
Sisca Li datang dan berdiri dengan tegak dihadapan suaminya yang sedang melindungi orang lain. Sudut bibir Jackie sudah mengeluarkan sedikit darah karena benturan. Mata Sisca Li memerah menyiratkan kalau dia sudah benar – benar marah dengan perlakuan orang tersebut kepada suaminya dan juga keluarganya.
Sisca Li menyerang pria berjubah itu dan pertarungan pun tidak bisa dihentikan. Entah dari mana beberapa orang datang dan ikut menyerang. Sarah mengenali mereka adalah orang yang tadi berdiri disekitar Sarah Li ketika ia masuk kedalam mobil Daniel.
Satu mobil Van berhenti dibelakang Daniel Long yang masih berdiri mematung. Mereka turun dan mulai melakukan serangan satu sama lain. Andy Li membawa Sarah Li berlindung ditempat yang aman.
“tidak semudah itu…” suara berat itu entah sejak kapan ada dibelakang Sarah Li dan juga Andy Li. Wajah pucat dan tangan dingin itu dibelakang Sarah Li dan sulit dipercaya sekarang pria itu memegang tubuh Sarah. Bau yang sama dengan waktu itu, langsung masuk kedalam hidung Sarah.
Andy Li berusahan melindungi Sarah Li dan bertarung dengan pria mayat itu. Pertarungan yang seimbang, Sarah Li ikut membantu dan terkena pukulan sehingga tubuhnya terhempas kelantai. Sarah merasa tulang punggungnya remuk karena tubuhnya yang terhempas dengan sangat kuat. Mayat hidup itu sudah ada dihadapan Sarah Li dan mengangkat tubuhnya seolah dirinya kapas yang mudah tertiup angin diudara.
Sarah mulai merasakan sakit yang luar biasa seolah jantungnya dicabut paksa oleh orang itu. Sarah berteriak sekuat tenaga sampai suaranya serak. Ia bisa melihat cahaya putih dari dalam dirinya bercahaya dan seperti akan keluar dari dalam tubuhnya. Sakit yang dirasakan Sarah Li semakin menjadi.
‘tidak boleh…. tidak bisa seperti ini batin Sarah menolak dengan keras kekalahan yang dialaminya. Masuk kembali……’ Sarah berusaha dengan keras memasukkan kembali Kristal energi dalam dirinya. Bukan hal yang mudah ternyata, keringat dingin mengalir dari dahi Sarah Li
“jangan memaksakan dirimu seperti itu… kamu hanya membuat kematian mu menjadi sangat menyakitkan…” kata pria itu, senyum mengejek yang dilihat Sarah Li dengan pandangan matanya yang mulai kabur membuat batinnya semakin kesal karenanya.
“diam mulut kamu…” Sarah Li berbicara dengan terbata – bata. Ia sangat membenci kata kalah. Ia tidak akan membiarkan dirinya kalah begitu saja dari makhluk mengerikan seperti ini.
Andy Li mengeluarkan energi yang sangat kuat membuat tubuh mayat berjalan itu terhempas dan begitu juga tubuh Sarah Li. Rasa sakit karena benturan dilantai kembali dirasakannya. Sarah melihat David Long, Sisca Li dan Jackie sedang bertarung melawan pengawal mereka dan juga pria berjubah yang jumlahnya semakin banyak. Sarah melihat ada 4 orang semuanya. Sedangkan Daniel Long masih berdiam seperti patung.
__ADS_1
Sarah semakin kesal, siapa pria itu?? kemana Daniel Long yang asli. Sarah berusaha bangkit, tapi energinya seperti habis terkuras. Apa ia mengalami patah tulang?? pikir Sarah.
Mayat hidup itu terlihat mencekik Andy Li dan membuat Sarah marah karenanya. Sarah berteriak dengan sangat keras dan entah kekuatan dari mana ia bisa berdiri. Tangannya mengepal dan mengeluarkan cahaya berwarna putih gading.
Warna energi yang dimiliki oleh Sarah Li bisa keluar dengan sempurna untuk melawan penjahat itu benar – benar sulit untuk dipercaya, Sarah Li bisa membuat tubuh pria itu terpental keudara dan Sarah mengeluarkan cahaya putih yang menyilaukan mata kearah pria seperti mayat berjalan itu.
