MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
LUKISAN UNTUK PETER


__ADS_3

Lilian terdiam dengan semua perkataan nya,karena Lilian sendiri juga tidak mengerti kenapa dia mengatakan hal tersebut kepada Peter.


"Aku hanya ingin melukis mu kak,aku belum punya lukisan mu"


Lilian tersenyum kepada Peter sambil mengatakan hal tersebut dan Peter mengusap kepala Lilian sebagai tanda sayangnya.


"Jangan katakan perpisahan kepada ku sayang"


Peter mengatakan hal tersebut sambil kembali mengusap lembut kepala Lilian.


"Apakah kakak akan merasakan kehilangan jika aku tidak ada?"


"Bukan hanya kehilangan,tapi aku bisa gila jika kau tiba-tiba pergi dari hidupku"


Lilian tersenyum dan merasa sangat bahagia ketika Peter mengatakan hal tersebut kepada nya.


"Kak Peter,aku ingin menikah dengan mu"


Deg


Perkataan polos Lilian langsung membuat Peter terdiam.


"Kau yakin mau menikah dengan ku?"


Lilian langsung mengernyitkan dahi ketika Peter mengatakan hal tersebut kepadanya.


"Kenapa kakak mengatakan hal tersebut?"


"Kau tau siapa keluarga ku,kau tentu tau jika keluarga ku sangat bermusuhan dengan keluarga Chandradinata,kau tidak akan aman jika hidup dengan ku di dalam ikatan pernikahan sayang"

__ADS_1


"Jadi kakak akan tetap melajang seperti ini terus?"


Peter kembali menatap Lilian dengan semua pertanyaan Lilian.


"Tidak ada seseorang yang ingin melajang jika dia tidak memiliki panggilan untuk melajang dan aku tidak akan pernah memiliki pemikiran untuk hal itu karena...."


"Karena apa kak Peter?"


"Karena ada kau Lilian"


"Dan selamanya hubungan kita akan seperti ini?aku ingin memiliki bayi yang lucu, melayani mu sebagai seorang istri dan aku juga ingin memiliki keluarga kecil kak Peter"


Lilian mengatakan hal tersebut dengan wajah penuh harap kepada Peter.


"Sabar,biarkan aku menyakinkan hati ku sebelum aku menghadap ke tuan Edward dan meminta mu secara resmi menjadi istri ku,apakah kau mau membantu ku?"


"Dalam hal agar aku segera siap menjadikan mu milik ku seutuhnya"


Peter mengatakan hal tersebut sambil mencium puncak kepala Lilian.


"Ya,kak aku akan semakin membuat kak Peter yakin untuk melangkah ke arah pernikahan, trauma kakak pasti akan sembuh dan aku sangat yakin akan hal itu"


"Terima kasih,aku sungguh beruntung memiliki mu,kau masih sangat muda namun pemikiran mu sudah sangat dewasa"


"Dan aku juga beruntung memiliki kakak karena"


"Karena apa?"


"Karena dengan pemikiran ku yang sudah dewasa aku yakin dapat menjadi istri yang baik dalam memenuhi semua yang Peter butuhkan"

__ADS_1


Peter yang seakan -akan mengerti semua ucapan Lilian tersenyum.


"Aku akan menerkam mu ketika aku sudah menikah dengan mu,apa kau siap?kau akan aku buat lelah sepanjang hari akan hal ini"


Lilian tersenyum dengan semua ucapan dari Peter.


"Aku akan siap jika pada nantinya aku sudah menjadi istri kakak,tapi tidak untuk sekarang"


"Tentu saja,aku akan menjaga mu dengan apapun yang aku miliki"


"Sudah kak kita sudahi perkataan cinta ini, sekarang ayo kakak berdiri disana,aku akan melukis kakak"


"Baiklah,aku akan patuh kepada mu"


Peter segera berdiri dari tempat duduknya dan menuju tempat yang sudah di arahkan oleh Lilian.


Sementara itu kini Alexander dan Keisha berada di toko bunga cinta.


"Untuk sementara kalian tidak dapat bekerja lagi disini,namun jangan khawatir Perusahaan Chandradinata akan tetap membayarkan gaji kalian"


Hai,pembaca setia tuan Alexander


vote dan like


author yah agar authornya bisa


tambah setia tuan Alexander vote dan


like

__ADS_1


__ADS_2