
Bibi Fanny,mama Kim bagaimana keadaan Keisha?"
"Alexander reaksi penawar akan terlihat esok hari, sekarang alangkah lebih baik kau beristirahat,kau lihat baju mu ini,esok hari saat istri mu sadar pasti dia akan sangat kaget dengan penampilan mu yang sangat berantakan ini"
Dan detik itu juga Alexander baru menyadari jika penampilan begitu lusuh, masalah demi masalah membuat Alexander lupa banyak hal.
"Maafkan Alexander ma,bibi Fan, Alexander sampai lupa dengan wajah Alexander sendiri"
"Mama mengerti sayang, sekarang kau istirahat lah,biarkan istrimu kami yang mengurus nya, percaya dan berdoa untuk Keisha,biarkan kami yang bekerja pada malam hari ini"
Alexander memandang satu per satu wanita paruh baya yang saat ini berada di depan matanya..
"Baiklah Alexander akan istirahat di ruang eksklusif"
Dan setelah mengatakan hal tersebut Alexander melangkahkan kaki untuk pergi ke ruang eksklusif.
"Fan ayo kita bekerja"
"Baiklah Kim"
Fanny dan Kimmy saling pandang dan kembali ke Unit Gawat Darurat.
Malam hari ini, Alexander begitu sampai di ruang eksklusif langsung berbaring tanpa berganti baju dan langsung begitu saja terlelap,rasa lelah yang teramat dalam membuat Alexander langsung Memejamkan matanya.
Sedangkan Kimmy dan Fanny bekerja dengan sangat baik di ruang Gawat Darurat pada malam hari ini.
"Astaga,istriku!!"
__ADS_1
Pagi ini Alexander bangun dengan tiba-tiba Dan langsung berlari ke ruang Unit Gawat Darurat tanpa mandi dan berganti baju.
Sesampainya di ruang gawat darurat Alexander dapat mendengarkan tawa dari Michelle dan begitu Alexander membuka pintu ruangan tersebut Alexander dapat melihat senyuman istrinya yang kini telah berbaring di atas tempat tidur.
"Sayang,kau masih hidup,aku begitu khawatir akan keadaan mu"
Alexander mengatakan hal tersebut sambil berlari memeluk erat istrinya.
"Hei Alexander sembarangan saja kau berkata-kata, Keisha adalah wanita yang sangat kuat tidak mungkin dengan gampang dia menyerah seperti itu"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil memukul pelan pundak adiknya tersebut.
"Ya kak Michelle benar,semuanya akan baik-baik saja"
"Alexander bau"
"Jelas saja dia bau,karena itu baju yang tidak dia ganti kemarin Keisha"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil menggelengkan kepalanya.
"Ah maafkan aku sayang,karena aku terlalu khawatir dengan mu,aku sampai tidak sempat mengurus diriku sendiri"
"Mandilah Alexander,semua baik -baik saja, semua sudah selesai,dan anak kita juga baik-baik saja" Keisha mengatakan hal tersebut sambil mengarahkan tangan Alexander ke perut Keisha.
"Sayangnya papa"
Alexander mencium perut Keisha berulang-ulang.
__ADS_1
"Alexander cepat mandi,bau"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil menutup hidungnya.
"Baiklah aku akan mandi,kakak tolong jaga istri ku ini"
"Iya,Iya cepat mandi"
Setelah mengatakan hal tersebut Alexander segera kembali ke ruang eksklusif untuk membersihkan badannya.
Hari ini semua keluarga Chandradinata kembali ke Negara W.
"Dean,Liyana apakah kalian tidak ingin menetap disini kembali?"
"Tidak Kim kami akan kembali ke daerah perbatasan,kami bertemu dan kembali saling mencintai disana,maka kami akan tetap berada di sana"
"Baiklah jika itu keputusan kalian,jaga diri kalian"
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
like
__ADS_1