MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
AKU KEISHA BUKAN MELISA


__ADS_3

Ini akan menjadi urusan ku jika kau sudah menyakiti fisik seorang wanita, lepaskan dia tuan Alexander!"


"Jika aku tidak mau apa yang akan kau lakukan ha?"


Mata Alexander kembali memerah karena marah dan tangannya sama sekali tidak mau untuk melepaskan Melisa.


"Apa kau tak malu,harus melakukan hal ini dihadapan banyak orang"


Tuan Lio mencoba memberitahukan Alexander jika kini mereka bertiga menjadi tontonan orang di tempat parkiran mobil


"Lepaskan Nona Melisa sebelum ada awak media dan melihat mu melakukan hal ini dan membuat suatu berita dengan judul seorang tuan muda beristri menyakiti mantan kekasihnya di tempat umum,apa belum cukup kau membuat malu keluarga Chandradinata dengan kelakuanmu tuan Alexander"


Alexander terdiam akan setiap perkataan tuan Lio dan pada akhirnya melepaskan cengkramannya dari Melisa.


"Aku akan membuat perhitungan dengan mu tuan Lio,aku sangat yakin kau dan wanita pelacur tersebut berada di balik hancurnya hubungan ku dengan Melisa!"


Alexander berteriak kepada tuan Lio dan perkataan Alexander menjadi perhatian orang - orang yang ada di sekitar mereka.


"Hati - hati dalam perkataan mu tuan Alexander,aku bisa menuntutmu dengan pencemaran nama baik,silahkan cari pembuktian jika aku adalah pelaku di balik hancurnya hubungan mu dengan nona Melisa,aku jamin kau tidak akan menemukan bukti apapun,jadi kau harus bersiap - siap menghadapi tuntutan ku jika sampai kau tidak bisa membuktikan semua ucapan mu"


"Dasar kau laki - laki bajingan"


Alexander mendekat ke arah tuan Lio dan mencengkram lengan bajunya.


"Cukup,hentikan perbuatan mu Alex!"


Suara Melisa memecah pertengkaran antara tuan Lio dan Alexander yang sebentar lagi pertengkaran itu mungkin akan menjadi area baku hantam.


"Alexander,kita sudah tidak ada hubungan apa- apa lagi,jangan sekali - kali kau mencampuri setiap uruskan ku,jangan sekali - kali kau muncul lagi di hadapanku,,aku benci kau Alexander!!"


"Tapi Mel,kumohon dengarkan penjelasan ku dulu"


"Pergi!!jika kau tetap tidak mau pergi,aku akan berteriak lebih keras lagi,kau harus ingat ini Rumah Sakit bukan area pergulatan"


"Tapi Mel..."

__ADS_1


"Tuan Alexander lebih baik kita segera pergi,kondisi sudah tidak kondusif lagi disini"


Peter yang sedari tadi mencari keberadaan Alexander pada akhirnya menemukan Alexander di parkiran mobil Rumah Sakit dan sedang bertengkar dengan tuan Lio dan Melisa.


"Ya,kau benar Peter,mungkin saat ini aku masih tidak bisa membuktikan apapun dihadapan mu Mel,namun suatu saat kebenaran akan terungkap dan aku berharap kau tidak menyesal,karena belum tentu aku akan kembali mengemis cinta pada mu seperti sekarang"


Deg


Perkataan Alexander membuat hati Melisa cukup tersentak,ingin sekali dia bertanya apa yang mendasari Alexander mengatakan Hal tersebut,namun pada akhirnya lidah Melisa terlalu kelu untuk mengatakan nya kepada Alexander.


Pada akhirnya Melisa hanya dapat memandangi kepergian Alexander yang perlahan mulai hilang dari hadapan matanya.


"Sudahlah nona,untuk apa kau tetap memberikan hati kepada laki - laki yang telah mengkhianati cinta mu yang begitu tulus"


Tuan Lio mendekat ke arah Melisa dan menarik Melisa ke dalam pelukannya,Melisa menangis namun tangisan tersebut merupakan tangisan kebingungannya untuk saat ini dia harus percaya kepada siapa.


