Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 142


__ADS_3

Daniel yang terlambat datang diacara melihat kearah David Long yang sedang merangkul seorang wanita. Ia


sangat penasaran dengan wanita itu. Mamanya dan Mayleen seharusnya sedang berada di Paris untuk menghadiri pekan mode dunia. Dari bentuk tubuhnya, jelas bukan mamanya. Mirip Sarah Li. Tapi rambutnya bergelombang, panjang rambut juga berbeda dan wanita ini memiliki rambut berwarna warm hazelnut. Sarah Li memiliki rambut hitam panjang dan lurus. Jelas bukan istrinya.


Entah kebetulan atau tidah, setiap Daniel mencoba melihat dari arah yang lain. Sarah bergerak kearah lain, membuat Daniel tidak bisa melihat wajah Sarah Li dengan jelas. Daniel mengalihkan pandangannya kearah lain dan tidak menemukan Sarah Li. Daniel yang sedang berbicara dengan relasi bisnisnya menjadi tidak fokus mencari keberadaan istrinya.


Daniel melihat Sisca Li dan Serena Li sudah ada diruangan itu. Tapi tidak memperhatikan pakaian yang dipakai mereka sama warna dan coraknya, karena ditutupi oleh orang yang sedang berbicara dengan mereka. Daniel permisi dari rekan bicaranya dan menyingkir disudut ruangan untuk menelepon Sarah Li.


panggilannya terhubung tapi tidak diangkat.


“kamu lihat, David Long bersama wanita yang lebih muda. Sepertinya ia benar – benar berani menggunakan waktu untuk bersenang – senang selama istrinya tidak ada.”


Daniel yang mendengar kata – kata pria itu segera membalikkan tubuhnya kearah lain.


"wanitanya sangat cantik, jika ada kesempatan aku juga mau berkenalan dengannya.”


Daniel melirik kearah papanya yang masih memegang punggung wanita dengan gaun putih tersebut.  Karena penasaran Daniel mendekati David Long dan teman wanitanya. Selama menuju kearah papanya pikirannya kacau.


‘apa mungkin papa berani selingkuh selama mama tidak ada? Tapi hal itu kecil kemungkinannya karena


selama ia hidup bersama kedua orang tuanya mereka sangat serasi dan tidak pernah ada kata selingkuh dalam hidup mereka. Mereka berdua sangat tahu bagaimana cara mempertahankan hubungan mereka yang sudah berjalan selama beratus – ratus tahun dan mengalami pasang surut dalam rumah tangga.’ Daniel Long tepat berada dibelakang David Long


“papa….” Daniel menyapa dan dengan serentak David Long dan Gubernur melihat kearah Daniel. Sarah Li sengaja tidak membalikkan tubuhnya untuk melihat Daniel karena masih kesal dengan pria yang ada dibelakangnya itu.


“ah… putraku… perkenalkan pak Gubernur ini adalah putra ku….” David mengenalkan Daniel dengan penuh rasa bangga kepada Gubernur yang berdiri dihadapannya.


“Pak Daniel Long senang bisa bertemu lagi… kami adalah teman dekat, dulu kami adalah teman satu kampus dan sampai sekarang kami juga beberapa kali melakukan diskusi mengenai banyak hal.”


“benarkah?? Kenapa kamu tidak mengatakannya kepada papa???”


Daniel tersenyum “aku merasa hal ini bukan hal yang bisa dibanggakan.” Gubernur dan David Long tertawa bersamaan.


“kamu sangat beruntung memiliki istri yang cantik dan berpengetahuan luas. Aku sangat senang berbicara

__ADS_1


dengannya.” Gubernur melihat kearah samping kirinya yang berdiri Sarah Li sambil tersenyum kearahnya.


Sarah Li mengangkat gelas berisi jus jeruk ditangannya dan sambil tersenyum ia berkata “terima kasih atas pujian pak Gubernur.”


“ah… itu bukan pujian. Tapi kenyataan, lain kali akan saya undang secara resmi. Biasanya hanya Daniel yang


saya undang, bertambah lagi satu orang yang harus saya undang.”


Jantung Daniel berdetak lebih cepat, bagaimana mungkin ia bisa tidak mengenali istrinya dengan penampilan barunya. Potongan rambut lebih pendek dari pada biasanya dan rambutnya diwarnai. Selama ia mengenal Sarah Li yang selalu tampil apa adanya. Ia lebih menyukai penampilannya yang apa adanya.


“kalau begitu pak Gubernur, saya permisi dahulu karena acara akan segera dimulai.” kata Sarah.


