Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 111


__ADS_3

“hahhaahaaa... disitu kamu rupanya. “ Suara berat itu lagi – lagi terdengar dan kali ini lebih dekat.


Sarah bisa merasakan ada tenaga yang besar sedang berlari kearahnya sekarang. Hanya tinggal beberapa langkah lagi Sarah Li bisa mencapai cahaya dihadapannya.


“kamu mau kemana??? “ suara itu sudah berada dibelakang Sarah. Ia sudah bisa merasakan tenaga dari orang ini benar – benar sangat kuat. Lagi dan lagi... nyali Sarah ciut. Ia sudah bisa menebak, ia bukan lawan yang tepat untuk orang ini.


Satu langkah terakhir, kaki Sarah akan masuk kedalam Cahaya itu.“hai...” kata pria itu menyapa dan ia sudah ada disamping Sarah Li


Perlahan – lahan Sarah melirik kearah orang tersebut. Benar – benar menekan dan menakuti seperti seorang


psikopat.


“kamu istriku, jangan kan kabur, berpikir untuk kabur saja aku sudah marah.” kata pria itu yang menyerupai


Daniel Long


“siapa kamu??” tanya Sarah.


“aku suami kamu DANIEL LONG.” pria ini menekan kata Daniel Long, bagi Sarah yang diucapkannya lebih mirip


untuk menyindir Sarah yang tidak bisa membedakan suaminya atau orang lain. Disisi lain Sarah merasa pria ini menyebutkan nama itu dengan penuh kebencian.


“berhenti menggunakan nama dan wajah suamiku.” teriak Sarah.


Pria itu memegang tangan Sarah dan kemudian menjerit kesakitan  “panas....”


Sarah melihat pria ini menggenggam tangannya yang meggunakan gelang bermata zamrut yang memacarkan


warna hijau tosca.


Dalam hati Sarah bertanya ‘apa pria ini tidak bisa melihat gelang digunakan Sarah saat ini...’


Pria itu masih menjerit kesakitan dan Sarah sudah melangkahkan satu kakinya kedalam cahaya kuning keemasan itu. Sarah memasuki ruangan cahaya yang terang dan hangat. Ia bisa merasakan ini adalah bagian dari Daniel Long.


Sarah melihat ada bola api berjalan disampingnya dengan ukuran sangat besar. Tapi Sarah tidak merasakan panas sama sekali. Bola api itu terus berjalan keluar menuju tempat yang sangat gelap itu dan tidak lama terdengar suara ledakan “BOOOMMMMM”


Suara dan tenaga ledakannya sangat kuat membuat tubuh Sarah terpental semakin dalam keruangan cahaya. Sarah kehilangan kesadaran. Ia meraskan dirinya jatuh dari ketinggian sehingga membuat dirinya sesak nafas.


“AAAAAA” suara teriakan Sarah membuat dirinya tersadar. Sarah langsung duduk dan menyadari kalau ia masih berada didalam kamar dirinya dan Daniel Long. Rumah ini adalah rumah keluarga Long. Seluruh keluarga berkumpul mengelilingi tempat tidur. Mata Huanran, Mayleen, Sisca dan Serena terlihat sembab. Lingkaran mata kehitaman dan bengkak , sepertinya karena terlalu banyak menangis dan kurang tidur.

__ADS_1


Air mata Sarah tidak bisa dibendungnya. Ia menangis menatap satu persatu orang dihadapannya..


“apakah kali ini aku masuk kemimpi yang lain???” tanya Sarah


“tidak putriku... kamu sudah kembali,, terima kasih karena sudah kembali.” Mayleen berhambur kepelukan


Sarah.


Ia pun menangis seperti seorang anak kecil yang tidak dibelikan permen oleh ibunya.


“mama.... aku melihat wajah yang sangat menyeramkan dimimpiku. Mereka sangat jahat karena memberi racun pada makanan, minuman bahkan pada air mandiku.” Sarah menangis sejadi – jadinya sambil terus bercerita


“sudah la putriku, kamu sudah aman sekarang. Jangan terlalu dipikirkan...” Mayleen mengusap pundak Sarah dan Sarah merasa sakit pada bagian pundaknya. Ia mengeluhkan dengan sebuah teriakan


“sakit ma...” teriak Sarah dengan wajah manja.


Huanran membatu melihat pundak Sarah dari celah leher. Mulutnya membentuk huruf O. Pundak Sarah terlihat biru kehitaman. Luka memar yang sangat besar hampir menutupi seluruh punggungnya.


Huanran memberikan isyarat kepada Mayleen dan ia segera melihat dari celah kerah baju tidur Sarah.


