MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
SIKSAAN ALEXANDER 1


__ADS_3

Sampai kapan aku akan bertahan dengan laki - laki seperti ini?


Hal itu yang Keisha katakan ketika dia melihat Alexander dari balik kaca jendela di kamar mereka.


Sementara itu Alexander kini masih asyik dengan lamunan nya sendiri,Alex melamunkan Melisa,gadis yang masih amat sangat dia cintai,gadis yang sampai saat ini masih berada di dalam relung hatinya yang paling terdalam.


"Mel,apa kabarmu? kau pasti marah sekali dengan semua hal yang sudah terjadi,tenang saja Mel secepatnya aku akan kembali lagi bersama dengan mu, setelah aku menyingkirkan gadis bisu itu dari dalam kehidupanku,aku akan menjemputmu dan kita akan kembali merencanakan pernikahan kita yang sempat tertunda ini"


Hal tersebut yang Alexander katakan,jauh di dalam hatinya nama Melisa masih terukir dengan sangat jelas dan hal tersebut yang membuat Alexander kembali memiliki keinginan untuk terus menerus memberikan siksaan kepada Keisha.


"Jadi malam ini kalian akan pindah?"


Malam ini Lilian yang kini melihat Alexander dan Keisha sudah bersiap akan pergi meninggalkan rumah utama mencoba untuk kembali bertanya agar lebih menyakinkan hatinya lagi.


"Ya sayang mereka akan pindah ke rumah putih"


"Ma,Pa apakah tidak bisa jika kak Alex dan Keisha tetap berada di dalam rumah ini,rumah ini sangat luas dan mereka tidak akan melebihi kapasitas"


"Kalau mereka mau pindah untuk apa kau melarangnya Lilian,lagi pula Alexander sekarang sudah menjadi kepala rumah tangga biarkan itu menjadi keputusan nya"


"Tapi kak Michelle"


Lilian kembali tidak meneruskan pembicaraan karena dia merasa percuma jika dia melakukan hal tersebut,Lilian melarang mereka untuk keluar dari rumah utama karena Lilian tau bahwa Keisha tidak bahagia di dalam pernikahan nya,ada banyak hal yang disembunyikan oleh Keisha lewat setiap sorot matanya itu.


"Apa yang dikatakan oleh kak Michelle itu benar Lilian, sekarang aku adalah kepala keluarga dan aku punya hak untuk mengatur keluarga kecilku sendiri,dan kepindahan ini sudah merupakan keputusan kami berdua"


"Keputusan kalian berdua?"


Lilian mengatakan hal tersebut sambil memandang tajam ke arah Alexander,dan suasana panas mulai terasa antara Lilian dan juga Alexander.


"Sudah Lilian,biarkan kakak mu yang memutuskan"


Kimmy yang mulai melihat gelagat kemarahan dari dalam diri Lilian segera meminta Lilian untuk tidak menghalangi kepergian Alexander.

__ADS_1


"Baiklah kurasa sudah cukup pembicaraan kita malam hari ini,aku pamit untuk undur diri"


"Pergilah Alexander,jaga diri kalian berdua"


Edward mengatakan hal tersebut sambil memeluk putranya.


"Jaga Alexander,Mama yakin kau pasti akan bisa menghadapi nya dengan baik"


Kimmy yang memeluk Keisha membisikkan kata - kata tersebut kepadanya.


Dan pada akhirnya semua anggota Chandradinata merelakan kepergian Alexander dan Keisha,dengan perlahan mereka melihat mobil Alexander meninggalkan halaman utama kediaman Chandradinata.


"Semoga rumah putih,bisa menjadi saksi akan cinta kasih mereka"


"Semoga saja Edward,ayo kita semua masuk"


Kimmy mengajak semua anggota keluarga nya untuk masuk kembali ke dalam rumah.


Kini di dalam mobil ada satu pasang suami istri tanpa cinta kembali menuju ke rumah putih,satu tempat yang berhasil mengukir banyak cerita,satu tempat yang berhasil mengukir banyak cinta dari generasi ke generasi.


