MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
PERTENGKARAN KELUARGA


__ADS_3

Dan kemudian pengawal itu mengambil cambuk dan mulai memberikan cambukan demi cambukan kepada Keisha.


Ini sakit,apa yang sebenarnya kalian mau dari aku?"


Karena tidak dapat berteriak pada akhirnya Keisha hanya bisa menahan sakit sambil menangis.


Pengawal tersebut tetap memberikan cambukan kepada Keisha tanpa memperdulikan Keisha hanyalah seorang wanita lemah dan dalam keadaan hamil.


Sementara itu kini Edward dan Kimmy sudah sampai di rumah putih.


"Alexander!"


Edward langsung ke ruang kerja Alexander dan berteriak kepadanya.


"Kau,kenapa tenang sekali dengan keadaan yang saat ini sedang menimpa istrimu ha?"


Begitu masuk ke dalam ruang kerja,Edward melihat Alexander duduk termenung menatap jendela,duduk diam seperti sudah tidak memiliki harapan lagi.


"Edward tenanglah"


Kimmy berusaha untuk menenangkan Edward,namun kali ini amarah Edward lebih besar dari dugaan Kimmy, Edward begitu marah karena di matanya, dia sama sekali tidak melihat ada sedikit kecemasaan di wajah Alexander,hanya wajah datar yang Edward lihat saat masuk ke dalam ruang kerja Alexander.


"Darimana papa tau jika saat ini aku sedang tidak mengkhawatirkan istriku?"


Alexander membalas nada tinggi Edward dan meminta Peter untuk membalikan kursi rodanya sehingga berhadapan dengan Edward dan Kimmy.


"Apa saja yang sudah kau lakukan kepada istrimu sehingga dia lari dari hadapan mu sekarang?"


"Apa yang aku lakukan?Papa seakan - akan berkata - kata tersebut semuanya adalah salahku"


"Ya memang semua yang terjadi saat ini adalah salah mu!"


Deg


Perkataan Edward yang tajam kepada Alexander membuat Alexander begitu marah.


"Papa yakin ini semua adalah salahku?Papa tidak merasa bahwa akar dari semua permasalahan ini adalah Papa?"


"Apa maksudmu Alexander!!"

__ADS_1


Amarah Edward semakin meledak ketika Alexander terus membalas perkataan demi perkataan yang di lontarkan oleh Edward.


"Ya ini salah Papa, kehidupan Papa di masa lalu berimbas pada anak - anak Papa saat ini,apakah Papa tau saat aku menikah dengan wanita pelacur itu,aku harus melepaskan gadis yang aku cintai,semua ini aku lakukan demi melindungi Chandradinata,akibat perbuatan Papa di masa lalu"


"Sekarang aku menderita di dalam pernikahan ku,aku mengalami kecelakaan dan berakhir dengan wanita pelacur itu hilang dan segala hal sudah terjadi ini Papa masih menyalahkan aku?sungguh lucu sekali"


"Aku menyesal memiliki Papa seperti Papa Ed,untuk apa aku memiliki seorang Ayah tapi secara tidak sadar orang itu yang membuat anaknya menderita"


Wajah Edward merah padam mendengarkan semua perkataan demi perkataan yang di lontarkan Alexander


"Dasar anak kurang ajar!"


Edward maju ke arah Alexander dan bersiap melayangkan tamparan untuk Alexander.


"Hentikan Edward!!"


Kimmy langsung maju berlutut di hadapan Alexander untuk menghalangi tamparan Edward kepada Alexander.


"Jika kau ingin memberikan pukulan kepada Alexander,kau harus melakukan hal itu kepada ku terlebih dahulu!"


Kimmy berteriak sambil menangis,tatapan Kimmy begitu tajam ke arah Edward,detik ini Kimmy seperti melihat sorot kemarahan dari Edward di masa lalu yang selama ini tidak pernah terjadi lagi.


"Minggir!!"