“sayang... apa yang terjadi...” kata Mayleen sambil memeriksa denyut nadi Sarah Li. Kemudian Mayleen


“kamu tahan sedikit” kata Mayleen yang mulai mengeluarkan energi penyembuhnya. Sarah merasakan sakit diseluruh tubuhnya.


“mama.....sakit..” keluh Sarah


“tenanglah sayang. kamu terluka karena sebuah pertempuran bukan??” tanya Mayleen


“Ia.. tadi tubuhku membentur batang pohon ketika makhluk menyeramkan itu menarik diriku. Kemudian saat aku


bertarung dengan beberapa pengawal ada seseorang yang memukul pundakku dengan kayu.” Sarah bercerita sambil menahan rasa sakit.


“berani sekali mereka memperlakukan adikku seperti ini. Begitu mengetahui orangnya. Aku akan memberikannya pelajaran.” Serena bicara dengan penuh kebencian dan dendam. Dia mengepalkan tangannya sampai jari  tangannya terdengar suara  “krtak...krtak...krtak”


Sisca Li memegang pundak Serena untuk menenangkannya.


Sarah Li merasa mual karena pengobatan yang dilakukan mamanya. Huanran sudah mempersiapkan mangkuk besar dari bahan stainless dan meletakkan dibawah dagu Sarah.


Sarah memuntahkan banyak gumpalan darah berwarna kehitaman. Sangat banyak hingga mangkuk berdiameter 45 cm itu nyaris penuh dengan gumpalan darah yang keluar dari mulut Sarah Li.

__ADS_1


Sarah merasa tubuhnya lemas, ia meminta berbaring dan baru menyadari kalau Daniel Long ada disebelahnya.


Seperti mendapat energi tambahan, Sarah Li langsung duduk begitu melihat Daniel tertidur.


“kenapa dengan dia??” Tanya Sarah cemas


“dia yang membatumu melewati hampir 3 minggu ini didalam alam bawah sadar sana. Seharusnya jika kamu sudah sadar, maka dia juga harusnya sadar juga.” David Long berbicara sambil terus menatap wajah Daniel.


Sarah terdiam sejenak, bola api yang dilihatnya dalam ruangan cahaya… apakah itu Daniel Long?? Otak Sarah mulai berpikir keras. Suara ledakan itu, apa terjadi sesuatu dengan dirinya??


Sarah meletakkan telinganya didada Daniel. Detak jantungnya berdetak dengan kencang, wajahnya pucat dan


keringat mengalir didahinya.


Sarah melihat wajah David Long, dan mulai berbicara dengan hati kecilnya. “apa dia terluka?? Apa itu memang


dia?? Jika aku mendengarkan dirinya dari awal maka hal ini tidak terjadi. Tapi Sarah sendiri tidak mengetahui kapan hal ini terjadi.


Sarah mulai mengurutkan semua peristiwa yang terjadi pada dirinya. Sebelum resepsi pernikahannya selesai, ia


dan Daniel Long berada dalam ruangan istirahat hotel untuk berganti pakaian. Setelah itu, ia tertidur dan ketika bangun ia sudah ada dikamar ini. Pandangan Sarah beralih menjelajahi ruangan kamar.


Jika orang itu melakukan hal jahat dirumah ini, jelas tidak mungkin. Karena rumah ini disegel ketat oleh


energi keluarga Long. Sarah melihat lagi kearah David dan Huanran bergantian.


Setelah ia selesai berganti pakaian, ia turun kelantai 2. Sarah tiba – tiba lupa apa yang terjadi. Ia menggaruk keningnya sambil memaksa terus agar otaknya bisa mengingat semuanya.


Ia ingat turun tangga.. Setelah itu bukankah ia masuk dari pintu garasi??


Sarah berhenti menggaruk keningnya dan baru menemukan keganjilan yang terjadi. Kepalanya mengangguk,


tapi orang disekelilingnya tidak paham dengan apa yang dimaksud oleh sikap Sarah.


Sarah membuka selimutnya dan menuju kekamar mandi dengan cepat. Ia menyelesaikan mandinya dengan segera.Kemudian masuk kedalam ruangan pakaian. Sarah sudah memakai kaos berkerah warna putih, celana panjang jeans dan sepatu kets berwarna putih.


“aku tahu jawabannya.” kata Sarah begitu keluar dari ruangan ganti.


Mereka semua melihat bingung kearah Sarah Li dan kemudian saling bertukar pandangan satu sama lain berusaha memahami apa yang dimaksud

__ADS_1


__ADS_2