
Matahari sudahbersinar dengan sempurna, rasa hangat sudah terasa ditubuh Sarah Li. Sepertisebuah semangat baru yang masuk kedalam dirinya.
“apa yang bisa memastikan kamu adalah Daniel Long yang asli??”
Daniel tersenyum dengan ujung bibirnya terangkat “aku sudah memberitahukanmu. Cincin yang kamu
gunakan itu tidak bersinar. Artinya kamu dalam keadaan aman karena sedang bersama denganku yang asli.” kata Asli ditekankan oleh Daniel sambil menatap Sarah.
“kemudian, jika saat ini kamu pun ragu apakah cincin ini asli atau tidak?? kamu boleh suruh orang untuk membukakan cincin ini. Pasti tidak ada yang bisa membukanya kecuali keluarga mu dan keluarga ku. Ini adalah rahasia lain dari cincin ini.”
Sarah melihat cincin ditangannya dan menatap Daniel dengan sangat waspada.
“nanti akan kita coba, sekarang mari kembali kekamar, sudah waktunya pemeriksaan pagi sebelum kita pulang kerumah.” sambung Daniel.
Sarah hanya mengangguk dan ia sangat ini membuktikan kebenaran perkataan Daniel kepada dirinya. Daniel mendorong kursi Sarah Li berkeliling taman dahulu sebelum masuk kedalam rumah sakit. Sarah menikmati paginya yang cerah, semoga setiap hari bisa merasakan perasaan senang seperti ini. Bisa tertawa bersama orang yang dicintainya. Hari – hari kedepannya tidak akan mudah. Ia harus menjadi wanita yang lebih kuat. Ia harus mencari solusi dari masalahnya sendiri.
“aku lelah,,,, kita kembali kedalam kamar saja.” kata Sarah
Hans berlari kearah mereka kemudian berkata “aku baru memeriksa penerbangan tante Huanran. Seharusnya mereka mendarat jam 10 pagi. Sekarang diruangan kamar sudah ada tante Huanran dan tante Mayleen. Aku sudah mengatur suster untuk membawa paman keruangan pemeriksaan. Dan tadi, aku sudah membawa paman kerumahnya. Sebaiknya jangan masuk kedalam….”
Sarah tidak
mendengar perkataan dari Hans tapi yang ia lihat cincinya bersinar, ada sesuatu
yang terjadi. Sarah melihat Hans dan kemudian melihat kearah Daniel. Yang mana
orang yang palsu sekarang, batin Sarah kembali meragukan semua hal yang ada
dihadapannya sekarang.
“aku mau kembali keruangan…” kata Sarah dengan nada memaksa.
__ADS_1
‘aku ingin memastikan semuanya… ‘ kata Sarah
‘aku bisa melihat sekarang ia sedang bercahaya….’ jawab Daniel.
“sebaiknya jangan kedalam, sangat berbahaya….” jawab Hans
“aku lelah,,,,” bantah Sarah.
Secara diam – diam Daniel melakukan telepati kepada Sisca Li untuk memeriksa jadwal penerbangan kedua ibu mereka dan memeriksa Andy Li yang masih tertidur didalam kamar inap tadi. Sisca Li yang masih tidur, langsung membangunkan Jackie untuk memeriksa kondisi papanya dirumah sakit. Sedangkan dirinya memeriksa jadwal penerbangan.
Sisca melihat jadwal pesawat mamanya dan memastikan kalau mamanya sudah memajukan jam penerbangannya. Dan jadwal kedatangan pesawat harusnya jam 5 subuh tadi dan David Long yang menjemput mereka dibandara. Jika tidak salah perhitungan, seharusnya mereka sudah sampai dirumah sakit.
Sisca menyampaikan hasil semua hasil penerbangan kedua ibu mereka kepada Daniel. Dan sekarang ia sedang menunggu Jackie yang mengunjungi Andy Li dirumah sakit. Jackie melihat papa mertuanya sedang tidur dengan pulasnya. Diruangan sudah ada ibu mertuanya yang duduk disampingnya dan melihat dengan tatapan penuh kesedihan. David Long dan Huanran ada diujung tempat tidur Andy Li. Mereka berdua saling merangkul.