“jangan ganggu papaku….” teriakan Sarah bersamaan dengan Suara ledakan yang sangat keras membuat semua orang menutup telinganya dan dengan sepontan melindungi kepalanya. Tubuh pria itu hancur berkeping – keping diudara.
Semua peristiwa tentang Andrew masih teringat jelas dalam pikiran Sarah. Jika benar mereka berasal dari orang yang sama maka cara mengancurkan mereka harusnya juga sama. Sarah yang baru pertama kali menggunakan kekuatan sebesar itu membuat tubuhnya terjatuh kelantai dan dengan saat yang bersamaan Daniel Long menangkap tubuh Sarah dan menggendongnya.
“tetaplah disini…” Daniel meletakkan tubuh Sarah disamping tubuh Andy Li yang juga sudah kehabisan banyak energinya. Sebelum pergi Daniel memberikan pelindung energi berwarna keemasan yang melindungi mereka berdua. Sarah melihat dengan pandangan mata yang masih kabur, posisi tubuhnya yang miring menghadap kearah pertarungan yang terlihat tidak ada ujungnya. Daniel Long yang tadi tidak ada lagi berdiri di posisi tadi. Kemana dia??? batin Sarah… Matanya berkedip perlahan sambil berusaha berdiri agar dia bisa membantu kedua kakak perempuannya.
“sudah cukup….” kata Daniel sambil menghempaskan tubuh orang itu kelantai kearah temannya yang lain.
“bukan kami yang meminta semua ini. Kalian yang terlalu berambisi menguasai segalanya. Berhentilah sebelum kalian semua bernasib sama seperi dirinya.” sambung Daniel
Sarah tidak bisa melihat rekasi pada orang yang memakai jubah. Karena mereka seperti orang yang tidak memiliki wajah. Tapi Sarah bisa merasakan ada tatapan mata penuh kebencian dan juga senyum mengejek mereka semua. Seolah mentertawakan apa yang mereka lakukan hari ini.
“kalian yang memulainya,,,, jadi kalian juga harus berakhir….” kata orang berjubah hitam yang tergelatak dilantai.
__ADS_1
“aku memberikanmu kesempatan hidup untuk kesekian kalinya agar kalian bisa merubah pemikiran yang bodoh itu. “ Suara Daniel tidak kuat tapi penuh penekanan dari setiap kata. Seperti rasa kesal dan lelah yang sudah memuncak.
Andy Li berjalan kearah mereka dengan kakinya yang picang. “kami tidak pernah ada niat menyakiti kalian. Melakukan sesuatu yang jahat kepada kalian juga tidak pernah. Lantas apa yang sudah kalian lakukan kepada putriku…”
Andy Li sangat kesal, karena selama dirinya menjadi manusia. Ia tidak pernah melukai siapapun. Bahkan berpikir menyakiti orang lain pun tidak pernah terlintas dalam pikirannya. Kenapa mereka menyakiti
keluarganya yang tidak bersalah. Jelas ia tidak bisa menerima kenyataan itu.
“kalian tidak bisa menggantikan apa yang sudah dilakukannya kepada kami….” orang berjubah itu menunjuk kearah David Long.
David Long menaikkan ujung bibirnya… “dari tadi aku sudah meredam semua kekuatan yang aku
miliki dan semua rasa kesal yang ada didalam hatiku.”
Seperti melakukan trik jarang jauh. Pria berjubah yang ada dihadapan mereka terdengar seperti sedang tercekik sesuatu ketika David Long mengangkat tangannya dan seolah meremas sesuatu dengan jari tangannya. Dan semakin kuat jari tangannya mengepal semakin kesakitan pria berjubah itu.
“papa…..” kata Daniel yang penuh ketegasan seolah memberitahukan agar David berhenti melakukan hal itu.
David tidak terkendali.. angin berputar keluar dari tubuhnya dan menghempaskan orang – orang itu dari hadapannya. Angin berputar yang sangat kuat itu membuat semua orang menutupi dirinya dari kuatnya hembusan angin yang bertiup di ruangan bawah tanah itu.
__ADS_1