Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 41


__ADS_3

Mereka berlima duduk bersama dengan posisi Sarah


ditengah dan disamping kiri dan kanannya ada kedua saudaranya dengan masing –


masing suami mereka.


“adik kedua, kamu dalam masalah.” kata Sisca


“masalah apa?” tanya Serena yang sibuk mengupas


kacang dan memasukkan kedalam mulutnya.


“lihat lah Daniel..” kata Sisca bertepatan dengan


Daniel menatap Sarah sambil mengedipkan matanya dan ujung bibirnya terangkat.


Serena secara tidak sadar merinding sampai


menaikkan pundaknya.


“melihat senyumnya membuat ku berpikir, jangan –


jangan gossip yang ada diluar sana benar.” kata Serena sambil mengalihkan


padangannya kepada kedua saudaranya.


“aku juga pernah mendengar berita itu..” jawab


Chandra.


Mereka berempat sama – sama mengangguk. Sarah


satu – satunya orang yang tidak mengetahui mengenai berita apa yang diluar sana


mengenai seorang Daniel. Ingin menanyakan, tapi entah kenapa mulut Sarah rasa


terkunci.


“berita terbaru ada di internet. Seorang


pengusaha berinisial A mendatangi Daniel untuk menjalin kerja sama. Ia


menawarkan kerja sama dengan cara licik. Meracuni minuman Daniel dan membuatnya


tidak sadarkan diri.” kata Chandra.


“ya,,,, saat itu aku sedang bersama dirinya.”


sahut Jackie.


“wanita yang dibawanya benar – benar kelas atas.


Tubuhnya dan pakaian yang dikenakannya sangat sexy. Pria mana pun pasti akan


bertekuk lutut dihadapannya.”   sambung Jackie.


“kamu ini ternyata seperti ini ya….” Sisca


menarik telinga suaminya dengan kesal.


“sayang, aku tidak pernah mencintai wanita lain


seperti aku mencintaimu. Sayang sakit…” keluh Jackie.


“itu hanya telingamu yang sakit, bagaimana dengan


hatiku..” protes Sisca sambil mengalihkan pandangannya kearah Daniel.


“lantas bagaimana kelanjutannya?” tanya Sisca


“tidak mau… nanti kamu marah. “ Jackie


menggelengkan kepalanya dengan cepat, wajahnya cemberut sambil mengusap


telinganya yang berwarna merah karena sakit.


“kamu mau aku tambah marah?” ancam Sisca


“baiklah… cerita ya cerita. Waktu itu, tiba –


tiba lampu mati. Entah apa yang mereka lakukan, wanita itu ada dibawah tubu


Daniel, dengan wajahnya tepat ada di…..” Jackie menghentikan bicaranya sambil

__ADS_1


menunjuk dadanya. Semua orang yang mendengar ceritanya sudah bisa menebak arah


pembicaraan Jackie.


“wah,,,, hebat juga tuan muda Long ini….


kemampuannya benar – benar diatas rata – rata. “ Serena berkata sambil bercanda


kemudian dia mengulum bibirnya.


“ada kilatan cahaya dan kemudian lampu hidup.


Satu ruangan terkejut dengan kejadian itu. Untungnya Daniel ada seorang na……”


Jackie menghentikan pembicaraannya begitu melihat Chandra dihadapannya.


“maksudku, seorang dengan tenaga hebat. Karena ia


seorang yang sangat suka berolah raga.. kalian tahu kan…..” Jackie terlihat


serba salah mengkoreksi perkataannya.


“ia… aku juga mengetahui hal itu. Aku pernah


beberapa kali bertemu dengan Daniel Long yang berlari mengelilingi lapangan


bola sebanyak 15 kali dalam waktu yang singkat. Orang yang mengikuti dirinya


sudah menyerah dia seperti tidak merasa lelah sama sekali. Benar – benar luar


biasa.” puji Chandra.


“lanjutkan, kemudian apa yang terjadi…” Semakin


semangat mendengar cerita, Serena semakin banyak memasukkan kacang yang sudah


dikupasnya kedalam mulutnya.


“foto mereka berdua tersebar. Begitu Daniel


menolak kerja sama dengan pengusaha A. Keluarga Long saat itu sangat marah


dengan Daniel dan menghukumnya diruangan bawah tanah rumah mereka. Ruangan itu


Sarah mendengarkan semua perkataan iparnya.


Mereka juga memiliki ruangan bawah tanah untuk menghukum Sarah yang sering


membuat kesal mamanya. Imajinasinya mengarah keruangan bawah tanah rumah


keluarga Li.


