
Sarah masih tidak sadarkan diri sampai pagi menjelang. Sinar matahari membangunkannya. mata Sarah
menjelajahi isi kamar, suasananya sudah tidak asing lagi. Ini adalah pulau yang sama waktu mereka berlibur dulu. Tidak ada Daniel didalam kamar.
Sarah bangkit dari tempat tidur dan kemudian menuju ke kamar mandi. Sarah menggosok gigi sambil melihat kearah kaca. Perlahan - lahan ia mengingat semua peristiwa tadi malam. Sarah terdiam sejenak dan setelah ia mengingat semuanya, Sarah mempercepat kegiatannya dan kemudian segera keluar dari kamar dan mencari keberadaan Daniel Long.
Pelayanan rumah yang melihat Sarah mengatakan kalau Daniel sedang olahraga. Sarah yang masih terbalut
tangannya mencari keberadaan Daniel yang katanya lari disekitar pulau dan kemudian berenang. Tidak ada tanda - tanda keberadaan Daniel.
"Kamu mencari ku.... "
Sarah terkejut mendengar suara Daniel yang tiba-tiba muncul dibelakangnya.
"Kamu terkejut.... " Tanya Daniel sambil menatap Sarah
"Kamu muncul dengan tiba-tiba, menurut mu apa aku tidak terkejut.... " Jawab Sarah kesal.
Daniel tersenyum dan berkata " Maaf... Kamu sudah sarapan... "
Sarah menggelengkan kepalanya. " Apa yang terjadi tadi malam... Kamu masih berhutang penjelasan kepadaku.
"
Daniel mengangguk dan merangkul Sarah menuju ke dalam rumah. "Aku mandi dulu, tunggu aku dimeja makan.
"
Sarah duduk di ruang makan. Rumah ini terasa sunyi dan kosong. Jika sedang ingin menyendiri, maka suasana seperti ini akan sangat menyenangkan. Tapi bagi orang yang sedang memerlukan dukungan dari orang dekat dikeluarganya, maka suasana seperti ini sungguh sangat menyebalkan.
Seorang pelayanan wanita datang menghidangkan makanan kepada Sarah dengan senyum ramahnya ia pun berkata "apa ada yang ingin nona makan untuk siang dan malam hari.... "
"Apapun yang kamu masak, akan saya makan." Jawab Sarah dengan ramah
"Pastikan makanan untuk nona muda, memiliki kalsium tinggi. Sup tulang... Ya... Bantu sediakan itu
__ADS_1
setiap kali nona makan. "
"Baik tuan muda Long... " Kata pelayan wanita tersebut sambil undur diri.
"Cepat sekali kamu mandi.... "
"Jangan lupa nona muda Long, aku bisa memperlambat atau mempercepat waktu. "
Sarah membuka mulutnya sambil menguapkan makanan ke mulutnya. Ia tidak mau merespon kesombongan Daniel Long yang terlalu bangga dengan kekuatan yang dimilikinya.
"Ceritakan apa yang terjadi.... " sarah tidak suka basa basi dengan rasa penasarannya.
"Bagaimana kalau kita makan dulu.... " Daniel terkesan menunda-nunda waktu untuk memberikan penjelasan kepada Sarah. Dan Sarah semakin kesal karena nya.
"Malam ini kamu tidur diluar. " Aku akan mengunci rumah ini. Jika kamu berani masuk. Aku akan memberi mu pelajaran. " Ancam Sarah.
Mata Daniel membesar. Wanitanya sangat mengerikan ketika sedang marah. Lebih baik jangan membuat masalah ketika suasana hatinya sedang kesal.
"Hmmm mmh... Aku takut menceritakan kepadamu, kondisi sekarang belum kondusif. Aku takut menjadi beban pikiran mu. "
ketus.
Dengan berat hati Daniel Long mulai bercerita. .. malam. Itu ia melihat sosok seorang perempuan tua berdiri
didepan rumah keluarga Li. Perempuan tua itu kemungkinan adalah orang yang sama yang membuat Sarah tidak sadarkan diri pada saat setelah selesai acara resepsi pernikahan mereka beberapa waktu yang lalu.
Daniel baru mengetahui karena secara kebetulan ada mobil yang parkir dijalan dan menggunakan kamera pengawas pada mobilnya. Daniel meminjam memori kamera dan melihat hasil rekamannya. Betapa mengejutkan bagi Daniel, ketika tadi malam menemukan orang yang sama.
