
David Long mengeluarkan bola api kecil dari mulutnya dan begitu keluar dari rongga mulutnya bola api kecil berubah menjadi bola api raksasa yang sangat besar. Berputar – putar dengan angin. Suasana gelap berubah menjadi kemerahan dari pusaran api. Suara teriakan kesakitan semakin menjadi - jadi. Ia tidak sanggup mendengar semua teriakan dan keluhan itu. Hati Sarah menjadi sangat sakit karenanya.
Untuk pertama kalinya ia mendengar orang berteriak kesakitan seperti ini. Seumur hidupnya, ini yang pertama kalinya ia melihat seorang David yang begitu hangat ternyata adalah orang yang sangat keras dan mampu melakukan hal mengerikan seperti ini.
Orang yang berteriak minta ampun tidak dihiraukan dirinya. Sarah meremas jas hitam David dengan sangat kuat. Ia terlalu takut mendengar semuanya, apalagi melihat David yang seperti ini. Tubuh Sarah bergetar karena ketakutan. David merasakan tubuh Sarah yang bergetar hebat dan matanya berubah menjadi warna hijau tosca.
“tidak apa – apa anakmu, ada papa yang menemanimu. ” kata David
“akan segera papa akhiri..” sambungnya lagi
Setelah berkata seperti itu, David menarik kepala Sarah Li kedadanya. Kemudian terdengar suara
ledakan yang kuat. Sarah Li tidak bisa melihat apa yang terjadi karena David
menghalangi dirinya melihat semua kejadian itu. Hanya suara ledakan dan teriakan
orang yang bergabung jadi satu. Suara yang kuat dan membuat telinga berdenging.
*****
Sarah Li terbangun dalam ruangan yang serba putih. Perlahan ia membuka matanya dan melihat Daniel Long tertidur dengan posisi duduk, kepalanya ada disamping Sarah dan tangannya memegang tangan Sarah. Perlahan ia melihat ada infus tergantung. Tangan kanannya diperban, dan ketika ia berusaha menggerakkannya terasa sangat sakit.
Suara ringisan kesakitan Sarah membuat Daniel terbangun.
“kamu sudah sadar....” tanya Daniel dengan wajah senang bercampur lelah.
__ADS_1
“dimana aku...” tanya Sarah terbata.. Mulutnya rasa kering seperti berhari – hari tidak minum air.
“kamu dirumah sakit... tenang saja... semua baik – baik saja...” jawab Daniel
Sarah mendengar suara tirai digeser dari sebelah kirinya. Dan terlihat Andy Li dengan kaki yang diperban dan kepalanya juga.
“papaa....” Sarah ingin bangkit, tapi tubuhnya serasa akan remuk bersama gerakannya. Ia pun mengurungkan bergerak dan hanya melihat papanya dari tempatnya.
“papa tidak apa – apa nak. Hanya retak pada pergelangan kaki kanan papa.... Ini pakai gips, paling tidak 3 minggu akan segera sembuh.” jawab Andy Li dengan lengkap sebelum Sarah Li bertanya keadaannya.
Sarah mengingat semuanya, papanya yang menolongnya habis – habisan ketika makhluk mengerikan itu akan mencuri kristal energi miliknya. Sarah jadi merasa bersalah, jika ia mempunyai kekuatan seperti Daniel... Tidak.... tidak perlu sekuat Daniel, hanya seperti kedua saudaranya pasti papanya tidak akan mengalami hal seperti ini. Sarah meyalahkan dirinya sendiri atas kesalahan yang dibuat dirinya sendiri.
“maaf.....” sudut mata Sarah mengalirkan air mata penyesalan. Bagaimana bisa ia menjadi penyebab papanya terluka.
“tidak sayang.... jangan menangis.... ini bukan salah kamu..” Andy Li berusaha menghibur putrinya.
Daniel mencium keningnya sambil berkata : “tenanglah.... semua akan baik – baik saja… “
Bagaimana bisa baik – baik saja?? sudah jelas papanya terluka karena melindungi dirinya. Ini karena dirinya yang terlalu lemah tidak mempunyai kemampuan membela dirinya sendiri.
