MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
TABRAKAN BERUNTUN


__ADS_3

Akhir - akhir ini, tempat tersebut menjadi tempat yang baru untuk dia bisa melepaskan semua pikirannya meskipun hanya sejenak


Dan di tempat tersebut Alexander bisa mengenang rasa sakit saat dia harus kehilangan Melisa.


"Tuan apakah yakin tidak akan ikut kembali dengan ku dan nona Keisha?"


"Ya Peter,aku akan berpamitan kepada keluarga ku,nanti di tengah jalan aku akan turun dan satu mobil pribadi sudah di siapkan tak jauh dari sini"


Setelah Alexander berkata demikian kepada Peter,Alexander segera berlalu dari hadapan Peter dan Peter hanya bisa menggelengkan kepalanya.


"Pa,Ma,dan semua anggota keluarga,aku izin pamit pada kalian semuanya,aku harus kembali terlebih dahulu bersama dengan istriku untuk menjaga kandungannya"


Kimmy, Edward dan semua anggota Chandradinata langsung menatap ke arah Alexander begitu Alexander mengucapkan hal tersebut.


"Alexander,Mama kira kau akan menginap di sini,kau tidak mau untuk bercengkrama bersama keluarga terlebih dahulu?"


"Kimmy dan Edward merasa heran ketika Alexander langsung ingin segera kembali ke rumah putih malam hari ini juga, sedangkan Keisha memilih untuk diam karena dia.mengerti mengapa Alexander mengatakan hal tersebut kepada keluarganya.


"Tidak Ma,kami ingin langsung kembali saja,kita akan kembali lagi kemari kapan - kapan"


"Tapi Alex"


Saat Kimmy ingin mengatakan sesuatu hal lagi kepada Alexander, Edward segera menarik tangan Kimmy,memberikan isyarat untuk Kimmy memberikan izin Alexander kembali terlebih dahulu.


"Baiklah,Mama akan mencoba mengerti kondisi mu,jaga Keisha baik - baik ya sayang"


Kimmy pada akhirnya hanya bisa memeluk Alexander dan Keisha secara bergantian.


"Pasti Ma"


Alexander mencoba untuk menenangkan perasaan Ibunda tercinta yang sampai saat ini masih belum mengetahui perlakuannya terhadap Keisha.


"Paman Nathan dan bibi Lisa, selamat atas pernikahan kalian"


"Terima kasih Alexander,jaga kandungan istrimu"

__ADS_1


Di dalam pelukannya,Natan mengingatkan lagi apa yang harus di lakukan oleh Alexander.


"Pasti Paman"


Setelah berkata demikian Alexander menggandeng tangan Keisha dan menariknya keluar dari gedung utama.


"Masuk!!"


"Tuan,kau akan kemana?semua perkataan mu tadi bohong kan?"


"Tentu saja aku berbohong,untuk apa aku harus menjaga janin yang bukan anak kandung ku"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil masuk ke dalam mobil, sedangkan Keisha hanya bisa kembali terdiam.


"Tuan,aku tidak peduli kau mau tau atau tidak tentang kandungan ku,namun jika kau sudah menduga jika ini sebenarnya bukan anak mu, mengapa kau tidak mengusutnya? mengapa kau tidak langsung menceraikan aku?"


Keisha cukup terkaget dengan ucapan dari Alexander bahwa sebenarnya dia sudah tau jika janin yang dikandung oleh Keisha itu bukan anak kandungnya,dengan berani Keisha coba untuk mengatakan dalam bahasa isyarat mengapa Alexander tidak menceraikan Keisha jika sudah tau semua kebenaran nya.


"Kau ingin tau mengapa sampai saat ini aku tidak menceraikan mu?"


"Karena aku ingin bermain - main dengan mu sebentar wanita pelacur!,kau membuat kehidupan cinta ku hancur,dan sebagai gantinya aku akan memberikan siksaan kepada mu, setelah aku puas baru aku akan membuangmu ke tempat sampah"


Alexander mengatakan hal tersebut sambil menarik rambut Keisha, suasana pembicaran yang masih berada di dalam mobil membuat Peter harus menyaksikan semua hal yang telah dilakukan oleh Alexander kepada Keisha,namun Peter tidak dapat melakukan banyak hal,karena saat ini dia sedang berkonsentrasi dengan kemudinya.


