Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 107


__ADS_3

Sarah tidak ingat lagi berapa lama ia sudah dirumah ini. Semakin hari tubuhnya semakin lemah saja. Hari ini


dia merasa sangat berat walau hanya kekamar mandi. Sarah mengambil botol air dan menyembunyikan dalam pakaiannya ketika ia akan mandi. Kemudian mengisinya dengan air yang digunakannya untuk mandi. Kali ini ia lebih cepat mandi dari pada biasanya, hanya 1 menit. Ia hanya mencuci wajahnya dan tidak berniat untuk


mandi. Karena perasaannya mengatakan agar ia tidak menyentuh air yang ada didalam rumah.


Tumbuhan di kamar entah berapa kali mati dan diganti oleh Daniel dengan tanaman yang baru. Kali ini Sarah


tidak menyiraminya dan membiarkannya saja. Ternyata tanaman yang tersebut tetap tumbuh subur. Dengan sisa kekuatannya, Sarah berjalan kearah jendela dan menyiramkannya ketumbuhan. Sarah sengaja tidak tidur pada malam itu untuk melihat bagaimana reaksi yang terjadi.


Seperti dugaan Sarah tumbuhan itu mati perlahan – lahan. Hanya 2 kali disiram langsung tidak ada tanda – tanda kehidupan. Sarah perlahan sudah mengatur rencana dalam pikirannya untuk kabur dari rumah ini.


Bukan kali ini saja rencana kabur ada dipikiran Sarah, hanya saja ia sedikit khawatir. Sarah Li memang terlahir sebagai seekor ular, setelah berubah menjadi klan manusia. Ia sedikit kehilangan sentuhan sebagai seorang binatang. Ia takut bertahan diluar sana, terutama didalam hutan yang banyak hewan buas. Ia tidak sehebat kedua saudaranya dan kedua orang tua. Ia selalu gagal dalam menggunakan kekuatannya, baik itu teleportasi maupun telepati. Tenaga yang dimilikinya tidak selalu bisa keluar disaat yang dibutuhkannya.


Ia terkadang juga akan terpojok karena tidak bisa membela diri dengan kekuatannya. Berbagai rencana sudah dibuat dan ia selalu ketakutan ketika akan menjalaninya. Karena ia harus memastika dahulu, kenapa setiap hari ia tertidur dipagi hari dan malam hari selalu terjaga.


Disamping itu kenapa setiap bangun pagi, energi Sarah selalu terkuras habis seperti diambil oleh orang lain. Cahaya di sisi utara kamar tidurnya yang selalu menguatkan dirinya untuk bertahan dan mencari tahu apa yang terjadi kemudian memikirkan solusi apa yang harus dilakukannya.


Sarah kali ini sudah berniat kuat, bagaimana pun dia adalah direktur pelaksana perusaan Li. Ia sudah tidak


tahu berapa lama ia disini, kedua saudaranya memerlukan dirinya untuk bekerja membangun perusahaan agar lebih maju.


Disisi lain ia juga masih kurang berbakti kepada kedua orang tua, jadi kalau mati disini…. akan terlihat seperti

__ADS_1


orang konyol pikir Sarah.


Seperti biasa sarapan pagi diantar oleh pengawal. Kali ini Sarah meminta Daniel agar mempersiapkan bubur


ayam polos tanpa sayuran dan ayam didalamnya. Ia memesan kepada Daniel agar juru masak hanya mempergunakan kaldu ayam saja.


Sarah sudah mempersiapkan plastik untuk memasukkan Sarapan untuknya. Selesai sarapan Sarah kekamar mandi sejenak untuk membuang makanan yang disajikan untuknya. Hasilnya luar biasa, Sarah sama sekali tidak mengantuk ketika siang hari.


Sarah melakukan percobaan ini selama 2 hari berturut – turut. Ia memperhatikan siklus kerja semua orang yang


ada didalam rumah. Tidak sulit bagi Sarah memantau keadaan rumah dengan mata


ular yang dimilikinya.


Ini adalah satu –satunya kekuatan yang bisa diandalkan Sarah saat ini. Sarah juga baru mengetahui ketika ia sedang tertidur seseorang mengambil energi tubuhnya sedikit demi sedikit. Dan yang membuat Sarah terkejut orang itu adalah Daniel Long sendiri.


dari rumah ketika ia mendengar mereka berbicara, malam ini Daniel harus bisa ‘tidur’ dengan Sarah agar ia bisa hamil dan mereka bisa memiliki anak dengan kekuatan super yang bisa mengendalikan dunia.


