Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 93


__ADS_3

Sarah Li mendengar namanya dipanggil dari sisi kanan dirinya. Ia menoleh dan melihat Daniel sedang berlari


kearahnya. Sarah melihat Daniel, menjadi bingung. Ia segera berlari menghindari Daniel.


Daniel mempercepat langkah kakinya mengejar Sarah Li.


Sarah Li menghentikan langkah kakinya “kenapa aku harus barlari ketika ada dia?? Seperti anak kecil saja.”


Gumam Sarah Li sambil memukul keningnya sendiri.


“bodoh sekali aku…. akan terlihat aneh jika aku melarikan diri sekarang.” Sarah Li memejamkan matanya, menyesali kebodohan dirinya.


Sarah Li masih bergelut dengan batinnya, sementara Daniel Long semakin mendekat.


“tunggu,,,,,” Daniel berteriak ketika melihat Sarah akan berjalan kembali.


Sarah harus mengentikan langkah kakinya karena disekitarnya banyak keluarga yang sedang berada dilokasi acara. Ia dan Daniel akan menjadi pembicaraan keluarga. Dan jika hal itu terjadi sudah dipastikan keluarga terutama kedua orang tuanya akan marah kepada dirinya.


Daniel sudah berdiri dihadapan Sarah dan mata Sarah terpejam. Rasa kesal terhadap pria ini berkali – kali


lipat rasanya. Daniel memegang kedua lengan Sarah Li.


“aku.... aku....” nafas Daniel belum stabil karena berlari mengejar Sarah Li.


Dengan sisa keberanian yang ada Sarah Li mengangkat kepalanya dan menatap Daniel dengan pandangan lurus.


“tidak perlu mengejarku. Jika memang lebih menyenangkan bicara dengan wanita lain.” Sarah bicara menatap


Daniel kemudian mengalihkan pandangannya kearah lain.


“wanita mana???” Daniel mengusap rambutnya yang bergaya militer sambil mengerutkan dahinya.


“sudah lah....” Sarah berjalan lagi kearah lokasi acara, dan tidak ingin memperbesar masalahnya dengan Daniel.


Bersamaan dengan itu, adik sepupu Sarah datang menyapa keduanya.

__ADS_1


“Kakak sepupu” sapa adik sepupu Sarah dari jarak 2 meter sambil melambaikan tangan


“panjang umur sekali baru dibicarakan langsung muncul orangnya.” gumam Sarah.


Daniel menatap Sarah dan sepupu Sarah secara bergantian. Ia masih belum paham dengan keadaan yang terjadi sekarang ini.


Sambil tersenyum yang dipaksakan sambil mengangguk dan melambaikan tangan. Kemudian sepupu Sarah melambaikan tangan kearah Daniel


“dasar pria genit. Memang susah memiliki suami yang merasa sebagai pria single.” Sarah bicara sambil merapatkan giginya dan meninggalkan Daniel.


“aku tidak merasa single. Aku adalah pria beristri.” jawab Daniel sambil menunjukkan jari manisnya yang masih


melingkar cincin pernikahan mereka berdua.


“pandai sekali kamu mengatakan hal seperti itu kepada diriku, apakah kamu ada mengatakan hal itu kepada wanita yang berusaha mendekati dirimu??” Sarah melanjutkan bicara dengan lantang dan tatapan tajam kepada Daniel.


Daniel menggaruk kepalanya yang tidak terasa gatal. “sayang aku tidak paham apa maksud perkataanmu.”


“dasar pria tidak peka. Pikirkan saja sendiri.”


Adik sepupu Sarah mendekati mereka berdua, melihat sepupunya mendekat Sarah semakin terasa panas. “dasar pria genit.” kata Sarah sambil membesarkan matanya menatap Daniel dan kemudian meninggalkan dirinya.


“memang pria sulit dipegang perkataannya.” gumam Sarah sambil masuk kembali keruangan acara.


Sarah terlihat cemberut ketika masuk ketempat acara. Sisca Li mendekati Sarah Li.


“apa terjadi sesuatu??? “ tanya Sisca Li yang sedang memegang gelas berisikan jus jeruk.


Sarah Li menatap kearah Daniel dan adik sepupunya yang sedang berbicara.


“waah,,, sepertinya mereka lebih akrab dari yang aku pikirkan.”


Sarah Li membuang pandangannya kearah lain. Semakin melihat kearah mereka rasanya otaknya semakin mendidih.


