MY QUEEN ( I Love My CEO 2)

MY QUEEN ( I Love My CEO 2)
SEMUA TERLUKA


__ADS_3

"Sekarang apa yang kau mau nona"


Michelle mengatakan hal tersebut sambil mengangkat tangannya, Michelle sudah meletakan semua senjata agar Lilian dan Peter bisa segera pergi.


"Aku mau bertarung dengan mu nona,kudengar salah satu anggota Chandradinata memiliki ilmu bela diri yang hebat,jadi aku ingin membuktikan hal tersebut, apakah benar seperti yang dikatakan oleh banyak orang tersebut"


"Ayo,aku tidak takut dengan tantangan mu"


Liora segera meletakan senjata nya dan mengambil posisi, sedangkan Michelle juga melakukan hal yang sama.


"Rasakan ini!"


Liora mulai maju menyerang Michelle,namun Michelle dapat menghindar saat Liora menyerang nya


Beberapa gerakan penyerangan Liora dapat di tangkas Michelle dengan baik.


"Rasakan ini!"


Michelle memukul perut Liora dengan sangat kencang sehingga membuat Liora terjatuh dah kehilangan keseimbangan tubuhnya..


"Kau tidak bisa dengan gampang membunuh ku!"


Liora yang kini sudah terjatuh ke lantai segera mengambil pistol nya kembali dan melakukan beberapa kali tembakan, Michelle langsung berlari melindungi diri.


"Auwww sakit"


Michelle terjatuh di atas pecahan kaca dan itu membuat goresan - goresan tajam mengenai semua tubuhnya.


Sedangkan kini dia melihat Liora melarikan diri lewat kaca jendela dengan helikopter yang sudah menunggu nya di luar.

__ADS_1


"Sakit"


Michelle mulai membersihkan kaca -kaca yang kini mulai menancap pada tubuhnya.


"Michelle sayang, apakah kau baik -baik saja?"


Richard yang kini sudah naik ke atas sangat kaget melihat keadaan Michelle yang duduk di antara pecahan kaca.


"Papa sakit,ini sakit sekali"


Michelle langsung menangis melihat Richard datang,hanya dengan Richard saja Michelle bisa menunjukan kelemahannya tersebut.


"Kau tenang sayang,semua akan baik -baik saja"


Richard segera menggendong Michelle dan membawa nya turun dari lantai lima.


Sepanjang perjalanan turun ke lantai satu Michelle melihat banyak mayat bergelimpangan di lantai.


Michelle mengatakan hal tersebut kepada Richard.


"Jangan kau lihat mayat -mayat ini,apa kau mengerti?"


Michelle menganggukan kepala dan lebih memilih untuk menyimpan wajahnya di dalam dada bidang milik Ayah sambungnya tersebut.


"Richard, Michelle bagaimana keadaan kalian?"


Sesampainya di halaman Edward yang sedang bersama dengan Alexander segera menghampiri Richard.


"Michelle terkena luka pecahan kaca,kita harus segera membawanya ke Rumah Sakit"

__ADS_1


"Ya lakukan lah Richard aku akan mengurus Alexander"


Edward menunjuk ke arah Alexander yang kakinya terkena luka tembak.


"Baiklah,sampai jumpa di Rumah Sakit Edward"


Richard langsung berlari ke arah helikopter dengan masih menggendong Michelle,dan pada akhirnya Richard dan Michelle masuk ke dalam helikopter dan helikopter tersebut membawa mereka berdua ke Rumah Sakit


"Ayo Alexander kau masih kuat kan"


"Ya pa Alexander masih kuat"


Beberapa orang pengawal membawa tandu untuk mengangkat Alexander ke arah helikopter.


Edward dan Alexander pun pada akhirnya di bawa oleh helikopter, sedangkan para pengawal segera memberikan garis polisi pada rumah tua tersebut.


Sementara itu di sebuah Negara yang lainnya.


"Papa"


"Selamat datang kembali anak ku"


Satu laki -laki segera menyambut kedatangan kembali putrinya


"Pa kak Peter sudah tidak menganggap kita keluarga lagi"


Laki -laki tersebut menatap gadis tersebut yang sebentar lagi akan menangis.


"Sayang,bagi papa sekarang hanya kau anak Papa,tidak ada Peter atau yang lainnya"

__ADS_1


Hai,pembaca setia tuan Alexander vote dan like


author yah agar authornya bisa tambah semangat lagi.


__ADS_2