“kemudian… setelah kejadian itu. Pengusaha itu


tiba – tiba menghilang. Ada rumor yang mengatakan kalau Daniel datang kerumah


pengusaha itu dan kemudian menculiknya. Ada yang mengatakan Daniel Long sudah


membunuhnya. Karena info yang beredar mengatakan ada bayangan hitam yang datang


kerumah pengusaha A itu. Walau tidak terlihat wajahnya, bentuk tubuhnya sangat


mirip dengan Daniel. Sejak kejadian itu semua berita diinternet dihapus dan


tidak ada jejak dan bukti untuk bisa mengungkap semuanya.”


“aku dengar juga dirumah pribadi milik Daniel


pada tengah malam sering terdengar suara orang meminta tolong. Ada juga yang


mengatakan mereka mendengar seseorang menangis menjerit kesakitan.” sambung


Chandra


Sarah mendadak lupa bagaimana cara menelan ludah


setelah mendengar perkataan kedua kakak iparnya ini. Apakah hanya isapan jempol


saja, atau benar – benar terjadi. Tidak ada yang mengetahuinya. Bagaimana ini,


Sarah Li sudah membuat kesal seorang Daniel Long. Jangan – jangan ia akan


menguliti dirinya dan menjadikan kulitnya sebagai hiasan tas atau dompetnya.

__ADS_1


Sarah mulai berimajinasi dengan hal yang tidak – tidak.


“tapi aku rasa cerita itu sedikit dilebih –


lebihkan. Kami sudah mengenal Daniel dan keluarganya sudah sangat lama. Kami


tumbuh dan besar bersama, kedua orang tuanya memang sangat tegas kepada Daniel.


Tapi mereka sangat menyayanginya dan memanjakan dengan cara mereka sendiri.


Jadi dia pasti tidak mungkin melakukan hal itu.” kata Sisca


“kakak pertama…” Serena mengacungkan jari


jempolnya memuji kehebatan kakaknya dalam menganalisis keadaan. Dibandingkan


dengan kedua saudaranya. Sisca memang paling bijaksana. Jika ada masalah yang


terjadi, ia selalu mempertimbangkan dari banyak sisi sebelum mengambil


keputusan.


“Adik kecil, kamu tidak apa – apa?? ” tanya


Serena yang melihat wajah pucat Sarah Li sambil menatap Daniel


“adik kedua, kamu tidak perlu terlalu memikirkan


masalah itu. Bagaimana pun itu hanya rumor saja, tidak perlu memikirkannya.


Daniel adalah pria yang baik, kakak rasa dia sangat menyukaimu. Kamu harus


membuka hatimu untuknya.” Sisca berusaha memberikan saran kepada adiknya.


“bagaimana jika yang dikatakan semua orang benar


tentang dirinya.” Sarah akhirnya buka suara juga.


“tentu saja kamu akan berakhir sama dengan


pengusaha A itu karena sudah berani bermain – main dengan seorang naga. Tidak


ada satu anggota keluarga Li yang akan sanggup menolongmu karena kekuatan


keluarga Long tidak terbatas.” Serena bicara tanpa berpikir dan begitu selesai


bicara, Sisca sudah membesarkan matanya melihat adik pertamanya itu.


“ooh… maksudku, walau ia jahat kepadamu, laporkan


saja kepada kedua orang tuanya. Mereka akan menghukumnya. he….heee…” Serena


tersenyum bersalah melihat adik dan kakaknya.


“Adik, jika kamu tidak menyukainya, sebaiknya


kamu katakan saja kepada kedua para orang tua. Karena bagaimana pun Daniel itu


adalah sahabat baikku. Dan kamu adalah adik iparku, aku tidak ingin hubungan


kalian merenggang karena menjalin hubungan tanpa dasar cinta.”


Sarah menatap tajam Jackie yang sedang berbicara


kepadanya


“kakak minta maaf, jika menyinggung dirimu. Tapi


percayalah aku menyayangi kalian berdua. Aku harap yang terbaik bagi hubungan


kalian.” Jackie mengucapkan kalimat itu dengan tulus.


Sisca merangkul suaminya yang sudah berkata


dengan bijak dan merebahkan kepalanya dipundak Jackie dengan santai. Begitu


juga Serena merebahkan kepalanya dipundak suaminya.


“apakah kalian, tidak melihat ada aku disini??”


kata Sarah kesal karena kedua saudaranya sangat berani menebarkan kemesraan


disekitar dirinya yang sedang dibakar amarah

__ADS_1


__ADS_2