Hans dan pengawalnya kebetulan belum pulang dan masih berada diluar rumah keluarga Li. Karena merasa mencurigakan, Hans mengamankan wanita tua itu kerumah David Long.
Kebetulan disana David Long sedang melakukan investigasi kepada makhluk itu yang sudah mendapatkan beberapa informasi penting yang dilaporkan Aurora kepada dirinya. David memberikan informasi itu kepada seluruh keluarga Li kecuali Sarah dan juga kepada anggota keluarganya sendiri.
Adanya tambahan orang yang tertangkap merupakan hal baik bagi mereka bisa menanyai semua informasi tentang mereka dan apa yang akan dilakukan mereka kepada Sarah Li.
"Lalu... Kenapa aku harus dibawa kemari.... " Tanya Sarah Li
__ADS_1
"Karena mereka sekarang sedang mengincar dirimu. Dan kamu sedang dalam bahaya. Itulah alasan kami membawa kamu ketempat ini sekarang."
"Bagaimana dengan keluarga disana.... "
"Kamu tidak perlu khawatir karena bagaimanapun ada papa disana. Kedua mama kita juga memiliki kekuatan yang luar biasa. kelihatannya memang mereka tidak memiliki kekuatan apapun. tapi mereka memiliki kekuatan yang lebih dari yang dipikirkan. "
Sarah terdiam, memang ia sudah beberapa kali berbeda pendapat dengan mamanya dahulu. Mereka pernah bertarung dengan kekuatan mereka dan menghancurkan rumah mereka sendiri. Sarah mengangguk secara tidak sadar karena memahami keadaan yang sekarang. Mamanya memang bukan orang sembarangan. Bukan mereka yang harus dikhawatirkan tapi, dirinya sendiri yang harus mengkhawatirkan dirinya sendiri.
"Apa yang akan dilakukan disini.... Melarikan diri... " sarah merasa menjadi seorang yang lari dari pertempuran apabila ia hanya tahu bagaimana cara bersembunyi.
"Tentu tidak. Aku akan menjadi pelatih khusus untukmu. Selama beberapa bulan kita akan tinggal disini sampai kau benar-benar siap mengatasi semua permasalahan dalam dirimu.
"
"Apa yang harus aku pelajari dengan mu.... "
"Banyak hal.... Tenaga dari dalam. Dirimu perlu dibangkitkan dan dilatih agar bisa digunakan dengan
sebaik-baiknya. "
"Apa kamu punya pengalaman sebelumnya... "
"Kamu meragukan kemampuan ku.... "
"Tidak meragukan, hanya ingin memastikan bahwa aku akan dilatih dengan orang yang tepat. "
"Kamu akan melihatnya ketika sudah menjalani semuanya. "
"Bukankah kita pernah berlatih bersama.... " Sambung Daniel.
Sarah sudah tidak ingat masalah itu. Banyak hal yang sudah dilupakannya, hanya secara garis besar yang
diingatnya. Peristiwa waktu itu membuat dirinya banyak melupakan banyak hal pada masa lalunya.
Diamnya Sarah bisa dipahami Daniel, wanitanya bukan ingin melupakan sesuatu. Tapi keadaan yang membuatnya melupakan beberapa kenangan masa lalunya. Entah bisa kembali atau tidak, biarkan waktu yang akan menjawab semuanya. Karena bagaimanapun semua penyelesaian masalah yang terjadi pada hari ini, bergantung pada apa yang akan dilakukan Daniel sekarang.
__ADS_1
Jika ia berhasil melatih Sarah menjadi yang lebih baik, maka semuanya akan terselesaikan. Dan jika ia gagal.... Maka selamanya istrinya akan menjadi bulan-bulanan makhluk mengerikan itu. Semuanya tidaklah mudah, bisa atau tidaknya tidak hanya bergantung kepada dirinya tapi juga tergantung kepada Sarah Li. Bagaimana ia bisa sabar bisa menjadi kuat hanya dalam hitungan bulan saja. Bisa kah ia menahan semua rasa sakit yang akan dialaminya selama masa pelatihan?? Daniel tidak tahu jawaban pastinya, yang ia tahu sekarang adalah percaya kepada istrinya. Percaya ia akan bisa melewati semuanya.