
Michelle menggelengkan kepalanya saat Albert mengatakan hal tersebut.
"Baiklah malam nanti kita makan di luar,kau yang memilih tempat nya,tapi sekarang cepat habiskan makanan ini,karena sebentar lagi kita akan menemani Alexander dan Keisha ke Rumah Sakit"
"Suapi aku,baru aku akan menghabiskan makanan ini"
"Issst sebelum kita menikah kau tidak seperti ini, sekarang setelah kita menikah kenapa kau jadi berubah seperti ini?"
"Karena kini aku memiliki mu"
"Jadi aku di manfaatkan oleh mu?"
"Hei sayang bukan seperti itu maksud ku,sungguh aku begini karena sekarang aku memiliki satu orang orang wanita yang sangat aku cintai"
"Apakah setiap laki-laki setelah menikah akan seperti ini,ada baiknya aku akan bertanya kepada Keisha"
"Tanyakan saja,aku jamin nona Keisha akan mengatakan hal yang sama"
"Ah sudahlah ayo cepat makan,buka mulut mu cepat!"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil tersenyum, Michelle tidak menyangka setelah menikah dia berubah menjadi lebih sabar.
Albert kau adalah kado terindah di dalam hidup ku.
Michelle mengatakan hal tersebut di dalam hati dan terus menyuapi Albert.
Sementara Alexander yang sudah selesai melakukan rapat dengan Peter, segera kembali ke dalam kamar.
"Selamat pagi tuan Alexander"
__ADS_1
Fang Yin yang menyadari kehadiran Alexander segera saja membungkukkan badannya.
"Apakah semuanya sudah siap Fang Yin?"
"Nona Keisha sudah siap tuan Alexander"
"Bagus,ayo kita harus segera berangkat"
Alexander dan Keisha pun segera turun ke bawah dan masuk ke dalam mobil Chandradinata.
Saat Keisha keluar, Keisha melihat tiga mobil yang sudah rapi berada di sekeliling mereka ada sekitar lima belas pengawal yang membungkukkan badannya begitu Alexander dan Keisha masuk ke dalam mobil.
"Alexander katakan padaku,untuk apa pengawal sebanyak ini?"
Keisha sangat heran ketika di dalam perjalanan ke Rumah Sakit mobil - mobil tersebut tidak berhenti memberikan pengawalan terhadap mobil Alexander dan Keisha.
"Mereka ada untuk menjaga kita sayang"
"Ya,malah tadi aku menggira ini masih kurang"
Alexander dengan tenang berkata seperti itu kepada Keisha.
"Ah baiklah"
Pada akhirnya Keisha hanya bisa mengatakan hal tersebut kepada Alexander dengan bahasa isyarat, Keisha memilih untuk tidak banyak berbicara lagi di dalam hal ini karena Keisha tidak mau suaminya marah.
Sementara itu Michelle dan Albert yang berada di mobil yang lainnya pagi ini sedikit terlambat untuk pergi ke Rumah Sakit karena drama mereka di pagi ini.
"Awas Albert!"
__ADS_1
Michelle langsung berteriak ketika ada kendaraan yang sangat kencang mencoba untuk menabrak mobil mereka di jalan raya, Albert segera menepikan mobilnya.
"Sayang apakah kau baik-baik saja?"
Michelle yang masih memegang kepalanya karena terbentur mencoba membenarkan kembali posisi duduknya
"Albert aku baik-baik saja,siapa mobil tadi?"
"Entahlah, sepertinya mobil itu sengaja ingin menabrak kita"
"Ya itu bisa saja terjadi"
"Apakah ini ada hubungannya dengan Keisha?"
Perkataan Michelle membuat Albert dan Michelle kini saling menatap, Albert terdiam dan sejenak berpikir.
"Sayang aku tau sekarang apa yang akan dilakukan musuh"
"Apa Albert?"
"Bukan Alexander dan Keisha yang akan langsung di incar,namun orang-orang terdekat mereka yang akan di incar"
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
__ADS_1
like