
Mereka berlima duduk bersama dengan posisi Sarah
ditengah dan disamping kiri dan kanannya ada kedua saudaranya dengan masing –
masing suami mereka.
“adik kedua, kamu dalam masalah.” kata Sisca
“masalah apa?” tanya Serena yang sibuk mengupas
kacang dan memasukkan kedalam mulutnya.
“lihat lah Daniel..” kata Sisca bertepatan dengan
Daniel menatap Sarah sambil mengedipkan matanya dan ujung bibirnya terangkat.
Serena secara tidak sadar merinding sampai
menaikkan pundaknya.
“melihat senyumnya membuat ku berpikir, jangan –
jangan gossip yang ada diluar sana benar.” kata Serena sambil mengalihkan
padangannya kepada kedua saudaranya.
“aku juga pernah mendengar berita itu..” jawab
Chandra.
Mereka berempat sama – sama mengangguk. Sarah
satu – satunya orang yang tidak mengetahui mengenai berita apa yang diluar sana
mengenai seorang Daniel. Ingin menanyakan, tapi entah kenapa mulut Sarah rasa
terkunci.
“berita terbaru ada di internet. Seorang
pengusaha berinisial A mendatangi Daniel untuk menjalin kerja sama. Ia
menawarkan kerja sama dengan cara licik. Meracuni minuman Daniel dan membuatnya
tidak sadarkan diri.” kata Chandra.
“ya,,,, saat itu aku sedang bersama dirinya.”
sahut Jackie.
“wanita yang dibawanya benar – benar kelas atas.
Tubuhnya dan pakaian yang dikenakannya sangat sexy. Pria mana pun pasti akan
bertekuk lutut dihadapannya.” sambung Jackie.
“kamu ini ternyata seperti ini ya….” Sisca
menarik telinga suaminya dengan kesal.
“sayang, aku tidak pernah mencintai wanita lain
seperti aku mencintaimu. Sayang sakit…” keluh Jackie.
“itu hanya telingamu yang sakit, bagaimana dengan
hatiku..” protes Sisca sambil mengalihkan pandangannya kearah Daniel.
“lantas bagaimana kelanjutannya?” tanya Sisca
“tidak mau… nanti kamu marah. “ Jackie
menggelengkan kepalanya dengan cepat, wajahnya cemberut sambil mengusap
telinganya yang berwarna merah karena sakit.
“kamu mau aku tambah marah?” ancam Sisca
“baiklah… cerita ya cerita. Waktu itu, tiba –
tiba lampu mati. Entah apa yang mereka lakukan, wanita itu ada dibawah tubu
Daniel, dengan wajahnya tepat ada di…..” Jackie menghentikan bicaranya sambil
__ADS_1
menunjuk dadanya. Semua orang yang mendengar ceritanya sudah bisa menebak arah
pembicaraan Jackie.
“wah,,,, hebat juga tuan muda Long ini….
kemampuannya benar – benar diatas rata – rata. “ Serena berkata sambil bercanda
kemudian dia mengulum bibirnya.
“ada kilatan cahaya dan kemudian lampu hidup.
Satu ruangan terkejut dengan kejadian itu. Untungnya Daniel ada seorang na……”
Jackie menghentikan pembicaraannya begitu melihat Chandra dihadapannya.
“maksudku, seorang dengan tenaga hebat. Karena ia
seorang yang sangat suka berolah raga.. kalian tahu kan…..” Jackie terlihat
serba salah mengkoreksi perkataannya.
“ia… aku juga mengetahui hal itu. Aku pernah
beberapa kali bertemu dengan Daniel Long yang berlari mengelilingi lapangan
bola sebanyak 15 kali dalam waktu yang singkat. Orang yang mengikuti dirinya
sudah menyerah dia seperti tidak merasa lelah sama sekali. Benar – benar luar
biasa.” puji Chandra.
“lanjutkan, kemudian apa yang terjadi…” Semakin
semangat mendengar cerita, Serena semakin banyak memasukkan kacang yang sudah
dikupasnya kedalam mulutnya.
“foto mereka berdua tersebar. Begitu Daniel
menolak kerja sama dengan pengusaha A. Keluarga Long saat itu sangat marah
dengan Daniel dan menghukumnya diruangan bawah tanah rumah mereka. Ruangan itu
Sarah mendengarkan semua perkataan iparnya.
Mereka juga memiliki ruangan bawah tanah untuk menghukum Sarah yang sering
membuat kesal mamanya. Imajinasinya mengarah keruangan bawah tanah rumah
keluarga Li.
