Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 12


__ADS_3

Hubungan Sarah dengan Mayleen pun sudah romantis


lagi sebagai ibu dan anak. Pengalaman yang berhaga merubah segalanya.


Berkat keberadaan Sarah Li, David dan Huanran


sama sekali tidak merasa bosan diacara pernikahan seperti ini. Mereka berbicara


tentang banyak hal, mulai dari pekerjaan, hobi, tempat liburan bahkan sampai


kehidupan pribadi.


Alex datang menyela pembicaraan Sarah dan


Huanran.


“nona ketiga, maaf menggangu. Ini waktunya


berganti pakaian, sudah sore. Sebentar lagi acara melepas pengantin.”


Sarah melihat jam tangannya dan ternyata sudah


jam 3 sore.


“apakah kalian akan menunggu ku? Aku tidak akan


lama.” kata Sarah sambil melihat kembali jam tangannya


“tentu saja kami akan menunggumu sayang.” kata


Huanran sambil memegang tangan Sarah Li.


“om dan tante aku permisi sebentar ya…”


Sarah berbicara sambil berdiri dan kemudian dengan cepat berjalan mengikuti


Alex dengan meninggalkan sepatunya. Ia berjalan dikarpet tebal hotel tanpa alas


kaki.


“nona ketiga, pakaian anda sudah disiapkan.


Begitu acara selesai seluruh keluarga akan pergi berlibur. Pakaian disiapkan


oleh nyonya Li, saya harap anda tidak marah dengan nyonya Li.”


“tidak masalah paman, mama pasti tahu apa yang


terbaik bagi ku.” jawab Sarah Li santai


Alex berhenti sejenak dan berbalik badan. Ia


ingin memastikan orang yang berbicara dengan dirinya adalah Sarah Li yang asli.


Bukan orang lain yan menyamar menjadi Sarah Li. Tidak mungkin seorang Sarah


langsung menyetujui perkataan dirinya yang berhubungan dengan mamanya. Pasti


akan ada sanggahan atau penolakan dari Sarah.


“anda tidak apa-apa nona ketiga??” tanya Alex


ragu.


“paman, aku baik-baik saja. Berhentilah melihatku


seperti itu. Sangat mengerikan." protes Sarah


Setelah memastikan dari aura yang dimiliki tubuh


Sarah memang benar seorang Sarah yang dikenalnya selama ini, Alex kembali


berjalan menuju ruangan ganti pakaian dibelakang panggung pelaminan.


Sarah Li mengenakan drees dengan model A- line


dress, Pada bagian tubuh atas dibuat sesuai dengan ukuran tubuh dan bagian


bawahnya melebar. Albert membuat bagian bawah pakaian Sarah Li mengembang


dengan panjang selutut. Kaki indah Sarah Li terlihat jelas. Jika gaun merah


panjang yang dikenakan Sarah tadi membuatnya seperti wanita dewasa, dengan

__ADS_1


pakaian ini Sarah Li terlihat seperti anak gadis yang lucu dan manis.


Sarah Li juga mengganti model rambutnya dengan


model messy braided bud. Leher panjang na terlihat sempurna ditambah dengan


kalung emas putih dengan liontin berlian. Menambah sempurna penampilan Sarah.


Sarah mengenakan sepatu sneakers, sepatu dengan model statement heels dengan


desain bunga berwarna emas pada heelsnya masih tertinggal dimeja tempat


duduknya bersama Huanran.


Menjelang sore hari teman kantor Sarah banyak


yang datang, membuatnya lupa dengan kedua orang tua angkatnya yang masih setia


menunggu dirinya. Sarah sibuk menyapa semua orang, kegiatan yang lupa


dilakukannya dari siang sampai sore tadi.


Pukul 7 malam acara akan selesai, sudah tidak ada


lagi tamu undangan. Sarah masih berkeliling melihat karyawannya yang sedang


membereskan perlengkapan acara tersebut. Sarah mengumpulkan semua karyawannya


yang ikut membantu dari jam 6 pagi sampai jam 7 malam ini. Ada  20 orang


lebih yang terlibat dalam acara ini.


Sarah memberikan pidato kecil bersama semua


karyawannya


“terima kasih atas kerja keras kalian untuk seminggu


terakhir.  Aku tahu kalian bekerja siang dan malam, belum lagi banyak


kendala sepanjang persiapan acara. Aku sudah memberikan bonus satu bulan gaji


untuk kalian semua yang terlibat dalam acara ini. Mohon bantuannya untuk


membereskan semuanya. Karena ada urusan keluarga aku tidak bisa ikut bergabung


membungkukan tubuhnya memberikan penghormatan dan rasa terima kasihnya untuk


kerja keras mereka. Kemudian mereka saling bertepuk tangan untuk memberi


semangat atas kerja keras mereka.