Sarah mengusap air matanya sambil berkata dengan bibir mengerucut. “aku sedang seperti ini,,, bagaimana bisa menjaga papa yang sedang terluka seperti itu…”
“mama sedang dalam perjalanan kembali ke Negara kita, akan ada yang menjaga papa… kamu jangan khawatir.” Andy Li menghibur putrinya tanpa bisa berjalan kearahnya. Hanya bisa terbaring ditempat tidur.
“adik kedua…. bagaimana mungkin kamu melupakan kami…..” kata Sisca yang datang dengan membawa
__ADS_1
mangkuk sup dan Serena datang membawa buah – buahan.
“dia merasa dirinya sebagai anak tunggal….” jawab Serena sambil tersenyum kepada Sisca
“kamu sudah tidur selama 2 hari lamanya.. apa tubuhmu tidak kaku??” tany Sisca yang duduk diantara papa dan saudara perempuannya.
“dua hari??” Sarah bertanya kembali dengan tidak yakin.
“ya… dua hari…” Serena mengulangi perkataan kakak pertamanya.
“lihat la….” Serena menarik tirai yang menutupi pandangan Sarah Li didepannya dan begitu membukanya… barisan laptop dan berjajar didepan mereka dan tumpukan dokumen di meja tersusun rapi.
“kalian bekerja disini???” tanya Sarah tidak percaya. Ia menatap kedua saudara perempuannya secara bergantian.
Mereka berdua mengangguk bersamaan. “ Lebih tepatnya kami bertiga. “ Kata Sisca sambil menunjuk Daniel Long disamping Sarah.
“siang kami semua disini… ketika malam hanya pria yang berjaga dirumah sakit. “ Sarah melihat kearah Daniel Long..
Dalam pikirannya kembali bertanya, apakah pria ini asli atau bukan?? Ini adalah kedua kalinya ia melihat Daniel Long yang palsu ada disekitarnya. Tapi setelah dipikir – pikir, Daniel Long yang palsu memanfaatkan kemampuan teleportasi dari orang disekitarnya agar bisa bertemu dengan Sarah Li. Kenapa mereka semakin berani menunjukkan diri mereka didepan umum, apalagi ada orang tua Sarah dan juga Daniel disekitarnya.
Daniel tersenyum mendengar perkataan Sarah Li dari dalam hati. Kemudian Daniel bercerita kepada Sarah tentang apa yang sebenarnya terjadi. Sebenarnya, ia pertama kali sampai dilokasi acara bersama dengan para orang tua, Jackie dan Chandra. Mereka sudah mengetahui ada energi tidak biasa dilokasi ini. Dan dari awal sudah mengatur strategi agar bisa melindungi Sarah Li.
Daniel waktu itu sempat tidak sadarkan diri selama beberapa menit karena minumannya diberi obat tidur. Sayangnya mereka tidak paham dengan kekuatan Daniel yang sebenarnya. Walau mereka sudah mengurung Daniel Long dalam gudang. Daniel bisa dengan mudah melarikan diri dan menyamar menjadi pelayan dalam acara. Keahlian keluarga Long dalam menyembunyikan energi tidak perlu ditanyakan lagi.
Ia bahkan menyamar dengan pelayan yang memberikan minuman kepada David dan Sarah yang pada waktu itu sedang berbicara dengan Gubernur. Saat itu Daniel sudah memberikan kode kepada David Long, untuk berhati – hati kepada Daniel Long yang ada diruangan ini. David Long bisa menangkap semua informasi yang didapatkannya dari Daniel Long yang asli.
__ADS_1
Termasuk mencoba memprovokasi Daniel Long yang palsu agar segera mendekat kepada David Long Wajah Sarah tidak bisa dilihatnya dengan baik. Ia hanya melihat rambut Sarah yang berwarna warm hazelnut dan gaun berwarna putih. Ia bisa menebak kalau wanita itu adalah Sarah Li dari pakaian yang dipakai Serena dan Sisca yang terlihat sama dengan Sarah Li.
Itulah alasan ia bisa mendekati Sarah Li. David Long yang sudah mengunci energi Sarah ketika ia sedang merangkulnya. Membuat ‘mereka’ kesulitan dalam melacak dimana keberadaan Sarah Li. Ketika dirinya lepas dari pelukan David Long, sebenarnya ‘makhluk’ itu tidak terlalu mengenali Sarah Li. Mereka hanya memandangnya dan berusaha tampil sealami mungkin agar tidak ketahuan oleh Sarah Li.