Setelah Sarah melahirkan, merak berencana membunuh Sarah dan mengambil anaknya untuk dirawat dan dijadikan pion catur untuk rencana mereka. Hati Sarah semakin kesal dan marah. Hari pertama Sarah sudah mengetahui kalau mereka selalu tidur pada tengah hari dan terbangun menjelang sore hari. Jadi waktu yang tepat bagi Sarah untuk melarikan diri adalah tengah hari.


Waktu yang ditunggu datang juga. Setelah memastikan semua orang yang berada dirumah tertidur. Sarah Li memanjat dari lantai 2 untuk turun kebawah. Tidak sulit bagi Sarah yang mempunyai hobi memanjat pohon untuk melakukan hal ini. Tanpa alas kaki ia berlari ditengah hutan.


Mendadak Sarah mendengar seseorang bicara kepadanya, ia bisa mengenali suara ini adalah Daniel Long.

__ADS_1


Tapi apakah suara ini bisa diandalkan?? batin Sarah ragu dengan suara yang didengarkannya.


“aku dari cincin zambrut yang kamu pakai sekarang. Dengarkan perkataanku…” lagi – lagi suara itu menggema di hati dan pikiran Sarah. Batu cincin Sarah bersinar, warna hijau zamrut.


Hati Sarah yang takut menjadi tenang, beberapa kali selama ia berada dalam rumah itu… cincin ini bersinar dan


setiap kali ia bersinar maka Daniel Long dan pengawalnya akan masuk kedalam kamar dan memeriksa kondisi Sarah dan menggeledah seluruh ruangan Sarah. Tapi hati kecilnya ada rasa takut bagaimana jika mereka merasakan energi dari batu cincin ini… ternyata sampai akhir dia meninggalkan rumah itu, mereka juga seolah tidak menyadari dari mana asal energi yang datang dari kamar Sarah.


“jangan takut aku sudah menyegel dirimu dari energi mereka. Jangan berlari lagi. Panjat lah pohon dan usahakan


kamu melompat dari dahan yang satu kedahan yang lain. Teruslah berjalan kearah utara, ikuti kata hatimu. Maka kita akan selamat.”


Sarah melihat sekeliling hutan yang sepi, terdengar suara binatang buas yang membuat Sarah merinding ketakutan. Bagaimana pun ia harus bertahan dan keluar dari semua mimpi buruk ini.


Ia memanjat pohon dan mulai mengikuti saran dari suara yang didengarnya mirip dengan suara ‘daniel long’. Entah mana yang benar, apakah jika ia mengikutinya ia akan masuk kelubang lain yang lebih berbahaya?? Entah lah… Antara ragu dan yakin Sarah tetap mengikuti kata hatinya untuk melompat dari dahan yang satu ke dahan yang lain secepat yang dia bisa.


Sarah mulai merasa kelelahan, bagaimana pun tadi pagi mereka sudah mengambil sedikit energinya. Sarah merasa mereka sudah cukup banyak mengambil energinya. Ditambah lagi sudah 3 hari ini dia tidak makan dan minum sama sekali agar tidak meminum obat tidur yang diberikan mereka.


Bukan hanya obat tidur, mereka juga memberikan racun kepada Sarah. Untungnya tubuh Sarah bukan manusia biasa, sebagai manusia klan penyembuh ia bisa dengan mudah mengeluarkan racun dari dalam tubuhny. Tapi energi yang diambil mereka secara terus menerus selama berhari – hari. tepatnya entah berapa lama membuat Sarah harus bertahan dengan sisa energi yang dimilikinya.


Nafas sudah terengah – engah. Tapi Sarah belum menyerah dengan semuanya. Sarah ingin memastikan sudah berapa jauh ia melangkah.. Ketika akan berbalik suara itu kembali muncul.


“jangan,,,,, jangan lihat kebelakang. terus berjalan.”

__ADS_1


Walau ragu, Sarah memutuskan tetap melompat dari dahan yang satu kedahan yang lain. Matahari mulai


tenggelam…. Sarah sadar kalau tidak lama lagi mereka akan bangun dan menyadari Sarah sudah tidak berada dikamar.


__ADS_2