MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
TUAN TOLONG AKU


__ADS_3

Alexander masuk ke dalam ruangan tersebut dan duduk di samping tuan Lio,mata Alexander memperhatikan satu orang gadis yang sejak tadi hanya duduk di samping tuan Lio dan menundukkan kepalanya.


Siapa gadis yang saat ini duduk disebelah tuan Lio,kenapa dia sama sekali tidak berani untuk mengangkat kepalanya seperti para nona malam yang saat ini berada di dalam ruangan bersama dengan kami?


Di dalam hati Alexander terus dengan pertanyaan demi pertanyaan yang belum bisa terjawab kan oleh dirinya.


"Tuan Alex ayo kita bersenang -senang,kau bisa memilih dengan sesuka hatimu wanita yang berada di dalam ruangan ini,kau boleh untuk memilih semuanya ataupun salah satu dari mereka"


Tuan Lio mulai menegak minuman beralkohol dan sesekali mendaratkan ciumannya kepada para nona malam yang silih berganti mendekat ke arahnya,namun hanya satu nona malam yang sejak tadi berusaha untuk menolak sentuhan dari tuan Lio yang pada akhirnya membuat Alexander sangat penasaran.


"Tuan Lio,apa benar aku boleh memilih salah satu gadis yang saat ini bersama dengan kita dan siapapun itu?"


"Ya tentu saja tuan Alexander"


Tuan Lio mengatakan hal tersebut sambil setengah tersadar karena kini dirinya sudah mabuk oleh minuman keras yang sedari tadi diteguknya itu.


"Baiklah jika begitu,aku memilih gadis yang itu"


Alexander menunjuk Keisha,Keisha yang sedari tadi hanya menundukkan wajahnya dan berusaha untuk menepis sentuhan dari tuan Lio mendengar kata -kata Alex yang baru saja keluar dari mulutnya membuat Keisha pada akhirnya berani mengangkat wajahnya dan menatap tajam ke arah Alexander.


"Kau mau gadis bisu ini?tuan Alex disini masih banyak gadis yang lebih cantik dan lebih seksi daripada dia hahaha"


Perkataan tuan Lio semakin meracau akibat minuman beralkohol yang kini semakin dia teguk.


"Tidak tuan,aku tetap memilih dia"


Pandangan mata Alex masih tidak lepas dari wajah Keisha.


"Baiklah,jika kau memilih gadis ini dengan senang hati aku akan memberikannya untuk mu sebagai hadiah pertemanan dari kita,hei gadis bisu cepat berpindah tempat duduk di samping tuan Alexander dan temani dia,ayo cepat!"


Tuan Lio membentak Keisha dan detik itu juga Keisha segera berpindah tempat duduk di sisi Alexander.


"Tuan Alex silahkan rasakan sensasi yang berbeda tidur dengan gadis bisu seperti dirinya"


Tuan Lio mengatakan hal tersebut sambil berdiri dari tempat duduknya dengan beberapa nona malam yang siap akan menjalankan tugasnya kepada tuan Lio.


"Terima kasih tuan Lio,selamat bersenang -senang"


Tuan Lio tersenyum dan meninggalkan ruangan VVIP bersama dengan para nona malam,kini di dalam ruangan VVIP tersebut hanya tinggal Alexander dan Keisha,dan sejak tadi Keisha menatap Alexander dengan wajah yang penuh ketakutan.


"Siapa namamu?gunakanlah bahasa isyarat aku mengerti akan hal itu"


Deg

__ADS_1


Perkataan dari Alexander tiba -tiba membuat Keisha seperti mendapatkan sebuah angin segar.


"Tuan tolong aku"


Beberapa kata yang pada akhirnya Keisha keluarkan dengan bahasa isyarat yang dia gunakan kepada Alexander.


"Tolong?"


"Ya tuan,aku diculik hingga sampai ke Negara ini,saat ini aku berada di tempat lokalisasi milik madam Naureta,tolong aku tuan muda,tolong aku"


Air mata Keisha sudah tidak tahan di sembunyikan dan pada akhirnya Keisha menangis di hadapan Alexander.


"Ayo ikut aku"


Alexander berdiri dari tempat duduknya dan mengandeng tangan Keisha, Alexander membuka pintu ruangan VVIP tersebut dan bersiap untuk pergi.


