Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 121


__ADS_3

“mereka mengambil energi miliku..” jawab Sarah dengan mata terpejam.


Daniel, Andy Li dan David Long  terkejut mendengar suara Sarah Li yang menjawab seolah tanpa beban.


“kamu sudah bangun.... sayang” tanya Daniel


“aku tidak berani terlelap dalam tidur.” jawab Sarah masih dengan mata terpejam.


Sarah menceritakan pengalamannya ketika berada dialam bawa sadar kepada Daniel Long, Andy Li dan David Long. Mereka melakukan seperti ritual tertentu, seperti bicara dengan suara pelan dan ucapannya tidak terlalu jelas dan Sarah tidak paham dengan kata – kata yang diucapkannya.


Setiap mereka mengucapkan mantra itu Sarah bisa melihat ada cahaya putih yang keluar dari tubuhnya dan mengalir kedalam sebuah bola kaca kecil berdiameter 10 cmn. Sarah pernah mencoba mengintipnya ketika hari kedua ketika ia pura – pura tertidur karena obat bius yang diberikan kepadanya. Dalam bola itu Sarah melihat seperti ada kumpulan planet dan matahari. Sarah juga tidak terlalu jelas melihatnya, karena posisi mata yang harus sedikit terbuka.


Setiap mereka selesai mengambil energi Sarah, ada cahaya kecil yang terbentuk didalam bola kaca itu. Apa dan kenapa bisa terbentuk, Sarah juga belum bisa memastikannya. Yang ia ketahui adalah ia selalu menjadi lemah apabila mereka mengambil energi dari tubuhnya. Banyaknya energi yang diambil juga tidak pasti. Selama Sarah dalam keadaan


terjaga dan pura – pura sedang tertidur, energi yang diambil tidak terlalu besar.


“apa kamu takut pada saat itu??” tanya Daniel sambil memeluk Sarah Li


“sangat takut. Aku takut mereka mengambil semua energiku kemudian aku tidak bisa bertemu dengan kalian semua. Aku takut karena tidak ada yang menemaniku saat itu.” ujung mata Sarah mengalirkan air mata. Dan Daniel bisa merasakan lengannya dibasahi air mata Sarah yang menetes


Sarah Li tiba – tiba membuka matanya. “Nana.....” satu kata yang terucap dari mulut Sarah Li dengan suara


kuat membuat semua orang terbangun mendengar suara Sarah.


“kenapa dengan Nana??” tanya Daniel penasaran.


“aku ada membahas masalah Nana kepada Andrew, aku bertanya bagaimana cara meleburkan kristal energi yang aku miliki. Karena klan elang sudah menganggu Nana yang dekat dengan diriku.”


“kemudian,,,,,” David Long langsung duduk mendengar cerita Sarah


“dia menjawab, kristal energiku  akan melebur dengan sendirinya.. tapi entah kapan ia juga tidak tahu. Yang


kedua, aku harus segera memiliki anak agar energi kristalku bisa melebur kepada anak yang aku lahirkan. Kemudian....” Sarah Li terdiam sesaat memikirkan lagi apa yang dikata Andrew saat itu


“kemudian.....” David Long benar – benar penasaran dengan kelanjutan cerita Sarah.


“kemudian,,, aku akan melahirkan anak yang memiliki kekuatan paling hebat didunia. Karena dia memiliki kekuatan naga dan kristal energi dariku.”


“apa kamu merasa pernah tidur dengan orang itu??” tanya Daniel.

__ADS_1


“bukankah ketika sedang melarikan diri kamu yang mengatakan sendiri tidak mungkin aku hamil anak mereka karena semua adalah imajinasi semata??” Sarah mengerutkan keningnya yang kesal dengan perkataan Daniel yang seolah tidak mempercayai kesetiannya.


“maaf...” Daniel terdiam sesaat. Benar juga, tidak mungkin bisa hamil apabila tidak berhubungan badan secara


langsung. Cemburu membuat dirinya menjadi terlihat seperti orang bodoh.


David dan Andy Li saling melihat satu sama lain. Kemudian menatap Daniel.


“siapa saja yang mengetahui posisi Nana sekarang??” tanya David Long


“hanya aku dan James. Pengawal yang aku tugaskan menjaga mereka sudah kembali kepadaku. Katanya James, ia tidak memerlukan mereka karena tempat persembunyian yang.....”


