Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 67


__ADS_3

Mereka berenam terlibat pembicaraan yang seru sampai


jam 11 malam. Sarah Li yang tidak bisa menahan kantuk sudah tertidur dipundak


Daniel dengan tenang.


“adik kedua sudah tidur, sebaiknya kalian kembali


kekamar.” kata Sisca sambil tersenyum menatap Sarah yang dari kecil sampai


sebesar ini tidak bisa  menahan kantuknya. Syukurlah Sarah sudah menikah


sudah ada yang akan menjaga adik kecil mereka dengan baik mulai sekarang.


Daniel menggendong Sarah, seolah sudah merasa


familiarSarah melingkarkan tangannya dileher Daniel dan menyandarkan kepalanya


didada bidang suaminya.


“semuanya kami permisi dulu.” kata Daniel yang


menghilang dari hadapan mereka semua hanya dalam hitungan detik saja.


Chandra yang belum biasa dengan semua keanehan


yang terjadi hanya bisa merasakan sensasi jantungnya berdetak dengan cukup kencang.


Bagi manusia biasa seperti dirinya benar – benar tidak biasa melihat hal ganjil


seperti tadi, dan mulai sekarang ia akan lebih sering melihat hal diluar


nalarnya.


Sampai dikamar, Daniel membaringkan Sarah dengan


perlahan dan menyelimutinya. Setelah mengganti dengan lampu tidur Daniel keluar


kamar dan melanjutkan pekerjaannya. Daniel memang seseorang yang gila dalam


bekerja. Ia bisa menghabiskan waktu 23 jam untuk bekerja dan hanya 1 jam waktu


dihabiskannya untuk beristirahat. Daniel mulai sibuk dengan dua laptop dan satu


tab ditangannya. Seolah tidak mengenal lelah Daniel terus bekerja sampai larut.


Sarah terbangun jam 3 pagi dan mendapati dirinya


sudah terbaring ditempat tidur. Dari sela pintu kamar terlihat cahaya dari


ruang tamu. Sarah membuka selimutnya dan berjalan keluar kamar. Disofa ruang


tamu, Sarah melihat Daniel yang masih sibuk bekerja.


“kamu tidak tidur?”


“belum mengantuk.” jawabnya singkat tanpa melihat


Sarah.


Sarah masuk ke kamar mandi dan tidak lama


kemudian keluar dan mengambil minuman dimeja. Tidak minum sama sekali dan tidak


tidur, aku yakin dia bukan hebat. Tapi sedang melakukan upaya bunuh diri. Sarah


duduk sambil minum air mineral yang ada didalam botol setelah membukanya.


Setelah selesai menghabiskan air satu botol sarah bicara


“awalnya aku mengira kalau menikah dengan kamu


akan sangat buruk. Ternyata jauh diluar perkiraanku. Sangat bagus bisa menikah


denganmu. Dengan kondisi malas minum dan tidur usia mu sepertinya tidak akan


panjang. Harta yang kau miliki akan menjadi milik ku. Ya,,, aku rasa sangat


mencukupi hidupku seumur hidup tanpa bekerja.” Kata Sarah sambil meletakkan


botol air mineral dimeja sambil berdiri da jalan kearah kamar tidur.


Daniel terdiam sejenak. Ia lupa kalau sekarang ia


sudah memiliki Sarah yang akan menemaninya tidur.


Sarah menutup pintu kamar dengan kuat seolah


sedang kesal sambil membanting pintu. Padahal tidak demikian, ia tidak sengaja


menutupnya dengan begitu kuat.


Daniel yang melihat Sarah menutup pintu dengan


kuat merasa tidak enak hati dan langsung mematikan laptop dan tabnya. Ia


berjalan dengan cepat kearah kamar dan melihat Sarah sudah berbaring ditempat


tidur dengan posisi menyamping membelakangi  Daniel.

__ADS_1


“maafkan aku. Aku berjanji tidak akan mengulangi


hal yang sama.”


“tidak peduli.” jawab Sarah singkat. Ia ingin


memberikan perlawanan yang seimbang ketika Daniel tadi berbicara dengannya.


“kamu marah.....”


“aku mau tidur.”


“maaf, aku mengalami kesulitan tidur ketika malam


hari.


Daniel mendekat kearah Sarah dan memeluknya dari


belakang. “maaf “ bisik Daniel.


Sarah bisa merasakan nafas Daniel berhembus


dilehernya. Sarah ingin mendorong pria ini agar menjauh darinya. Tapi nafas


Daniel menjadi lebih stabil, pria ini mulai terlelap dalam tidur. Luar biasa,


bisa langsung tidur ketika sudah bertemu dengan bantal padahal katanya ia


mengalami kesulitan tidur malam. Benar – benar lain dibibir dengan perbuatan.


Pikir Sarah.


Sarah dan Daniel tertidur dengan lelap malam


itu..


*****


Malam berganti pagi dan tidak ada tanda – tanda


pasangan pengantin baru ini akan bangun. Mereka sangat menikmati kehadiran


pasangan mereka masing – masing.


