
Alexander mengatakan kembali semua hal tersebut dan mencoba untuk menyakinkan keluarga nya akan hal ini.
"Kita harus terus waspada karena cerita seperti nya saling berkaitan,saat ini Negara B sedang memancing kita untuk segera pergi ke sana melakukan pembebasan terhadap nona Aira,namun kita tidak akan pernah mengetahui rencana mereka selanjutnya jika kita hanya berkonsentrasi pada pembebasan tawanan saja"
Richard mengatakan hal tersebut kepada semua orang yang hadir pada hari ini.
"Baiklah pa,karena tidak ada yang perlu kita bicarakan aku akan langsung kembali ke kantor ku"
Alexander mengatakan hal tersebut kepada semua anggota keluarga nya.
"Terus kabari kami keadaan nya Alexander"
"Pasti pa"
Setelah itu Alexander keluar dari dalam ruangan dan kembali ke Perusahaan farmasi
"Untuk sementara kita tutup saja dulu rahasia nona Keisha dari para istri,sampai semuanya menjadi betul - betul jelas,kita juga harus melindungi nona Keisha mengingat bahwa Rena bisa melakukan segala macam cara untuk membunuh tuan putri tersebut"
"Kau benar Richard,jika betul menantu ku adalah seorang tuan putri maka jiwa nya akan terancam dan itu akan berakibat buruk bagi calon cucuku nanti"
Edward mengatakan semua hal tersebut kepada semua orang yang hadir, dan tak beberapa lama pada akhirnya mereka semua keluar dari ruangan tersebut.
__ADS_1
Sementara itu hari ini di Rumah Sakit Albert hendak menyakinkan lagi Michelle untuk tetap mengajak nya menikah.
"Sayang boleh aku masuk?"
Michelle yang melihat Albert berada di depan pintu ruangannya segera melambaikan tangan agar Albert segera masuk.
"Ada apa Albert?"
Michelle mengatakan hal tersebut sambil menyandarkan dirinya di kursi.
"Nampaknya kau sangat lelah sekali hari ini"
Albert mengatakan hal tersebut sambil memijit -mijit pundak Michelle.
Michelle mengatakan hal tersebut sambil menikmati pijatan tangan Albert.
"Kau belum mengatakan untuk apa kau kemari"
Albert langsung menghentikan pijatan tersebut, mengambil kursi dan duduk di hadapan Michelle.
"Ini"
__ADS_1
Albert memberikan satu konsultasi pemeriksaan kepada Michelle.
"Ayo kita datang, sebagai Dokter tentu kita sangat mengerti jika PCOS itu tidak dapat untuk di sembuh kan,namun ini semua bisa di kendalikan,aku sudah meminta Dokter Lee salah satu Dokter kandungan terhebat di Negara ini untuk membantu kita berdua"
"Kita berdua?"
"Ya,jadi saat setelah kita menikah nanti,kau tidak perlu khawatir lagi soal keturunan,semua bisa di selesaikan dengan baik,kita ikut program hamil mulai dari sekarang saja"
Albert begitu antusias dalam menjelaskan semua hal tersebut kepada Michelle, sedangkan Michelle kini menatap Albert di dalam diam, Michelle tidak menyangka satu laki-laki muda yang kini berada di depan matanya masih dengan sekuat tenaga memperjuangkan cinta mereka.
"Albert,boleh aku berbicara?"
Albert yang sedang sangat antusias menjelaskan progam hamil tiba -tiba harus kembali terdiam ketika Michelle mengatakan hal tersebut.
"Ada apa sayang?"
"Katakan padaku apa yang membuat mu sampai sekarang masih memperjuangkan aku seperti ini, meskipun kau sudah tau segala kelemahan ku dan semua tentang masa lalu ku?"
Michelle mengucapkan hal tersebut di hadapan Albert dan pertanyaan ini yang pada akhirnya membuat Albert menjadi terdiam.
Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like
__ADS_1
author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like