“baiklah, silahkan….”  Gubernur memperisilahkan Sarah Li pergi lebih dahulu meminggalkan mereka.


“papa… aku permisi dahulu.” Sarah menganggukkan kepalanya kearah David Long dan pergi bergabung dengan kedua saudaranya.


Sementara Daniel masih terdiam memperhatikan Sarah Li yang dari belakang saja sudah terlihat luar biasa. Bagaimana jika ia terlihat dari depan??


bergabung karena Andy Li ingin ia bergabung dengan Jackie dan Chandra juga. Daniel Long segera permisi dengan teman dan papanya dan berjalan meningkuti Sarah Li dari belakang.


Pantas saja ia tidak bisa merasakan energi dari Sarah, ternyata papanya dari tadi mengunci energi yang dimiliki Sarah. Dan sampai sekarang Sarah Li dikelilingi cahaya berwarna emas yang melindunginya. Daniel berhasi menyusul Sarah dan berjalan disampingnya.


“kamu sengaja menghindariku??” tanya Daniel sambil berbisik.


“aku tidak mungkin bisa menghindari tuan muda Long.” Sarah menoleh kearah Daniel, dan untuk kesekian kalinya Daniel Long jatuh cinta lagi kepada Sarah Li. Penampilannya yang baru membuatnya terlihat sangat cantik dan Daniel menyukai tampilannya sekarang. Rambut bergelombang dengan warna hazelnut yang membuat wajah Sarah terlihat lebih muda.


Sarah tersenyum kepada Daniel seolah menutup perasaan kesal kepada pria ini;


“lantas menapa tidak mengakat telepon dari ku??”


"apakah itu penting??”


“tentu saja…”

__ADS_1


Sarah kembali berjalan dan mereka sudah hampir sampai kepada Andly Li dan kedua saudaranya. Daniel melihat keatas dan bawah ketiga penampilan keturunan Li benar – benar kompak. Dari model rambut, warna dan pakaian yang digunakan. Sarah Li berbisik kepada Daniel Long


“aku tidak mau merusak acara keluarga ku. Jadi jangan memancing amarahku.” Sarah Li bicara sambil tersenyum seolah tidak ada yang terjadi diantara mereka berdua.


“aku mencintaimu…. “ kata Daniel Long. Perkataannya didengar oleh saudara perempuan Sarah Li dan juga kakak iparnya.


“ehemmm..” mereka bermain mata satu sama lain menyindir Daniel dan Sarah Li.


“aku juga mencintaimu….” jawab Jackie sambil melihat kearah Sisca Li yang menahan tawa karena suaminya ikut mempermainkan Daniel Long dan Sarah Li.


Pipi Sarah Li memerah karena sindiran dari keluarganya dan kemudian menyiku perut Daniel Long.


“kamu ini benar – benar…” Sarah Li membesarkan matanya melihat Daniel yang terkesan tidak tahu malu.


aku mengatakan cinta kepada istriku apakah salah???” Tanya Daniel


Sarah Li menggelengkan kepalanya dan mengabaikan Daniel Long yang sedang menggodanya.


“sepertinya akan ada penerus raksasa Li dan Long sebentar lagi…” Chandra berbicara sambil melihat Serena


yang dari tadi tersenyum memandang adik ipar dan adik kecilnya sedang bermain cinta.


Andy Li bukan tidak mendengar ketiga anaknya dan menantunya sedang berbicara, ia hanya tersenyum sambil


mempersiapkan pidato pembukaan acara. Lampu diredupkan dan sorot lampu tertuju kepada  Andy Li, ketiga anak perempuannya dan ketiga menantunya.


“Selamat siang semuanya, terima kasih untuk kedatangan tamu undangan semuanya. Baik dari pejabat Negara dan pelaku usaha. Kedepannya dengan adanya acara ini diharapkan kita bisa saling membantu satu sama lain. Dalam mempermudah birokrasi dalam pembuatan ijin usaha, distribusi barang/jasa yang dilakukan para pengusaha, pelaporan pajak usaha maupun hal – hal lain yang bisa mempemudah jalannya usaha dan berguna


juga bagi pendapatan negara. Saya harap kedepannya acara seperti ini bisa dilangsungkan lebih baik lagi dan diskusi antara pengusaha dan pemerintah dapat sejalan sehingga bisa membatu ekonomi Negara dan memperluas lapangan pekerjaan.”


“saya tidak akan berlama – lama lagi karena menantu saya Daniel Long dari tadi dibelakang saya tidak berhenti


menggoda anak ketiga saya dan membuatnya malu… “ sambung Andy Li

__ADS_1


__ADS_2