“kemudian… setelah kejadian itu. Pengusaha itu
tiba – tiba menghilang. Ada rumor yang mengatakan kalau Daniel datang kerumah
pengusaha itu dan kemudian menculiknya. Ada yang mengatakan Daniel Long sudah
membunuhnya. Karena info yang beredar mengatakan ada bayangan hitam yang datang
kerumah pengusaha A itu. Walau tidak terlihat wajahnya, bentuk tubuhnya sangat
mirip dengan Daniel. Sejak kejadian itu semua berita diinternet dihapus dan
tidak ada jejak dan bukti untuk bisa mengungkap semuanya.”
“aku dengar juga dirumah pribadi milik Daniel
pada tengah malam sering terdengar suara orang meminta tolong. Ada juga yang
mengatakan mereka mendengar seseorang menangis menjerit kesakitan.” sambung
Chandra
Sarah mendadak lupa bagaimana cara menelan ludah
setelah mendengar perkataan kedua kakak iparnya ini. Apakah hanya isapan jempol
saja, atau benar – benar terjadi. Tidak ada yang mengetahuinya. Bagaimana ini,
Sarah Li sudah membuat kesal seorang Daniel Long. Jangan – jangan ia akan
menguliti dirinya dan menjadikan kulitnya sebagai hiasan tas atau dompetnya.
__ADS_1
Sarah mulai berimajinasi dengan hal yang tidak – tidak.
“tapi aku rasa cerita itu sedikit dilebih –
lebihkan. Kami sudah mengenal Daniel dan keluarganya sudah sangat lama. Kami
tumbuh dan besar bersama, kedua orang tuanya memang sangat tegas kepada Daniel.
Tapi mereka sangat menyayanginya dan memanjakan dengan cara mereka sendiri.
Jadi dia pasti tidak mungkin melakukan hal itu.” kata Sisca
“kakak pertama…” Serena mengacungkan jari
jempolnya memuji kehebatan kakaknya dalam menganalisis keadaan. Dibandingkan
dengan kedua saudaranya. Sisca memang paling bijaksana. Jika ada masalah yang
terjadi, ia selalu mempertimbangkan dari banyak sisi sebelum mengambil
keputusan.
“Adik kecil, kamu tidak apa – apa?? ” tanya
Serena yang melihat wajah pucat Sarah Li sambil menatap Daniel
“adik kedua, kamu tidak perlu terlalu memikirkan
masalah itu. Bagaimana pun itu hanya rumor saja, tidak perlu memikirkannya.
Daniel adalah pria yang baik, kakak rasa dia sangat menyukaimu. Kamu harus
membuka hatimu untuknya.” Sisca berusaha memberikan saran kepada adiknya.
“bagaimana jika yang dikatakan semua orang benar
tentang dirinya.” Sarah akhirnya buka suara juga.
“tentu saja kamu akan berakhir sama dengan
pengusaha A itu karena sudah berani bermain – main dengan seorang naga. Tidak
ada satu anggota keluarga Li yang akan sanggup menolongmu karena kekuatan
keluarga Long tidak terbatas.” Serena bicara tanpa berpikir dan begitu selesai
bicara, Sisca sudah membesarkan matanya melihat adik pertamanya itu.
“ooh… maksudku, walau ia jahat kepadamu, laporkan
saja kepada kedua orang tuanya. Mereka akan menghukumnya. he….heee…” Serena
tersenyum bersalah melihat adik dan kakaknya.
“Adik, jika kamu tidak menyukainya, sebaiknya
kamu katakan saja kepada kedua para orang tua. Karena bagaimana pun Daniel itu
adalah sahabat baikku. Dan kamu adalah adik iparku, aku tidak ingin hubungan
kalian merenggang karena menjalin hubungan tanpa dasar cinta.”
Sarah menatap tajam Jackie yang sedang berbicara
kepadanya
“kakak minta maaf, jika menyinggung dirimu. Tapi
percayalah aku menyayangi kalian berdua. Aku harap yang terbaik bagi hubungan
kalian.” Jackie mengucapkan kalimat itu dengan tulus.
Sisca merangkul suaminya yang sudah berkata
dengan bijak dan merebahkan kepalanya dipundak Jackie dengan santai. Begitu
juga Serena merebahkan kepalanya dipundak suaminya.
“apakah kalian, tidak melihat ada aku disini??”
kata Sarah kesal karena kedua saudaranya sangat berani menebarkan kemesraan
disekitar dirinya yang sedang dibakar amarah
__ADS_1