Hans datang memeriksa kondisi Sarah Li dan Andy Li karena pagi ini mereka harus melakukan CT Scan sebelum kembali kerumah.
“selamat pagi….” Hans yang selalu ceria dan aktif masuk kedalam kamar dengan suara yang lantang
membuat Andy Li terkejut dan langsung bangun.
Andy Li langsung bangun dan mendapati istri dan besannya sudah berada didekatnya.
“kalian sudah sampai…. maaf aku tidak mendengar kalian datang.” Andy Li berusaha mengembalikan kondisi kesadarannya.
“om tidur lagi saja… aku akan segera kembali…” Hans bicara dengan sungkan kepada para orang tua yang menatapnya seperti seorang penganggu bukan seperti seorang dokter.
“kamu disini… lantas yang bersama Daniel dan Sarah dibawah?? Siapa??” Jackie yang juga baru bangun tidur langsung mendapat tugas penting dari istrinya baru mendapatkan garis lurus dari masalah yang terjadi.
“Sarah???” Andy Li langsung membusungkan dadanya dan melihat kearah samping kanannya yang sudah kosong tidak ada Sarah dan Daniel Long.
“dasar makhluk terkutuk….” David Long sangat kesal dan langsung hilang dari pandangan mereka.
__ADS_1
Daniel dan Sarah yang masih berhati – hati dalam bersikap menghadapi Hans yang ada dihadapan mereka. Kondisi Sarah sedang tidak menguntungkan, untuk melakukan teleportasi didepan umum seperti ini tidaklah mudah. Jika ada yang melihat, maka akan sangat tidak menguntungkan bagi mereka.
Hans memegang tangan Daniel, menahannya masuk kedalam rumah sakit. Sebenarnya siapa yang palsu sekarang?? apakah Hans atau Daniel?? yang pasti Sarah hanya ingin menyingkir dari keduanya sekarang.
“aku mau kekamar mandi…. kenapa kalian berdua sangat menyebalkan??” Sarah menutupi ketakutannya
dengan kemarahannya.
“maaf….” kata Daniel.
“lepaskan tanganmu…. istriku butuh kekamar mandi sekarang.” sambung Daniel.
“kalian sebaiknya ikuti aku…” kata Hans
“kamu gila, aku ingin kekamar mandi, kamu suruh aku ikut kamu??? kamu ingin aku buang air disini?” Sarah sengaja berbicara dengan suara kuat agar menjadi perhatian banyak orang yang sudah mulai ramai.
Hans terdiam dan melihat kearah sekitar.
“CEPATLAH….” kata Sarah dengan kesal.
“dokter…. pasien ini ingin kekamar mandi, kenapa bisa anda menahannya. Bukankah itu bisa membuatnya tambah sakit??” kata seorang nenek tua yang juga berjalan pagi disekitar taman dan kebetulan dari tadi mendengar Sarah ingin kekamar mandi tapi ditahan oleh Hans.
“keponakan
ku…..” David Long memukul dengan keras pundak Hans.
“aku baru menemuimu sekarang, beberapa waktu itu aku sangat sibuk…. terima kasih sudah merawat menantu dan besan ku dengan sangat baik.”
Begitu David Long tiba, cahaya yang ada dibatu cincin Sarah sedikit meredup, seperti memberi isyarat bahaya sudah sedikit bisa diatasi mereka.
“kamu bawa Sarah kedalam, ada yang mau papa bicarakan dengan Hans sekarang.” David memberikan kode mata kepada Daniel agar dia segera membawa Sarah ketempat yang aman. Rumah sakit ini sepertinya sudah dalam kondisi yang tidak aman bagi mereka.
__ADS_1
Daniel meminta tolong kepada Jackie agar membawa Andy Li kerumahnya dan memberitahukan kepada Hans yang ada diruangan kamar segera mengurus administrasi kepulangan mereka berdua. Jackie segera melaksanakan perintah Daniel dan dalam waktu singkat mereka sudah berada didalam kamar Andy Li.
Huanran, Mayleen dan Andy Li merasa bingung kenapa mereka langsung dibawa kerumah Andy Li, padahal seharusnya Andy Li harus melakukan pemeriksaan terlebih dahulu baru bisa kembali kerumah.