Sarah akhirnya terbangun jam 10 pagi. Kepalanya


berada dilengan Daniel dan tangannya dengan leluasa berada didadanya. Kakinya


dengan santai memeluk kedua kaki Daniel.


“untung dia belum bangun. “ bisik Sarah perlahan.


bergerak, kamu pasti akan terbangun. Jadi aku bersabar menunggu kamu bangun


istriku.”


Setelah sadar mendengar Daniel mengucapkan kata


istriku rasanya membuat Sarah merinding. Konotasi katanya membuat Sarah


membayangkan seorang istri menyiapkan sarapan, pakaian, memasak makan siang dan


malam dan membersihkan rumah seperti yang selalu dilakukan mamanya.


“biarkan sebentar lagi seperti ini.” kata Daniel


sambil merangkul Sarah


Sarah menyembunyikan wajahnya dilengan Daniel.


“aku belum gosok gigi.” Sarah menaikkan selimut dan menutup separuh wajahnya.


“lantas kenapa?? kita sudah bersama bukan satu


dua hari sayang.” Daniel mencium kening Sarah


“kita baru satu kamar 3 kali. Kamu bicara seolah


kita sudah bersama puluhan tahun.” protes Sarah


Daniel hanya tersenyum dan kemudian memejamkan


matanya lagi.


“kakak Daniel, aku ada dinas keluar kota hari


ini.”


“tidak masalah, nanti akan aku antar.”


“tidak perlu, aku akan pergi bersama rekan kantor.”


“sayang, hari ini semua pegawai masih menikmati


liburan mereka. Besok kunjungannya. Aku sudah kirim email keseluruh karyawan


yang akan pergi bersama denganmu. Mereka saat ini ada dihotel ini menikmati


liburan mereka selama 2 hari.”

__ADS_1


Sarah mengangkat kepalanya dan menatap Daniel


dengan tidak percaya.


Daniel mengangguk dan mengambil tabnya dari meja


sebelah kanannya   dan menyerahkan kepada Sarah.


“lihat lah...”


Sarah terkejut lagi – lagi ia tidak membaca email


dari perusahaan.


“menurut kamu apa yang salah denganku?”


‘tidak ada yang salah.” Daniel mengarahkan kepala


Sarah kepelukannya lagi.


“kenapa aku seperti kurang fokus dalam bekerja


belakangan ini??”


“menjadi seorang manusia ada waktunya rajin dan


menjadi santai. Saat ini kamu sepertinya memang butuh liburan untuk menenangkan


pikiran sejenak. “


“tidak mungkin seperti itu.” Sarah menolak mentah


– mentah jawaban Daniel yang mirip dengan perkataan papanya waktu itu.


“sebenarnya tidak masalah jika kamu tidak mau


mempercayai perkataan ku.  Aku pernah mengalami hal itu. Tiga bulan aku


tinggalkan pekerjaan dan menyerahkan semuanya kepada papa. Dan setelah kembali


aku menjadi lebih baik dan lebih fokus dengan pekerjaanku.”


“kamu mengatakan dengan mudah, aku merasa sungkan


memberikan pekerjaanku kepada kedua saudaraku.”


“tidak masalah, papa sudah menyerahkan sebagian


pekerjaan mu kepada kakak kedua. Dan setahu aku Chandra ikut menangani juga


proyek kerja sama dengan perusahaan kami. Dan sebagian kerja sama dengan


perusahaan Long dengan usaha pertambangan kali ini juga akan melibatkan Chandra


dalam menangani usaha hilir. “


“benarkah??” lagi – lagi Sarah tidak mengetahui


hal ini. Sarah membuka tab Daniel dan memeriksa email dari papanya dan ternyata


email ini di CC juga ke Sarah.


“sepertinya aku memang perlu berlibur.” kata


Sarah sambil melamun.


“tenanglah... kamu sedang tidak fokus sekarang,


aku tidak akan meninggalkanmu sendiri. Aku akan atur jadwal kita agar bisa


selalu bersama. Nana dan James sekarang seharusnya sedang membicarakan hal


itu.”


Sarah menggeser bantalnya dan menatap Daniel.


“kamu melakukan semuanya tanpa mengatakan


kepadaku sebelumnya??” Sarah merasa kehidupannya sudah mulai dikendalikan oleh


orang lain dan Sarah tidak suka itu.


“buka chat pembicaraan kita berdua.”kata Daniel


dengan santai.


Sarah membuka pesan masuk. Terlihat memang ada


pesan terkirim ke Sarah dan mengatakan kalau ia meminta ijin Sarah agar


mengatur jadwal kerja mereka bersama selama beberapa bulan kedepan. Dan anehnya


Sarah menjawab ‘oke.’


Sarah memeriksa nomor telepon dan profil dari


chat yang dikirim Daniel memang benar ini adalah kontak pribadinya. Lantas


kenapa ia tidak merasa ada menerima pesan ini?? Sarah melihat tab dan Daniel

__ADS_1


secara bergantian.


__ADS_2