
Sampai dirumah sakit kebetulan bertemu dengan Hans dan ia pun mengenali Sarah dengan cepat. Tapi tetap
berusaha menyembunyikan perasaan saling kenal diantaranya. Setelah memeriksa Sarah, Hans memberikan obat kepada Sarah dan kemudian memberikan petunjuk kepada Sarah agar luka bakar dan alerginya cepat semubuh. Sarah mengangguk, berusaha memahami semua perkataan Hans.
Setelah selesai dengan pemeriksaan, Sarah segera kembali kehotel dan masuk kedalam mobil. Mobil Sarah
dan Daniel berselisih jalan dan Daniel yang mengenali mobil miliknya langsung meminta supirnya untuk berputar balik mengejar mobil Sarah.
“berhenti ditaman itu..” kata Sarah menunjuk taman kota yang ada dipinggir jalan yang mereka lalui.
“tapi nona, kondisi anda belum pulih . Anda harus banyak istirahat dan mengobati luka anda dahulu.”
“aku butuh menyegarkan pikiranku…”
“baik nona…” tidak ada celah bagi pengawal wanita Sarah untuk menolak permintaan Sarah.
“tidak perlu khawatir, katakan saja kepada Daniel dimana aku sekarang. Dia akan segera mendatangiku.” kata Sarah sambil turun dari mobil dan berjalan kearah taman. Udara sejuk dan banyak pohon yang rindang membuatnya merasa nyaman. Akan sangat senang apabila ia bisa duduk diatas sana sambil menikmati udara yang sejuk ini.
“aku akan duduk disini, bisa kah kamu memberikanku air minum?? aku rasa sangat haus.”
“tapi nona, saya akan meninggalkan anda sendiri. “
“tidak masalah, aku akan menunggu disini.” Sarah duduk dikursi taman dibawah pohon yang sangat rindang.
Pengawal Sarah pergi meninggalkan Sarah sendiri, dengan perasaan tidak tenang. Ia merasa akan ada sesuatu yang terjadi jika ia meninggalkan Sarah Li sendiri. Ia adalah seorang pengawal yang bekerja dengan mereka dan mengikuti perintah atasannya. Sengan berat hati ia meninggalkan Sarah sambil menghubungi Daniel yang sudah sampai ditaman dan sedang memarkirkan mobilnya.
__ADS_1
Pengawal Sarah merasa ada yang aneh dan ia melihat Sarah sedang berbicara seorang diri. Pengawal Sarah yang masih berbicara dengan Daniel diponsel memberitahukan apa yang dilihatnya sekarang. Daniel menyuruh pengawal Sarah untuk kembali lagi dan jangan meninggalkan Sarah sendiri.
Pengawal Sarah kembali dan ketika ia kembali begitu mengedipkan mata sejenak, Sarah Li hilang dari pandagannya seperti debu yang tertiup angin. Daniel sampai dan berada dibelakang pengawal Sarah dan menanyakan dimana keberadaan Sarah Li. Ia mengatakan kalau Sarah Li tadi masih ada dikursi depan matanya, kemudian hilang begitu saja dan hitungan detik.
Daniel berusaha mencari keberadaan Sarah dan tidak menemukannya. Sarah seperti hilang dari bumi ini.
Energinya hilang tidak terlacak sama sekali.
“Shuwan….” Daniel meneriakkan nama Sarah yang baru berkali – kali tapi tidak ada jawaban sama sekali.
Daniel menghubungi papanya dan kemudian meminta Daniel mendatangi rumah mereka, karena mereka sudah
mendapatkan jawaban dari semua pertanyaan Daniel. Jantung Daniel berpacu dengan cepat dan hatinya tidak tenang. Detak jantungnya seolah memberitahukan kalau ia harus cepat karena satu detikpun akan sangat berguna untuk Sarah.
Daniel masuk kedalam mobilnya dan kali ini ia meminta pengawal Sarah yang membawa mobil. Begitu mobil berjalan ia langsung melakukan teleportasi menuju rumah papanya.
“semua menunggu diruang bawah tanah tuan…”
“terima kasih.” Daniel menepuk lengan pengawal rumah dan berjalan dengan cepat menuju keruangan bawah tanah yang dimaksud. Begitu sampai, tanpa ada basa – basi Daniel langsung bicara kepada semua orang yang ada didalam ruangan.
