembali ke rumah putih.


Sementara itu Albert yang kini sudah kembali ke Rumah Sakit telah di sambut senyum masam dari seorang gadis yang kini sudah menjadi tunangan nya.


"Kau terlambat sepuluh menit dalam menjemputku, darimana saja?"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil melipat tangannya, Michelle yang telah selesai jam praktek segera menuju lobby Rumah Sakit,namun sampai di sana Michelle belum melihat kedatangan Albert.


"Sayang maafkan jika aku terlambat"


"Yang aku tanya kau darimana?"


Nada suara Michelle langsung meninggi ketika semua pertanyaannya tidak langsung di jawab oleh Albert.


"Sssst,ayo ikut aku masuk ke dalam mobil,kau lihat banyak orang saat ini sedang memperhatikan kita"


Albert memberikan isyarat kepada Michelle untuk memelankan suaranya karena kini akibat dari nada tinggi Michelle banyak orang yang memperhatikan mereka.


"Ayo ikut aku"


Albert langsung menggandeng tangan Michelle untuk mengajaknya masuk ke dalam mobil.


"Sekarang katakan darimana saja kau? kenapa kau sampai terlambat dengan janji yang telah kau buat sendiri?"


"Sayang,maafkan aku,tadi aku bertemu sebentar dengan Alexander,ada beberapa hal yang kami bicarakan"


"Oh seperti itu,lalu kenapa kau tidak memberitahukan aku jika kau akan bertemu Alexander? jika kau memberitahukan,aku tidak akan datang tepat waktu seperti tadi"


"Maafkan aku,tadi aku lupa memberitahukan mu hal ini"

__ADS_1


"Lupa?segampang itu kau bilang lupa?"


"Ayolah sayang,ini hanya masalah kecil,Jangan karena ini kita jadi bertengkar"


"Masalah kecil kata mu?kau datang tidak tepat waktu,kau tidak menepati janji mu sendiri"


"Sayang aku menepati janjiku kan,aku tetap menjemputmu untuk makan malam, lagipula kan hanya terlambat sepuluh menit"


"Tetap saja kau tidak menepati janji mu sendiri,dan aku paling tidak suka dengan laki-laki yang tidak tepat janji"


"Apa maksud mu aku tidak tepat janji? aku hanya datang terlambat dalam menjemputmu dan itu hanya sepuluh menit,lagi pula aku terlambat karena adik mu minta bertemu dengan ku"


Kesabaran Albert yang sudah berkurang membuat nada suaranya berubah menjadi tinggi.


"Jadi sekarang kau menyalahkan adik ku karena hal ini?"


"Bukan menyalahkan,namun kenyataannya aku terlambat karena menemui adik mu"


"Semua laki - laki memang sama saja, sudah aku mau pulang sendiri saja"


Michelle yang masih berada di dalam mobil segera membuka pintu mobil,keluar dari dalam mobil dan membanting pintu mobil tersebut.


"Hei nona,kau jangan jadi nona muda yang egois kau juga harus bisa belajar menerima sebuah alasan"


Sedangkan Michelle hanya menoleh sebentar ke arah Albert dan pada akhirnya tetap berjalan menuju parkiran mobil Rumah Sakit untuk kembali pulang dengan mobilnya sendiri.


"Dasar wanita,kau terlalu kaku nona Michelle,astaga banyak hal yang harus aku pahami tentang mu lebih lagi"


Albert mengatakan hal tersebut sambil memukul - mukul kan kemudi mobilnya.


Albert yang malam hari ini pada akhirnya gagal untuk makan malam bersama dengan Michelle memilih pulang berjalan kaki kembali ke apartment nya,jarak apartment yang dekat membuat Albert sering menempuhnya hanya dengan berjalan kaki.


Sementara itu di rumah putih,mobil Alexander sudah masuk ke dalam halaman, Alexander segera turun dari dalam mobil dan menuju ke dalam kamarnya.


"Selamat malam Alex?"


Begitu Alexander membuka pintu kamar, Alexander melihat Keisha tersenyum dan dengan baju tidur super seksi membuat kecantikan nya semakin bertambah.


Alexander yang saat ini ingin menerkam nya terpaksa harus menahan diri,karena kondisi mental Keisha yang belum pulih.

__ADS_1


"Alexander mandi lah,aku akan menyiapkan makan malam untuk mu"


Alexander yang langsung ingin memeluk Keisha terpaksa harus menunda pelukan tersebut karena Keisha menghindar dan langsung menyuruh Alexander mandi.


"Baiklah,suami akan patuh dalam hal ini"


"Terima kasih Alexander"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat sambil tersenyum.


Sementara itu Alexander yang malam ini hanya bisa melihat tubuh indah sang istri tanpa bisa menyentuh nya membuat Alexander harus sedikit agak lama di kamar mandi, menguyur seluruh badannya berkali - kali agar sadar dan tidak boleh kembali terhanyut.


"Kau harus bisa Alexander"


Dengan penuh kekuatan Alexander mencoba untuk mengendalikan dirinya


"Alex kemarilah aku memasak makanan mu"


Begitu Alexander keluar dari dalam kamar mandi Keisha langsung menyambut suaminya yang masih bertelanjang dada tersebut untuk melihat masakan yang Keisha buat.


"Aku pasti akan makan semua masakan mu sayang"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil mencium kening Keisha.


"Gantilah baju mu terlebih dahulu,lalu kita makan"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan mencoba menghindar dari Alexander.


"Baiklah"


Alexander langsung menunju ke lemari pakaian dan mengganti pakaiannya.


Sepanjang malam itu Alexander dan Keisha menikmati makam malam tersebut tanpa banyak berkata - kata.


"Sayang ada hal yang ingin aku tanyakan kepada mu


Alexander dan Keisha yang telah selesai makan membuat Alexander mencoba untuk menanyakan beberapa hal kepada istrinya..


"Katakan saja Alexander"

__ADS_1


Keisha menjawab semua perkataan Alexander di atas tempat tidurnya menggunakan bahasa isyarat.


"Apakah kau tau orang kandung mu?"


__ADS_2