“sudah jangan terlalu dipikirkan, aku akan bicara dengan Daniel nanti.” Sisca Li menepuk perlahan pundak Sarah

__ADS_1


Li.


“tidak perlu kakak pertama, jika dia memang serius dengan hubungan ini maka dia akan menunjukkan sikapnya kepadaku. Tidak perlu harus diajarkan satu persatu.”  “tapi adikku, terkadang orang yang pintar dalam bisnis dan ilmu pengetahuan belum tentu pintar dalam hal percintaan. Daniel Long setahu kakak tidak pernah memiliki seorang wanita disisinya. Dia bukan tidak mencintaimu, hanya kurang pengalaman dan bisa menunjukkan perasaannya kepadamu.”


“kenapa kakak pertama terlalu membelanya?” Sisca mendapatkan tatapan tajam dari Sarah Li yang sedang


berbicara kepadanya.


“aku tidak membelanya, hanya merasa kasihan kepadanya. Kita sudah bersama dalam waktu yang cukup lama.


Apalagi kakak dan dia memiliki umur yang hampir sama. Dari kecil sejak menjadi klan manusia kami sekolah ditempat yang sama. Aku cukup tahu banyak hal tentang dia.” Sisca Li meminum habis jus jeruk yang ada didalam gelas yang sedang dipegangnya.


“kenapa kalian tidak bersama??” tanya Sarah sembarang.


Sisca Li menyentil kening Sarah Li “kamu terlalu banyak berpikir. Aku, dia dan kita semua seperti keluarga. Aku tidak mau mengambil pria yang jelas – jelas sudah menyukai wanita lain. “


Sarah Li langsung bersemangat dan merubah posisinya tepat didepan Sisca Li “kakak pertama, jelaskan kepadaku... bagaimana wanita yang disukai Daniel....”


Sisca Li menaikkan ujung bibirnya mendengar pertanyaan Sarah Li. “bukankah kamu tidak peduli dengan Daniel Long??   untuk apa bertanya hal seperti itu kepada kakak??”


Sarah Li salah tingkah mendengar perkataan Sisca Li. “tidak masalah jika kakak pertama tidak mau menjawab pertanyaan ku.”


Sisca Li merangkul adik keduanya “adik ku, bukan kah sudah sangat jelas.... dari dahulu sampai sekarang dia


hanya menyukai dirimu.”


Kilat kebahagaian terlihat jelas dimata Sarah Li. Kemudian ia mengalihkan pandangannya kearah lain, wajahnya kemerahan karena merasa malu mendengarkan perkataan kakak pertamanya.


“bukan kah kalian yang mengatakan kepadaku, perasaan orang bisa berubah.... Sudah begitu lama, bisa saja dia berubah pikiran.” Sarah Li mengalihkan pembicaraannya agar ia tidak terbawa suasana hatinya yang sedang terbang melayang.


“Daniel Long adalah seorang yang monoton adik ku, tidak punya banyak teman, hemat dalam bicara, kutu buku, tidak suka bergaul. Dulu waktu sekolah pergi kesekolah dan rumah. Tidak suka pergi ketempat lain bahkan jika itu acara perkemahan sekolah.” Jelas Sisca.


Ingatan Sisca kembali kemasa kecil mereka. Setelah berubah menjadi klan manusia, mereka sama sekali tidak memiliki apapun untuk bertahan menjadi manusia. Tidak memiliki pegetahuan, tidak memiliki uang dan terparah adalah tidak memiliki keahlian  sama sekali untuk bisa bertahan hidup.


Keluarga Long banyak berjasa kepada mereka. David Long memanggil guru les untuk mengajari mereka. Begitu juga Andy Li banyak mendapatkan pelatihan dan pelajaran langsung dari David Long. Mama mereka mendapatkan bantuan dari Huanran.

__ADS_1


Mereka disekolahkan dan menikmati fasilitas hidup dari keluarga Long. Saat itu Andy Li masih bekerja diperusahaan Long. Ketika David Long merasa Andy Li sudah memiliki kemampuan, ia memberikan modal agar Andy Li mendirikan perusahaan sendiri. Tapi saat itu ia masih mengawasi dan ikut membantu Andy Li dalam mengembangkan usahanya.


Huanran juga mengajarkan bisnis kecil – kecilan kepada Mayleen dan sampai mereka berdua memiliki usaha bersama dalam dalam konveksi dan perhiasan.


__ADS_2