MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
EDWARD MENOLAK


__ADS_3

Sementara itu Kimmy yang masih berada di toko bunga dan menerima pesan dari Edward segera menghampiri Keisha.


"Sayang,ada beberapa hal yang akan di bicarakan oleh keluarga Chandradinata,apakah malam ini kau bisa ikut ke kediaman rumah utama?menginap lah disana,untuk sementara tinggal saja di rumah utama, pengamanan disini kurang bagus"


Keisha terdiam dengan ajakkan dari Kimmy.


"Tapi ma apakah itu tidak akan merepotkan?"


Keisha mengatakan hal tersebut di dalam bahasa isyarat dan Kimmy hanya tersenyum dengan pertanyaan Keisha tersebut.


"Sayang kau adalah istri sah dari Alexander Chandradinata,dan Alexander itu adalah putra ku,jadi kau juga adalah putri ku,mana mungkin ada orang tua yang mengatakan repot jika anaknya akan menginap di rumah nya sendiri,jadi aku berharap kau tidak menolak permintaan mama Kim ini"


Kimmy tersenyum dan Keisha langsung menganggukan kepalanya ketika Kimmy mengatakan hal tersebut kepada Keisha.


"Ayo kita berangkat, percayakan toko bunga ini pada para pelayan mu,kau bisa mengawasi pekerjaan mereka melalui CCTV"


Kimmy segera mengajak Keisha menaiki mobil dan mobil tersebut segera melaju ke kediaman rumah rumah utama.


Malam hari pun tiba,semua anggota Chandradinata kembali berkumpul di ruang kerja Edward,nampak tuan Adrian dan nyonya Tiara juga hadir di dalam pertemuan ini.


"Papa Adrian jika papa dan mama tidak kuat, sebaiknya kalian beristirahat saja"


Edward mencoba untuk mengatakan hal tersebut kepada Tuan Adrian dan nyonya Tiara,usia mereka yang sudah lanjut membuat mereka jarang ikut bergabung lagi di dalam pertemuan seperti ini.


"Edward kali ini ada nama cucu papa yang akan di bicarakan maka papa akan tetap ikut"


"Baiklah jika memang seperti itu"


Edward tidak bisa mengatakan banyak hal lagi,karena itu yang dikehendaki oleh tuan Adrian.


Richard dan Clarissa mulai masuk ke dalam ruangan di susul oleh Jian Lee,Fanny, Michelle, Lilian, sedetik kemudian Kimmy dan juga Keisha ikut masuk ke dalam ruangan tersebut.


"Baiklah karena semua anggota keluarga sudah hadir mari kita akan membahasnya"


Edward membuka rapat kali ini.


"Baiklah semua peserta rapat harap mendengarkan ini"

__ADS_1


Richard menghidupkan layar raksasa dan di dalam layar tersebut kini adalah percakapan Lilian dan juga Aira,semua orang mendengarkan dengan teliti, beberapa kali Keisha harus menutup mulut nya dan berusaha agar tidak menangis.


"Sabar sayang,sabar"


Kimmy yang sangat mengetahui hati Keisha saat ini seperti apa segera memberikan pelukan kepada menantunya tersebut.


"Baiklah dari hasil rekaman yang kita dapatkan disini terlihat jelas bahwa Lilian mengatakan itu adalah ilmu hitam"


Semua anggota keluarga yang hadir kini diam,tidak ada satu anggota keluarga yang berani untuk berbicara,bagi keluarga Chandradinata sungguh di luar dugaan jika kini mereka harus benar - benar berhadapan dengan ilmu hitam.


"Richard apakah penyelidikan ini sudah betul -betul valid?"


Edward yang masih tidak percaya kembali menanyakan hal tersebut kepada Richard.


"Pa,apa yang Lilian katakan itu betul Pa"


Kali ini Lilian yang bergantian berbicara"


"Ini sungguh mustahil"


Tiba - tiba saja Clarissa mengatakan hal tersebut kepada Edward.


"Apa maksudmu mengatakan hal tersebut kepada kita semua Clarissa?"


"Dulu aku hampir pernah menggunakan ilmu hitam untuk membuat mu jatuh cinta kepada ku,namun belum sempat aku menggunakan mantra tersebut kau sudah jatuh dengan sendirinya"


Semua orang kini langsung menatap tajam Clarissa.


"Apa?"


Edward kini hanya bisa mengatakan hal tersebut kepada semua orang sambil memijit-mijit pelipisnya.


"Boleh aku berbicara?"


"Tentu saja Clarissa"


Jian Leelangsung mengatakan hal tersebut kepada semua orang.

__ADS_1


"Jika dilihat dari rekaman alat pelacak tersebut,nona Melisa memang menggunakan mantra untuk membuat Alexander tunduk kepadanya,nona Melisa melakukan perjanjian terhadap Iblis sehingga Alexander bisa gampang terpengaruh seperti ini"


"Cara apa yang bisa kita gunakan untuk menolong nya Rissa?"


Kimmy yang sejak tadi diam,kini mulai murka dengan perbuatan Melisa.


"Tidak ada cara lain,selain kita harus menculik Alexander dan mengembalikan ke dalam pelukan istrinya,kekuatan,doa dan cinta dari istri Alexander yang bisa menyembuhkan Alexander,tapi ada satu hal lagi yang harus kita pikirkan"


"Apa itu Rissa?"


"Di dalam ilmu hitam untuk hal ini biasanya menggunakan media dan itu adalah boneka nona Melisa pasti menggunakan boneka yang menyerupai wajah Alexander,setiap hari nona Melisa pasti membaca kan mantra untuk boneka tersebut"


"Bagaimana cara kita mencari boneka itu?"


"Nah sampai disini aku serahkan kembali kepada suami ku karena dia yang lebih ahli dalam penyerbuan"


Semua orang kini saling pandang dan hasil pandangan mereka mendapatkan satu pemikiran yang sama.


"Rissa berarti kita harus melakukan perlawanan terhadap Alexander dan semua pengawal di rumah putih?"


Jian Lee mengatakan semua hal yang kini berada di dalam pikirannya.


"Ini sungguh -sungguh gila,tidak aku tidak mau jika harus melawan anak ku sendiri"


Edward langsung tidak setuju dengan ide dari Clarissa.


"Edward tidak cara lain,saat ini Alexander berada di dalam pengaruh nona Melisa,bagi Alexander saat ini kita adalah musuhnya, Alexander sudah tidak mengingat lagi siapa dirinya yang sebenarnya"


Richard mencoba untuk memberikan pengertian kepada Edward.


"Tetap aku tidak setuju, bagaimana perasaan mu jika kita harus beradu tembak dengan putra kandung kita sendiri Richard?"


Ada ketegangan demi ketegangan di dalam rapat yang belum dapat untuk di redam.


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.

__ADS_1


__ADS_2