Ponsel mereka berbunyi menunjukkan pesan masuk.


Bonus mereka benar-benar masuk satu bulan gaji sesuai dengan perkataan Sarah.


Wajah lelah mereka hilang berganti kebahagiaan.


“sudah masuk semua?” Sarah melhat  orang


sekelilingnya yang tersenyum puas.


“maaf aku tidak bisa membantu membereskan semua


ini. Dan maaf membuat kalian hanya tidur selama beberapa jam saja tadi malam.”


“tidak masalah nona ketiga Li.” Jawab mereka


bersamaan sambil tersenyum sungkan.


“aku sudah minta Nana siapkan makan malam untuk


kalian semua... “pembicaraan Sarah Li terputus karena Alex.


“maaf nona ketiga, sudah waktunya anda pergi.”


Sarah Li mengangguk.


“tunggu sebentar. Aku akan segera selesai. Paman


duluan saja.”


“Baik nona, mobil mini bus sudah terparkir di

__ADS_1


depan lobi hotel. Jika sudah selesai segera jumpai kami.” kata Alex sambil


undur diri dari hadapan Sarah.


Nana datang dengan beberapa orang dibelakangnya


sambil membawa beberapa kardus besar dan kotak makanan.


“nana akan membagikan kepada kalian semua ponsel


baru, keluaran dari perusahaan Li. Selamat menikmati semua pemberian dari


keluarga kami.”


“terima kasih nona Sarah Li. Anda sangat baik.”


Kata semua karyawan secara bersamaan.


Sarah Li tersenyum bahagia, ternyata membuat


orang lain bahagia bisa membuat hati kita menjadi bahagia juga. Selama ini


Sarah Li tidak pernah mengetahui mengenai hal ini. Biasanya dia selalu


beranggapan, jika seorang sudah digaji berarti ia harus bekerja dengan


sebaik-baiknya. Ia tidak suka mendengar keluhan dari karyawannya.


Semua harus bekerja dengan baik. Tidak pernah


memikirkan memberikan perhatian seperti ini kepada karyawannya. Jika tidak puas


antara gaji yang diberikan dengan pekerjaan, silahkan keluar dari perusahaan.


Baginya, diluar sana masih banyak orang yang membutuhkan pekerjaan, ia tidak


memerlukan orang lemah disekitarnya.


Sarah Li melambaikan tangannya kepada semua orang


yang ada didalam ruangan, sambil berjalan keluar dari ball room hotel miliknya.


Sepasang mata dari tadi tidak berhenti mengawasi gerakan Sarah tanpa


disadarinya.


“bu Nana, apakah itu benar-benar Nona Sarah Li??”


Nana mengangguk membenarkan perkataan salah satu


karyawan.


“baru beberapa hari yang lalu aku merasa dia


adalah orang yang dingin. Ternyata ia adalah orang yang sangat baik.”


“ia, aku juga pernah mendengar kalau nona Sarah


Li adalah orang yang kejam dan sangat mengerikan. Ternyata itu hanya berita


tidak benar.”


Suasana mendadak jadi ramai menceritakan kebaikan


Sarah Li. Nana hanya tersenyum, padahal yang dikatakan mereka semua tidaklah


salah.Semuanya benar, Sarah  Li 3 hari yang lalu memang berbeda dari Sarah


Li sekarang. 3 hari didesa sulam memberikan dirinya pengalaman hidup yang luar


biasa.


Bahkan Nana saja tidak percaya dengan Sarah Li


yang sekarang, benar-benar berubah 180 derajat. Nana kemudian membuka kotak


besar yang dibawanya kemudian membukanya. Ponsel keluaran terbaru sudah


disiapkan untuk semua orang. Bukan hanya untuk para karyawan yang melakukan


dekorasi dan mengawal acara berjalan dengan lancar. Pelayan, dan petugas dapur,


semua mendapatkan ponsel baru dan bonus gaji. Wajah bahagia tidak bisa ditutupi

__ADS_1


mereka. Mereka semua merasa bersyukur memiliki seseorang atasan seperti Sarah


yang sangat perhatian dan baik hati.


__ADS_2