
Matahari berganti dengan bulan. Cuaca dikota ini semakin dingin saja. Semua anggota David Long sudah berada
dibukit kenangan memasang kamera pengawas dari berbagai sudut untuk tempat yang diperkirakan adalah tempat berkumpulnya makhluk itu.
“sarah sudah bergerak.... diperkirakan ia kearah puncak bukit kenangan.” Sisca Li memberikan informasi
kepada Andy Li dan David yang sedang tertidur sambil duduk diruangan kontrol. Mendengar suara Sisca mereka langsung bangkit dan melihat kearah monitor pengawas.
“semua tim.... segera ikuti. Pastikan semua tim jangan sampai ketahuan oleh pihak lawan.” David Long memberikan arahan dari microphone dan semua timnya menjawab bersamaan “baik pak”
Jackie membuka artikel mengenai hujan meteor yang akan terjadi dan menghubungi rekannya yang bekerja dibadan antariksa. Jackie terlihat menyibukan dirinya. Demikian juga yang lain.
Malam semakin larut dan semua orang sudah bersiap diruangan control untuk bergerak kelokasi. Chandra dan
Serena juga bergabung di diruangan kendali. Mayleen dan Huanran tidak bergabung dengan mereka semua karena mengurus perusahaan mereka yang diluar negeri. Sejak Sarah dan Daniel pergi kepulau untuk berlatih, mereka semua sudah membagi tugas masing – masing. Para ibu akan fokus dengan perusahaan yang ada diluar negeri. Sedangkan yang didalam negeri akan ditangani oleh Serena, Chandra dan Hans.
Semua fokus melihat kearah monitor, suasana menjadi sangat tegang. Bahkan detak jantung masing – masing
mereka bisa terdengar oleh orang disebelahnya.
“bagaimana keadaan Sarah??” tanya Andy Li
“nona ketiga Li baik – baik saja pak. Tapi sepertinya ia masih dalam pengaruh matra mereka.” lapor salah satu
orang David Long.
Daniel terlihat duduk dibelakang mereka semua sambil melipat tangan didadanya. Wajahnya tampak tenang, tapi tidak dengan hatinya. Ia mengkhawatirkan banyak hal dikepalanya. Daniel melihat jam tangannya sudah jam 11 malam, waktu semakin dekat untuk bertarung. Hujan meteor akan terjadi jam 2 dini hari. Artinya mereka hanya memiliki 4 jam tersisa untuk menyelesaikan semuanya.
Daniel memejamkan matanya, berkali – kali ia berusaha menghubungi Sarah melalui telepati. Tapi Sarah tidak
menjawabnya sama sekali. Kenapa dengan Sarah Li,,, apakah pengaruh mantra itu terlalu kuat sehingga ia tidak bisa mengatasi semuanya. Aku bisa gila jika seperti ini terus menerus. Waktu berjalan terlalu lama bagi Daniel. Rasa sabarnya sudah semakin hilang pergi entah kemana.
David terus memberikan perintah kepada anggotanya yang sudah berada dibukit kerinduan. Pria ini mencurahkan semua perhatian dan konsentrasinya dalam membuat stategi penyelamatan Sarah Li.
“gawat… mereka sepertinya mengetahui posisi kami.” kata salah satu anggota David.
__ADS_1
“segera selamatkan diri kalian…” perintah David.
Kamera pengintai yang terpasang dirusak oleh anggota nenek Li yang sepertinya sudah mencium ada sesuatu yang mengintai mereka. 10 kamera pengintai dirusak oleh anggota nenek Li.
Semua semakin diliputi kecemasan, apa yang akan terjadi?? untunglah semua anggota dalam keadaan selamat. Tapi pertanyaan yang muncul sekarang adalah bagaimana mereka bisa mentahuinya?? David memperhatikan rekaman satu persatu, matanya bergerak dengan cepat. Daniel dengan cepat melihat salah satu rekaman dari sekian banyak rekaman pada layar monitor.
Daniel menghilang dari ruangan control tanpa sepengetahuan mereka semua, karena posisi Daniel berada dibelakang mereka semua. Tidak perlu waktu lama, Daniel kembali keruangan control pengawas.
“BRAAK….” suara bantingan yang kuat sehingga kursi dari kayu tempat Daniel duduk tadi hancur berkeping –
keping.