"Aku akan mengantarkan mu pulang,biar nanti para pengawalku yang mengurus mobilmu ini,ayo nona"


Tuan Lio menggiring Melisa masuk ke dalam mobilnya,dengan penuh senyum kemenangan tuan Lio mengikuti Melisa masuk ke dalam mobil yang sudah siap mengantarkan Melisa kembali ke rumah.


"Peter,arahkan mobil ini ke pusat kota,aku akan bersantai di sana sebentar"


Peter yang mengerti tempat yang dimaksud oleh Alexander sebenarnya kurang setuju untuk membawa Alexander kesana,namun apalah daya Peter tidak memiliki kuasa apapun atas diri Alexander.


"Kau tunggu di luar saja Peter,aku akan bersantai sebentar di dalam"


"Baik tuan"


Dengan perlahan Alexander masuk ke dalam casino terbesar di Negara W,menghabiskan waktunya di tempat itu dengan minuman beralkohol,wanita seksi Dan juga permainan judi hingga larut malam.


"Kau lihat Peter,aku tuan muda yang hebat,malam ini aku bisa mengalahkan banyak orang di dalam casino tersebut,semua orang tunduk padaku, semua orang tidak berani kepada ku,aku hebat Peter hahaha"


Alexander meracau, Alexander di bawa Peter dari dalam casino dalam keadaan mabuk dan memasukkan Alexander yang terus meracau ke dalam mobil.


Kegagalan cintanya dengan Melisa membuat dia meluapkan kesedihan nya dengan hal seperti ini.

__ADS_1


Peter membawa pulang Alexander kembali ke rumah putih.


"Nona Keisha apakah nona dapat membantu tuan Alexander untuk membersihkan badannya?"


Peter yang telah menaruh Alexander di atas tempat tidur nya meminta Keisha untuk membantu membersihkan badan Alexander yang sudah mabuk itu.


"Tuan Peter,kau tidak perlu khawatir, sekarang dia suami ku,aku yang akan mengurus nya,tuan Peter bisa pulang dan beristirahat"


Keisha menuliskan kata - kata tersebut di tengah rasa kekhawatirannya kepada Alexander .


"Baiklah nona Keisha,aku pamit undur diri dulu"


Tuan Peter membungkukkan badan dan memberikan hormat kepada Keisha Dan pada akhirnya berlalu dari hadapan Keisha.


Kini tinggal Keisha di dalam kamar bersama dengan Alexander dan dengan perlahan Keisha mulai membuka kancing baju Alexander satu demi satu.


"Melisa,aku mencintai mu,jangan pernah tinggalkan aku lagi"


Saat Keisha sedang mencoba menganti kemeja, Alexander kembali meracau mencengkram lengan Keisha dan menarik ya ke tempat tidur,menindih Keisha dan mulai menciumi semua tubuh Keisha dengan lembut.


"Aku mencintai mu Melisa"


Deg


Rasa sesak kembali merasuk ke dalam hati Keisha saat Alexander mulai kembali menyentuh tubuhnya dalam keadaan tidak sadar dan Melisa yang terus menerus di sebut oleh Alexander.


Ingin Keisha melawan semua sentuhan Alexander,namun dirinya sudah bergetar hebat menginginkan lebih,malam hari ini Alexander memperlakukan Keisha dengan sangat lembut,namun yang di dalam bayangan Alexander adalah saat ini dia sedang melakukan hal tersebut dengan Melisa.


Alexander melakukan penyatuannya tanpa menyakiti Keisha, dengan penuh cinta Alexander melakukan hal tersebut dan pada akhirnya permainan mereka selesai dengan sangat baik, Alexander tertidur sambil memeluk Keisha yang dia kira adalah Melisa.


Sementara itu Keisha menangis dengan semua Hal yang sudah terjadi dengan dirinya pada malam hari ini.


Menangis karena dia tidak bisa untuk menolak setiap sentuhan Alexander,menangis karena Alexander tidak sadar bahwa saat ini yang dia sentuh adalah bukan Melisa namun Keisha.


Tuan Alexander sebesar itukah cinta mu pada nona Melisa sampai kau menjadi seperti ini?

__ADS_1


__ADS_2