"Peter bawa pulang wanita ini ke rumah,kau tidak perlu menjemputku,karena aku memakai mobil pribadi"


"Baik tuan"


Setelah mengatakan hal tersebut Alexander turun dari dalam mobil untuk berpindah ke mobil yang lainnya,Keisha hanya menatap kepergian Alexander,ada sebersit perasaan untuk mengatakan bahwa jangan pergi pada malam hari ini,namun apalah daya,Keisha tidak berani untuk mengatakan hal tersebut kecuali hanya di dalam hatinya saja.


"Tuan Peter,terima kasih sudah mengantarkan aku"


Sesampainya di rumah putih Keisha segera membungkukkan badan untuk mengucapkan terima kasih kepada Peter.


"Sama - sama Nona Keisha,apakah anda membutuhkan sesuatu?"

__ADS_1


"Tidak tuan Peter terima kasih"


Keisha menuliskan semua hal itu kepada Peter dan setelah itu segera masuk kembali ke dalam kamar.


Ada apa dengan perasaan ku ini?kenapa rasanya aku begitu mengkhawatir kan tuan Alexander, astaga untuk apa aku memikirikan laki - laki itu, setelah permainan nya selesai dengan ku dia akan membuangku ke tempat sampah dan apa lagi yang bisa aku harapkan dari laki - laki yang akan membuang aku


Keisha mengatakan hal tersebut sambil menghapus semua riasan wajahnya dalam keadaan menangis.


Sementara itu Alexander yang telah tiba di tempat untuk melepas penat,segera mengambil ruangan eksklusif dan meminum banyak sekali minuman beralkohol seorang diri,malam ini entah mengapa Alexander memilih untuk menghabiskan minuman itu sendiri tanpa ditemani para wanita cantik.


"Melisa,kau kejam,hari ini aku melihat kau menggengam tangan tuan Lio begitu erat, secepat itukah kau berubah"


Karena mabuk, Alexander mulai meracau dan kembali menyebut nama Melisa,dengan perlahan Alexander berdiri dan meninggalkan tempat itu masih dengan meracau dan dalam keadaan mabuk.


Alexander masuk ke dalam mobil dan melajukan mobil di atas kecepatan rata - rata,amarah,rasa sakit,rasa di tinggalkan yang saat ini ada di dalam diri Alexander yang membuat Alexander mengemudikan mobil dengan kecepatan di atas rata - rata.


"Aku benci kau Keisha,aku benci kau tuan Lio!!!"


Alexander berteriak di balik kemudi mobilnya dan tepat di saat yang bersamaan terjadi tabrakan beruntun di jalan raya dan itu semua akibat ulah kemudi dari Alexander.


Seketika terjadi kepanikan di jalan raya, terlebih ketika semua orang melihat ada satu mobil dengan simbol Chandradinata yang menyebabkan kecelakaan beruntun ini terjadi, pengemudinya masih di dalam mobil dan terluka parah,semua orang yang berada di jalan raya segera mencari pertolongan karena korban kecelakaan ini di duga lebih dari satu orang.


Sementara itu di rumah putih,Keisha yang sudah tertidur tiba - tiba mendadak terbangun dan jantungnya berdegup sangat kencang,keringat dingin mengucur di seluruh badannya.


Ya Tuhan ada apa ini?kenapa aku harus tiba - tiba terbangun di tengah malam seperti ini,perasaanku sungguh tidak enak..


Dengan berusaha untuk tenang,Keisha turun dari tempat tidur Dan berjalan mondar mandir di dalam kamar,tiba - tiba dia ingin mencari tau kabar Alexander yang sampai saat ini belum kembali,namun semenjak menjadi istri Alexander Keisha tidak diperbolehkan menggunakan ponsel.


"Keisha apakah kau masih bangun,jika kau masih bangun buka pintu mu Keisha"


Saat Keisha sedang berpikir tiba - tiba Aira mengetuk pintu kamar Keisha.


"Ada apa?"


"Tuan Alexander kecelakaan Keisha'

__ADS_1


__ADS_2