“Sarah hilang, apa yang harus aku lakukan…” kata Daniel dengan cemas.
Daniel melihat Sisca Li dan Jackie sudah ada didalam ruangan bersama David dan Andy Li yang sedang melihat kearah monitor besar.
“sarah ada dikediaman nenek Li. Jangan takut, pengawal kita sudah memantau kondisi didalam rumah selama
__ADS_1
beberapa minggu ini.” jawb David
“kenapa ia seperti itu?? kenapa ia berjalan seperti tidak memiliki nyawa…” kata Daniel yang cemas memandang
layar televisi dengan ukuran besar dihadapannya.
“adik kedua sedang dalam pengaruh nenek Li, lihatlah benang merah itu kembali muncul lagi. Seperinya mereka menanamkan benang itu ditubuh Sarah sudah sangat lama. Bisa jadi itu dilakukan mereka sejak adik kedua kecil dan tidak ada yang curiga dengan mereka karena bagaimana pun adalah keluarga kami.”
“sama seperti apa yang dialami papa semalam dan mama kamu, kami seperti dihipnotis untuk melakukan semua apapun yang mereka inginkan dan untungnya pada saat itu papa kamu datang depat waktu dan menyelamatkan kami berdua. Jika kami sempat mengatakan semua hal tentang rahasia pengintaian kita. Semua rencana akan gagal.” Andy Li memutarkan salah satu kamera pengintai diruangan tamu yang tersembunyi. Karena nenek Li menghancurkan semua camera pengawas dirumah Andy Li. Hanya yang tersembunyi dan tidak terlihat olehnya yang aman dari kerusakan dan masih bisa berfungsi dengan baik.
Daniel melihat Andy Li dan Mayleen berjalan dari kamar tidurnya berjalan bersama seperti orang yang sedang mimpi sambil berjalan. Mereka kemudian membuka pintu dan masuklah nenek Li. Semua pengawal terlihat berjalan seperti zombie. Daniel juga tidak bisa memastikan kalau itu adalah zombie, tapi dari film yang dilihatnya sangat mirip dengan gerakan mereka semua. Mereka terlihat masuk kedalam ruangan kamar salah satu pembantu keluarga Andy Li.
Nenek Li berdiri dan terdengar seperti sedang mengucapkan matra yang tidak jelas. Kemudian mereka saling berkelahi satu sama lain dan masuk kedalam kamar. Pintu tertutup dengan sendirinya. Sedangkan Andy Li dan Mayleen sudah duduk disofa ruang tamu seolah mengikuti perintah dari seseorang. Matanya terbuka tapi terlihat kosong.
Saat itu nenek Li akan menanyakan beberapa pertanyaan, David Long datang disaat yang tepat. Mengacaukan suasan hati nenek Li yang terlihat kesal melihat kedatangan David Long. Ia sungguh tidak mengira kalau David ada dirumah ini. Karena walau rumah ini sudah diberi mantra olehnya hanya keluarga Long yang tidak akan terpengaruh.
Daniel kembali menatap video Sarah Li dan nenek Li.
“aku akan segera kesana…” kata Daniel karena sudah tidak tahan dengan semuanya.
“jangan… kamu bisa merusak semua rencana kami” kata Jackie
“Sarah dalam bahaya….” Daniel sudah kelihangan akal sehat jika berhubungan dengan istrinya.
“sarah sudah mengetahui mengenai hal ini. Dia juga dengan suka rela pergi kesarang musuh untuk mencari kebenaran semuanya.” sambung Sisca Li
__ADS_1
“apa….” Daniel terkejut dan terdiam sesaat. Dia kira selama ini hanya Sarah yang tidak mengetahui semua rahasia kejahatan keluarganya. Kenapa dia bisa tahu hanya dalam waktu satu hari setelah ia kembali?? Semuanya seperti sebuah lelucon bagi Daniel. Ia yang berusaha menjaga rahasia tapi kenapa keadaan berbalik?? Ia jadi orang yang tidak mengetahui semua rencana yang dijalan kan kedua keluarga ini.