MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
LAKI - LAKI MISTERIUS


__ADS_3

Lama Edward mengamati berita tersebut yang disiarkan secara langsung di televisi dan mata Edward sedari tadi mencari satu sosok yang tak terlihat di depan matanya.


"Dimana Raja Yuwen?"


Mata Edward yang sedari tadi sibuk memandangi televisi tiba - tiba di kejutkan oleh ponselnya yang berdering.


"Ya sayang aku akan segera pulang"


Dan setelah menerima telepon dari Kimmy istri yang amat sangat dia cintai, Edward segera berdiri dari tempat duduk tanpa memandang kembali televisi yang detik saat Edward pergi, televisi tersebut baru membagikan kabar kematian Raja Yuwen beserta anak dan menantunya karena sebuah kecelakaan di jalan raya.


Sementara itu di rumah utama hari ini Keisha merasa sangat mual,hamil muda yang dia alami membuatnya semakin tidak bertenaga.


"Nona apa kau sakit?"


Saat Keisha sedang membantu menyiapkan makanan di meja makan tiba - tiba dia dikagetkan dengan suara Kimmy yang baru saja tiba dengan Michelle.


"Tidak nyonya aku baik - baik saja"

__ADS_1


Keisha menuliskan semuanya itu di atas kertas yang selalu dia bawa,Keisha berusaha memasang tampang wajah yang biasa - biasa saja kepada seluruh penghuni di rumah utama tersebut.


"Tapi aku melihat kau sangat pucat,apa perlu salah satu diantara kami memeriksa kesehatan mu sekarang?"


Kimmy masih merasakan keanehan di wajah Keisha dan menawarkan pemeriksaan kepada Keisha.


"Tidak apa - apa nyonya semua baik - baik saja,permisi"


Dan tak butuh waktu lama setelah Keisha menuliskan hal tersebut kepada Kimmy,Keisha segera berjalan ke arah dapur.


Kimmy yang sejak tadi masih memandangi kepergian Keisha terkaget dengan suara dari Michelle.


"Tidak ada apa - apa sayang,Mama merasa ada yang aneh dengan nona Keisha"


"Sudahlah Ma, mungkin itu hanya perasaan Mama saja,lebih baik kita mandi dan setelah itu makan malam bersama"


"Ya sayang semoga ini hanya perasaan Mama saja"

__ADS_1


Dan setelah mengatakan hal tersebut,Kimmy dan Michelle segera masuk ke dalam kamarnya masing - masing.


Lain halnya Keisha yang segera berlari masuk ke dalam kamarnya dan menangis tanpa suara.


Aku harus bagaimana sekarang?perutku akan semakin membesar dan keluarga Chandradinata cepat atau lambat akan segera mengetahui permasalahan yang saat ini sedang aku hadapi.


Tangisan Keisha yang tanpa suara hanya bisa dia ceritakan kepada hatinya dan di saat yang bersamaan tiba - tiba ponselnya berbunyi,satu notifikasi pesan masuk ke dalam ponsel Keisha dan Keisha segera membaca pesan tersebut


Ada satu sosok laki - laki misterius yang saat ini sedang mencoba untuk menghubungi dirinya dan entah darimana laki -laki tersebut mendapatkan nomor ponsel dari Keisha,sejak Keisha berada di rumah utama kepala pelayan memberikan ponsel kepadanya karena itu adalah salah satu persyaratan semua pekerja di rumah utama agar mudah untuk dihubungi.


"Baiklah aku akan pergi ke tempat itu"


Begitu isi pesan balasan dari Keisha yang dihubungi oleh sang laki - laki misterius tersebut,laki -laki misterius tersebut seakan - akan mengetahui bahwa Keisha tidak dapat berbicara itu sebabnya dia hanya mengirimkan pesan kepada Keisha.


Aku harus kembali meminta tolong Aira agar dia mau menemani ku menjumpai laki -laki ini.


Setelah mengatakan hal tersebut di dalam hatinya,Keisha segera beranjak dari dalam kamarnya untuk kembali ke dapur mencari Aira dan menceritakan semuanya.

__ADS_1


__ADS_2