"Peter"


"Ya tuan"


"Apakah aku memiliki hak atas apartemen yang dimiliki oleh Chandradinata yang berada di pusat kota?"


"Tentu saja tuan Alex"


"Apakah ada apartemen yang kepemilikannya sudah atas namaku sendiri?"


"Jika saat ini aku menggunakan apartemen tersebut apakah keluarga ku tidak akan mencampuri urusan pribadi ku?"


Pertanyaan Alexander membuat Peter menatap tuan mudanya sejenak dan Peter sadar bahwa tugasnya hanya menjaga tuan muda bukan mencampuri urusan pribadinya, Peter segera saja berkata.


"Tentu saja tuan,tuan Edward tidak akan mencampuri urusan tuan Alexander kecuali tuan Alexander yang terbuka kepada tuan Edward sendiri"


"Baik antarkan aku ke salah satu apartemen tersebut, apartemen yang paling dekat dengan perusahaan farmasi tempat aku bekerja saat ini"


"Mari tuan"


Peter mengiring Alexander yang masih mengandeng tangan Keisha untuk menuju ke parkiran mobil dan setelah itu mobil segala dilajukan ke arah apartemen yang diminta oleh Alexander.


"Tuan ini apartemen yang tuan minta"


"Baiklah Peter,kau tunggu di luar sebentar,aku akan berbicara pada gadis ini sebelum aku kembali ke rumah"


Setelah mengatakan hal itu Alexander menutup pintu apartemen.

__ADS_1


"Sekarang ceritakan padaku semuanya"


Tanpa banyak basa-basi Alexander segera duduk di ruang tamu dan meminta Keisha menceritakan semua kejadian sehingga dia bisa terdampar di Negara ini,dan Keisha pun pada akhirnya mulai bercerita pada Alexander semua kejadian yang sudah dia alami.


"Baiklah aku mengerti ini bisa kita jadikan suatu kasus perdagangan manusia, sekelompok orang sengaja menculik dirimu saat engkau sedang pergi ke ladang dan begitu kau sadar,kau sudah berada di Negara ini"


Sejenak Alexander terdiam dan mulai berpikir dan pada akhirnya Alexander kembali bersuara.


"Baiklah untuk malam ini kau tinggal saja disini,esok hari aku akan memikirkan cara untuk menolongmu"


Keisha yang mendengar perkataan dari Alexander langsung bersujud di pangkuan Alex dan itu membuat Alex menjadi sangat kaget.


"Hei berhentikan melakukan hal itu, aku bukan tuan mu,aku hanya melakukan apa yang bisa aku lakukan"


"Terimakasih"


Satu bahasa isyarat yang Keisha katakan kepada Alexander sambil menangis.


"Aku hanya ingin kembali ke Negara ku"


"Aku mengerti,siapa namamu nona,sejak tadi kau belum memberitahukan kepadaku"


"Keisha"


Keisha menyebutkan namanya dengan bahasa isyarat kepada Alexander.


"Baiklah nona Keisha,kurasa sudah cukup untuk malam hari ini,aku harus kembali ke rumah keluarga ku,kita akan bertemu lagi esok hari"


Alexander segera bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan ruangan apartemen itu menuju ke parkiran mobil.


"Jalan Peter,Mama dan Papa pasti sudah menunggu ku"


"Baik tuan"


Mobil pun melaju pulang kembali ke rumah utama,namun kini ada yang berbeda, perbedaan dari diri seorang Alexander.


"Peter"


"Ya tuan,setiap kejadian yang kau lihat hari ini jangan kau beritahukan terlebih dahulu kepada anggota keluarga,nanti ada saatnya aku yang akan menceritakan hal ini kepada mereka"


"Baik tuan"


"Satu hal lagi,esok hari pergilah ke tempat lokalisasi di pusat kota,lakukan transaksi penebusan satu nona malam yang bernama Keisha,bayar berapapun yang diinginkan oleh mereka,bawa pengacara untuk mendampingi mu esok hari saat kau pergi ke tempat itu"

__ADS_1


"Baik tuan Alex"


Dan pada akhirnya mobil tersebut terus melaju menuju ke rumah utama, perkenalan Alexander dengan Keisha akan membawa Alexander pada sebuah cerita yang baru saja akan dimulai.


__ADS_2