“apa yang…..” David membalikan tubuhnya dan ia hampir marah dengan putranya yang lagi – lagi membuat
kerusuhan. Ucapannya terhenti ketika ia melihat wajah yang tidak enak untuk dilihat tepat dibelakangnya.
“ini yang kalian cari. Aku sudah berkeliling kebeberapa tempat dan hanya dia yang aku curigai. Dari caranya menatap dan berjalan. Aku sudah bisa menebak ia adalah orang suruhan mereka.”
Pengawal Daniel masuk kedalam ruangan setelah mendengar kegaduhan diruangan control kamera pengawas. Mata mereka mengamati situasi sekitar dan berhenti didepan pintu masuk. Bos mereka masih berada di posisinya masing – masing.
“baik pak..” jawab pengawal Daniel dan membawa orang tersebut langsung keruangan tahanan keluarga Long.
Peristiwa itu berjalan dengan cepat. Dan mereka yang ada diruangan control pengawas hanya tukar pandangan
satu sama lain.
“waktu kalian sepertinya cukup banyak dibandingkan terpanah dengan ketampananku.” jawab Daniel sambil
mengerutkan keningnya menatap mereka satu persatu.
“Hueekk..” Serena pura – pura akan muntah mendengar perkataan adik iparnya.
“penampilannya sangat jantan seperti ini. Tapi mendengar perkataan yang baru saja, membuat aku tidak yakin
dia adalah seorang yang aku kenal selama ini.” Serena melirik kearah Daniel.
__ADS_1
“sudah lah… bagaimana pun usia dia lebih tua dari pada kamu.. jangan sampai tidak sopan dengan adik iparmu.” Sisca menyentil pelan kening Serena dan kembali dengan pekerjaannya memperhatikan layar monitor pergerakan mereka.
“aku pergi keruangan sebelah dahulu.” Daniel memasukkan tangannya dalam saku celana panjangnya dari bahan denim.
“kamu jangan sampai membunuhnya, kendalikan dirimu. Kita masih membutuhkan informasi darinya” kata David Long yang membuat Daniel berhenti ketika akan membuka pintu.
“baik…. pa…” jawab Daniel yang seolah tidak yakin dengan jawaban atau tidak yakin dengan dirinya sendiri.
Hanya dirinya yang bisa memberikan jawaban yang tepat
“apa… Daniel pernah….. membunuh orang lain…” tanya Serena perlahan – lahan
“ketika dia sedang kesal, kadang ia sangat menyeramkan dan bisa melakukan hal gila. Maka dari itu aku memintamu untuk tidak melawannya, agar dia tidak berlebihan bersikap kepadamu.” jawab Sisca yang sedang menakut – nakuti Serena.
“benarkah…. suami… sepertinya berita yang kita bahas waktu diyacth benar adanya. Sebaiknya kita berhati – hati,,,” kata Serena yang seolah lupa kalau papa Daniel Long ada diruangan itu.
“berita apa??” tanya Andy Li penasaran
“papa tidak tahu…..” Serena menjadi sangat bersemangat, sedangkan Chandra berusaha menarik tangan istrinya agar berhenti bicara.
“diluar sana, ada informasi yang beredar. Katanya Daniel akan menghabisi musuhnya dengan menyiksanya diruangan bawah tanah rumah keluarganya. Konon katanya, suara jeritan orang yang disiksanya terdengar sampai keluar rumah. Itulah sebabnya, semua saingan bisnis Daniel Long menghilang dari permukaan bumi. Dia menyiksanya sampai mati.” Serena bercerita dengan sangat bersemangat sambil menirukan seseolah ia sedang menusuk sesuatu dan tatapan matanya menyipit dan membesar ketika berbicara kepada papanya.
“benarkah?? kenapa papa tidak pernah mendengarkan berita ini…” kata Andy Li
“jelas saja tidak terdengar, om David Long sangat kaya. Begitu juga Daniel Long yang terkenal sebagai orang
terkaya didunia ini. Bukan hal yang sulit menghilangkan berita seperti ini pa,,,,”
Chandra masih menarik tangan Serena, memberi kode agar istrinya berhenti bicara.
“om rasa, kami tidak seperti itu.” jawab David Long
Serena membesarkan matanya… belakangan ini kenapa ia begitu besar mulut dan tidak memperhatikan kondisi
disekitarnya dahulu sebelum bicara.
__ADS_1