
Baiklah aku akan menambah kan obat"
"Dean kau harus ingat saat ini nona Keisha sedang mengandung"
Dean terdiam dengan semua perkataan dari Liyana
"Sayang kita tidak ada pilihan,harus ada yang dikorbankan"
Liyana terdiam dan hanya bisa terdiam dengan semua hal yang saat ini akan Dean lakukan.
"Maafkan aku Liyana untuk saat ini aku sedang tidak sepaham dengan mu,Dan aku mohon untuk kau tidak melarang ku"
Liyana kembali terdiam dan menarik nafasnya dalam -dalam..
"Baiklah lakukan Dean apa yang menurut mu baik"
Liyana berusaha untuk menghapus air matanya karena kini dia harus melihat janin yang di kandung Keisha kemungkinan akan mati di dalam karena dosis obat yang di masuk kan Dean semakin tinggi.
"Sayang kenapa kau bisa begini?"
Alexander dan semua orang yang sudah berada di perbatasan segera masuk ke dalam ruangan RumahSakit Darurat yang ada disana.
"Sayang bangun,bangun"
Alexander yang segera datang ke ruangan Keisha melihat keadaan tubuh Keisha yang sudah mulai membiru.
"Dean apa yang harus kita lakukan?"
"Jian Lee nona Keisha terkena racun langka bunga putih milik keluarga besar nona Melisa"
Racun bunga putih?"
__ADS_1
"Ya Jian Lee,racun ini dapat membunuh seseorang dalam waktu hanya dua puluh empat jam saja"
Seketika itu juga Jian Lee langsung melihat arlojinya.
"Apa yang dapat kita lakukan dengan sisa waktu yang kita miliki?"
"Penawar racun yang asli hanya nona Melisa yang saat ini memiliki"
Deg
Alexander langsung menatap tajam Dean saat Dean mengatakan hal tersebut.
"Paman katakan padaku bahwa istriku akan selamat,katakan paman"
Alexander terus mengatakan hal tersebut kepada Dean, Richard dan juga Jian Lee, sedangkan mereka yang mendengarkan hal tersebut hanya bisa terdiam tanpa kata.
"Paman"
Saat ini cara yang tersisa hanya menemukan nona Melisa dan meminta penawar racun tersebut.
"Baiklah paman Richard aku akan melakukan segala macam cara agar aku bisa menyelamatkan istriku"
Alexander mengatakan hal tersebut kepada Richard.
"Baiklah ayo kita cari nona Melisa"
Setelah mengatakan hal tersebut Richard mencoba mencari keberadaan Melisa dengan laptop canggih miliknya.
"Nona Melisa ada di Negara W"
Semua orang terdiam dengan hasil yang di peroleh.
__ADS_1
"Cepat sekali dia telah sampai di sana,siapa orang yang berada di balik Melisa?"
Jian Lee yang merasa heran pada akhirnya hanya mengatakan hal tersebut.
"Paman saat jni tidak penting siapa yang berada di balik Melisa,ayo paman kita harus segera kembali ke Negara W"
"Dean bagaimana apakah penerbangan Darurat bisa dilakukan dalam keadaan seperti ini?"
Richard mencoba untuk bertanya kepada Dean karena saat ini yang menjadi Dokter di perbatasan adalah Dean.
"Semua bisa di lakukan selama peralatan medis lengkap"
"Lalu bagaimana apakah peralatan lengkap?"
"Sampai saat ini lengkap Richard"
"Bagus jika seperti itu,ayo kita harus segera membawa Keisha"
Jian Lee mengatakan hal tersebut dan langsung mempersiapkan segalanya.
Tanpa butuh waktu lama, persiapan selesai dan penerbangan darurat segera di lakukan.
Dengan hati yang begitu sedih Alexander melakukan penerbangan darurat dengan keadaan istrinya yang sedang kritis.
Hai,pembaca setia tuan Alexander
vote dan like
author yah agar authornya bisa
tambah setia tuan Alexander vote dan
__ADS_1
like