MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
KETIKA KAU BERADA DI SAMPING KU


__ADS_3

Karena jika aku harus mengalami seperti yang Keisha alami mungkin aku sudah tidak akan kuat"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil terdiam dan Albert langsung menatap satu wanita yang saat ini betul - betul dia cintai tersebut.


Michelle langsung terdiam dengan semua perkataan nya sendiri.


"Hei siapa yang harus meminta mu untuk mengalami dulu seperti nona Keisha baru kita akan menjadi pasangan yang cintanya kuat?"


Albert langsung memegang tangan Michelle sambil mengatakan hal tersebut.


"Kau yang tadi mengatakan hal seperti itu"


"Aku?"


"Ya kau mengatakan jika karena guncangan cinta mereka menjadi semakin kuat"


Michelle kembali terdiam dan dengan wajah yang ditekuk.


"Sayang ayolah, jangan karena hal ini kau jadi marah seperti ini,aku tadi hanya mengatakan itu adalah contoh saja,cinta yang bisa ditemukan dengan berbagai macam cara"


"Dan kita tidak boleh membanding -bandingkan hidup kita dengan orang lain,setiap kita memiliki jalan hidupnya masing - masing,ayolah sayang jangan marah-marah"


Albert berusaha untuk membujuk Michelle kembali agar tidak menjadi marah,dan Michelle menarik nafasnya dalam - dalam.


"Tidak Albert aku tidak marah,hanya saja"


"Hanya saja apa?"


"Hanya saja tadi sedikit kesal terhadap mu,ayo cepat habiskan makanan ini,agar kau tidak lapar sewaktu tidur malam nanti"

__ADS_1


Michelle mengatakan hal tersebut sambil kembali menyuapi Albert.


"Setelah makanan ini habis,baru kita pulang kau mengerti"


"Ya sayang,calon suami akan patuh kepada calon istri"


Albert mengatakan hal tersebut sambil tersenyum.


Sementara itu kini Alexander yang telah sampai di rumah memilih lebih banyak untuk diam.


"Sayang ada apa dengan mu? sampai malam seperti ini kau sama sekali belum mengatakan hasil test DNA tersebut kepada ku"


Keisha mengatakan hal tersebut dengan bahasa isyarat dan sekali -kali menatap wajah Alexander yang nampak datar.


"Kemarilah"


Alexander meminta untuk Keisha mendekat ke arahnya, Keisha yang sejak tadi berada di tepi tempat tidur langsung menenggelamkan tubuhnya di dalam tubuh kekar milik Alexander.


Keisha langsung menganggukan kepalanya.


"Apapun itu?"


Keisha kembali menganggukan kepalanya.


"Baiklah nyonya Alexander,hasil dari test DNA adalah kau betul - betul putri dari permasuri Li Hua"


Deg


Keisha langsung menangis mendengarkan ucapan Alexander.

__ADS_1


"Hei kenapa kau malah menangis?


Alexander sangat kaget dengan Keisha yang tiba -tiba menangis.


"Alexander aku bahagia"


Keisha mengatakan hal tersebut di dalam bahasa isyarat.


"Bahagia?apa yang membuat mu menjadi bahagia?"


"Aku bahagia karena menemukan Ibu Kandung ku yang sebenarnya"


Deg


Alexander sama sekali tidak pernah berpikir sampai ke arah sini.


"Kau tidak takut?jika semua orang mengetahui bahwa kau adalah pewaris tahta yang sesungguhnya?"


Keisha langsung menggelengkan kepalanya.


"kenapa kau tidak takut?padahal posisi ini bisa mengancam nyawa mu


"Karena kau memiliki mu Alexander selama kau masih berada disamping ku,maka aku akan tetap kuat"


Perkataan Keisha dengan bahasa isyarat kini sungguh membuat Alexander sadar bahwa Keisha istri yang selama ini dia cintai menaruh satu kepercayaan penuh kepada dirinya.


"Lalu bagaimana jika sampai suatu saat aku tidak berada di dekat mu?"


Keisha menatap wajah Alexander saat Alexander mengatakan hal tersebut.

__ADS_1


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah setia tuan Alexander vote dan like


__ADS_2