"Keluar wanita bodoh!"


Tiba - tiba saja Keisha merasakan rambutnya ditarik oleh seseorang,dan ketika Keisha membuka matanya sudah ada wajah Alexander yang untuk menampar wajahnya.


"Keluar aku bilang!jangan kau tidur,dasar pemalas,pembawa sial!"


Alexander melayangkan satu tangan ke arah Keisha dan tamparan Alexander pada pagi buta ini berhasil membangunkan Keisha dari mimpi indahnya.


"Baik tuan"


Keisha segera menuliskan kata - kata tersebut agar Alexander tidak kembali menampar wajahnya,entah sudah ke berapa kali wajah Keisha terkena tamparan dari Alexander.


Keisha keluar dari dalam mobil dan mendapati dirinya sudah ada di halaman sebuah rumah megah berwarna putih dengan ukiran - ukiran indah yang membuat mata Keisha begitu terpesona memandangnya.

__ADS_1


"Selamat pagi, selamat datang tuan Alexander dan nona Keisha,saya Aira nyonya Kim yang meminta saya untuk bertanggung jawab atas semua para pelayan yang berada di dalam rumah putih ini"


Saat Alexander dan Keisha keluar dari dalam mobil sederet pelayanan sudah menyambut kedatangan mereka dan Kimmy meminta Aira bertanggung jawab atas semua pelayan yang berada di sana.


Aira,kau ikut aku kemari,terima kasih.


Begitu Keisha melihat wajah sahabat nya di dalam hati Keisha begitu bahagia, setidaknya sekarang dia tidak begitu merasakan perasaan takut karena dia akan satu rumah dengan laki - laki yang sangat membencinya.


"Dengarkan aku!saat ini aku adalah tuan kalian,dan saat ini aku yang berkuasa atas kalian semua,apapun yang akan aku lakukan di dalam rumah putih ini tidak akan hubungan lagi dengan kediaman rumah utama Chadradinata,jadi kalau sampai kalian berani untuk menceritakan semua hal yang berada di rumah putih kepada penghuni rumah utama,maka aku pastikan hidup kalian tidak akan selamat,apa kalian mengerti!!"


Perkataan Alexander yang sekaligus mengagetkan para pelayan pada akhirnya membuat para pelayan tersebut menundukkan wajahnya karena ketakutannya.


"Bagus,aku tidak pernah bermain - main dengan ucapan ku"


"Kami mengerti tuan Alexander"


Serentak semua pelayan mengucapkan hal tersebut kepada Alexander.


"Sekarang, ayo ikut aku masuk!"


Alexander dengan kasar mencengkram lengan Keisha dan menariknya untuk ikut masuk,tanpa peduli langkah kaki Keisha yang berusaha keras mengikuti langkah kaki Alexander.


"Perempuan pelacur, sekarang layani aku!"


Alexander yang sudah sampai di dalam kamar segera melempar Keisha di atas tempat tidur.


"Mulai hari ini aku akan membuatmu menderita dengan setiap hal yang akan aku lakukan"


Alexander mendekati Keisha dan menampar kembali wajah Keisha,merobek semua pakaian Keisha ,melucutinya satu per satu hingga kini tubuh polos Keisha nampak jelas di hadapan Alexander.


"Aku membencimu,dan akan aku luapkan semua kebencian ku ini pada mu"


Alexander kembali mencumbu Keisha dengan sangat kasar, melakukan penyatuannya berulang - ulang,tanpa pernah peduli apakah Keisha menikmati semuanya,tanpa pernah peduli jika saat ini di dalam kandungan Keisha ada sebuah janin yang harus dia lindungi.

__ADS_1


"Cih,dasar wanita murahan,dasar wanita pelacur"


Alexander kembali meludahi wajah Keisha untuk yang kesekian kalinya setelah dia selesai menerkam Keisha tanpa peduli padanya dan detik itu juga Alexander menggunakan kembali semua pakaian nya dan keluar dari dalam kamar tersebut.


__ADS_2