"Aku bilang minggir!!anak ini perlu untuk di beri pelajaran dalam berkata - kata"


Edward kembali berteriak kepada Kimmy,posisi Kimmy yang berlutut di depan Alexander membuat Edward sulit untuk melayangkan tamparannya


"Tidak Edward,aku mohon sadarlah,bicarakan hal ini dengan tenang,bukan dengan cara seperti ini"


"Aku sudah berusaha tenang,namun dia tidak dapat di ajak kerja sama dalam memberikan ketenangan itu,aku bilang minggir,jika tidak aku akan memukulmu juga!!"


Deg


Kimmy terdiam dengan semua kata - kata yang Edward ucapkan kepadanya,kata - kata yang sudah bertahun - tahun tidak pernah dia dengarkan lagi,kini kembali terulang dari mulut suaminya sendiri.


"Tidak Edward,jangan kau lakukan hal itu lagi, kumohon sadarlah"


Kimmy hanya bisa menangis melihat semua hal yang saat ini sedang terjadi dengan suaminya,matanya merah menyala,kemarahan semakin menyala dan membuat Kimmy seakan - akan sudah tidak bisa berkata -kata apapun lagi.

__ADS_1


"Papa Ed, hentikan Papa kumohon!"


Pintu ruang kerja kembali terbuka dan beberapa orang muncul dari balik pintu tersebut.


"Papa Edward, kumohon hentikan,Papa bukan orang yang seperti itu lagi"


Lilian berteriak kepada Edward dan segera berlari memeluk Kimmy.


"Edward tenangkan emosimu"


Richard dan Jian Lee datang menghampiri Edward dan menepuk - nepuk pundak Edward.


"Ayo kita duduk dan kita diskusikan hal ini"


Jian Lee mengajak Edward untuk duduk, sementara itu Michelle dan Lilian membantu Kimmy untuk berdiri, Albert mendorong kursi roda Alexander untuk keluar dari ruangan tersebut,membuat Alexander menjadi lebih tenang itu sangatlah penting untuk saat ini.


Kini di ruang kerja tersebut tinggal ke tiga tuan besar .


"Sabar Edward"


"Richard bagaimana aku bisa sabar jika melihat kelakuan Alexander,dia memberikan siksaan kepada istrinya sendiri,bertahun - tahun aku menjaganya agar dia tidak melakukan kesalahan yang sama"


Edward mengatakan hal tersebut sambil memukul - mukulkan tangannya di atas meja.


"Semua sudah terjadi Edward,bukan saatnya lagi untuk menyesali,namun saat ini kita harus segera memperbaiki keadaan,dalam keadaan ini baik kau dan Alexander semuanya salah"


"Apa maksudmu Jian Lee!"


"Ya semua yang terjadi saat ini adalah campur tangan kalian berdua,kau dan masa lalumu, Alexander yang tidak bisa menerima semua hal ini"


Edward terdiam dengan semua perkataan dari Jian Lee, penjelasan demi penjelasan yang Jian Lee berikan membuat Edward semakin terdiam.


"Jadi sekarang aku harus bagaimana?"


Edward tidak dapat bepikir lagi dan meminta saran kepada ke dua sahabatnya tersebut.


"Minta maaflah kepada Alexander hanya itu yang bisa kau lakukan Edward,aku percaya jika kau bisa membuat hati Alexander tenang Maka Alexander pasti akan menerima nya"


"Apa yang dikatakan oleh Jian Lee itu benar Edward,semua keluarga mu memang sudah mengetahui kehidupan mu di masa lalu,namun selama ini kau belum pernah terbuka meminta maaf kepada semua anak mu atas segala hal yang telah kau lakukan,singkirkan semua ego mu,karena terkadang kita sebagai orang tua tak selalu benar,ada saatnya kita juga pernah berbuat salah dan jika hal itu terjadi,kita harus berlapang dada untuk meminta maaf"

__ADS_1


"Apa yang dikatakan oleh Richard itu betul Edward,kau harus membereskan hari ini juga karena setelah itu kita harus mencari keberadaan nona Keisha,jika kau tidak melakukan hal tersebut hari ini,aku tidak bisa menjamin keselamatan dari nona Keisha, permintaan maafmu akan menjadi titik awal dalam segala hal"


Edward semakin terdiam dengan semua saran yang telah dilontarkan oleh ke dua sahabatnya itu,ego Edward yang begitu besar saat ini harus segera dia runtuhkan demi keselamatan menantunya.


__ADS_2