MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
AKU SULIT MEMILIKI KETURUNAN


__ADS_3

Satu perkataan Lisa yang cukup membuat Natan tercenggang,satu perkataan yang sudah lama ditunggu oleh Natan,kini terucap dari bibir gadis yang dia cintai itu.


"Lantas jika kau tidak membenciku kenapa kau selalu menghindari aku Lisa?"


"Aku takut"


"Takut?apa yang kau takutkan dari aku?"


Lisa menatap Natan dan setelah itu memberikan sebuah kertas kepada Natan,untuk Natan dapat membaca kertas tersebut.


"Hasil pemeriksaan laboratorium?,apa ini Lisa?"


Natan kembali mencoba untuk menanyakan hal tersebut kepada Lisa,namun Lisa hanya terdiam tanpa kata.


"Baiklah aku akan membaca hasil laboratorium ini"

__ADS_1


Dan pada akhirnya Natan pun mulai membaca kata demi kata yang tertuang pada hasil pemeriksaan laboratorium tersebut.


"PCOS,sindrom polikistik ovarium?,jadi kau menderita ini?"


Natan kembali menanyakan hal tersebut kepada Lisa yang kini semakin menundukkan wajahnya.


"Jadi selama ini kau selalu menghindari aku,jadi selama ini kau seolah -olah tidak mau menerima perasaanku hanya karena ini?"


Lisa tak dapat berkata - kata lagi,dirinya hanya menangis dan terus menangis di samping Natan.


Lisa yang mendengar perkataan Natan segera mendekat ke arah laptopnya dan mencari sebuah artikel tentang PCOS.


"Lihat ini"


Natan yang duduk di sebelah Lisa kini mulai melihat artikel tersebut yang mengatakan bahwa PCOS hanya bisa dikendalikan saja.

__ADS_1


"Lisa, meskipun aku tidak terlalu paham dengan apa yang kau derita saat ini,namun ini bukan berarti kau tidak boleh memiliki perasaan cinta, memang dari artikel yang aku baca seorang wanita dengan hal ini akan lebih sulit dalam hal memiliki keturunan,tapi bukan berarti dia tidak bisa memiliki nya Lisa"


"Faktor usia"


Tiba - tiba Lisa mengatakan perkataan singkat yang membuat Natan kembali terdiam,ya usia mereka sudah tidak muda lagi, ditambah dengan apa yang diderita Lisa saat ini pastinya akan membuat Lisa semakin trauma dan tidak mau menjalin hubungan dengan laki -laki manapun.


"Lisa,dengarkan aku,memang usia kita tidak lagi muda dan mungkin ada batas -batas usia untuk memiliki keturunan,tapi sebuah hubungan dan sebuah pernikahan bukan didasarkan dari hal itu saja,aku mencintaimu Lisa,dan aku menerima segala kekurangan mu,mari kita nikmati masa tua kita, meskipun pada nantinya hanya berdua saja"


Perkataan demi perkataan yang Natan berikan kepada Lisa,kini hanya membuat Lisa semakin terdiam dan pada akhirnya menangis tanpa bisa berkata -kata lagi.


"Maafkan aku jika saat ini aku terkesan memaksakan kehendak ku,namun aku percaya kau memiliki perasaan yang sama denganku,dan itu pasti sudah kau pendam bertahun -tahun lamanya,aku tidak ingin jika kau melakukan hal itu,karena orang yang kau cintai juga sangat mencintai mu,akan terasa tidak adil jika kau terus melakukan hal itu"


Lisa menatap wajah Natan dan detik itu juga Lisa langsung tenggelam di dalam pelukan Natan,Lisa hanya terdiam,dirinya menangis di dalam pelukan Natan tanpa suara dan Natan membiarkan semua hal itu terjadi.


Hari ini di dalam ruangan Lisa dan Natan saling mengungkapkan isi hatinya masing -masing dan tanpa sadar ada satu pasang mata yang sejak tadi memperhatikan mereka berdua dari kaca jendela,dan sepasang mata itu tidak ingin menganggu kebersamaan dari mereka.

__ADS_1


__ADS_2