Daniel Long berhenti bicara sejenak. Ia lupa mereka sudah pindah tempat dimana belum ada perisai pelindung  dari dirinya. Mata Daniel membesar dan kemudian mencoba merasakan keberadaan energi James dan ia tidak bisa menemukannya.


Diamnya Daniel,  sudah ditanggapi oleh para papa yang mencium da masalah yang terabaikan.


“bawa kami ke tempat Nana..” kata


Andy Li


Sarah Li langsung duduk ketika mendengar para papa akan pergi melihat Nana.  “aku ikut...” sahut Sarah Li begitu mereka berdiri bersiap akan pergi.


“aku mau ikut.... “ Sarah menggoyang – goyangkan tangan Daniel dengan wajah manjanya membuat Daniel tidak bisa berkata tidak kepada istrinya.


“baiklah....” jawab Daniel terpaksa.


“aku ikut” jawab Jackie


“aku juga...” Sisca mengedipkan  mata melihat Sarah Li.


“aku disini saja.” jawab  Serena yang masih terlihat mengantuk.


Dalam kurang dari satu detik. Daniel Long, David Long, Andy Li, Sarah, Sisca dan Jackie yang saling


berpegangan tangan langsung berada disebuah rumah. Sarah mengenali kondisi rumah yang berbeda. Tidak terasa dingin seperti keadaan sebelumnya ia bertemu dengan Nana dan James.


Aroma darah langsung menusuk kehidung mereka.


“apa kalian mencium sesuatu??” tanya Sisca

__ADS_1


“bangkai...” jawab Jackie singkat.


“sebaiknya kita semua berhati – hati. “ kata Andy Li sambil melihat kearah sekitar ruang tamu.


“Dikamar itu,,,,” kata Daniel Long.


Perkataan Daniel membuat Sarah ketakutan, apa yang terjadi dengan sahabatnya. Semakin mendekat kearah pintu, terdengar suara seseorang sedang menguyah. Seperti mengunyah tulang dengan giginya.


David Long  memberi kode agar Jackie membuka pintu dan mereka berjaga – jaga apabila terjadi sesuatu.


Jackie berdiri paling depan membuka pintu dengan cara menerjangnya. Dalam kegelapan tercium bau yang tidak


sedap. Kilat mata merah terlihat sedang memperhatikan mereka tanpa rasa takut. Jentikan jari dari Andy Li membuat lampu diruangan itu langsung menyala.


“kamu datang sahabatku....” kata Nana sambil memegang tangan yang sedang dikunyah mulutnya.


Sarah dan Sisca berteriak histeris melihat kelakuan Nana. Mual langsung terasa diperut kedua wanita ini


yang baru pertama kali menyaksikan manusia memakan manusia. Suara Nana tidak ubahnya seperti suara penyihir yang sedang memberikan mantra untuk orang yang akan disihirnya. Suaranya menjadi sangat berat mirip seperti suara Andrew.


Sarah memegang kuat pakaian yang dikenakan Daniel. Ia menyembunyikan wajahnya dipunggung suaminya. Tubuh Sarah bergetar, itu jelas bukan Nana sahabat yang dikenalnya selama bertahun – tahun.


“kenapa…” suara itu tiba – tiba ada dibelakang Sarah dan membuatnya berteriak histeris sambil memeluk Daniel.


Dengan gerak cepat Daniel menendang tubuh Nana dan ia jatuh kelantai. Wajahnya Nana kembali berubah


menjadi seperti biasanya. Ia melihat kedua tangan dan wajahnya penuh dengan  darah dan kemudian ia berteriak histeris.


“apa yang terjadi padaku,,,,” katanya sambil menangis


“Sarah Li…. aku kenapa??” Nana terlihat sangat menyedihkan sambil mengulurkan tangannya kearah Sarah. Berharap sahabatnya mau membantunya.


Nana terlihat bingung karena mereka melihat kearahnya dengan pandangan waspada.


“kenapa kalian seperti ini…” Nana menghapus air mata dipipinya dengan lengan kanannya dan berusaha dengan sisa kekuatannya bangkit.


“aku rasa itu Nana yang asli….” Sarah berbisik kepada Daniel yang berdiri dibelakangnya.


“jangan bertindak terlalu cepat. Masih banyak hal yang mencurigakan diruangan ini.” jawab Daniel

__ADS_1


Sarah dan Sisca berada ditengah – tengah Andy Li, Daniel Long, Jackie dan juga David Long. mereka mengelilingi kedua wanita ini. Karena sesuatu yang buruk bisa saja terjadi.


__ADS_2