
‘perjanjian… pantas saja ketika saat itu ia sudah menghancurkan ikatan Sarah tapi ikatan itu kembali muncul
tanpa terlihat olehnya. Apa yang mereka lakukan sampai mereka harus mengikat hidup Sarah seperti ini??’
Daniel yang merasa penasaran mendatangi papanya yang masih diruangan control. David terlihat tidak peduli
ketika Daniel masuk kedalam ruangan, seolah tidak ada orang lain yang ada diruangan itu selain mereka berempat.
“papa… ada yang ingin aku bicarakan.” kata Daniel sambil menutup pintu ruangan.
David masih marah dengan putranya. Bertahun – tahun bersama baru kali ini putranya berubah sikap
kepadanya. Seperti bukan dirinya yang sebenarnya.
“papa….” Daniel mendekati David yang tidak memperdulikannya sama sekali.
“aku tahu aku salah, aku minta maaf. Aku akan berusaha memperbaikinya..” Daniel berusaha membujuk papanya yang sama sekali tidak mau terpengaruh dengan Daniel.
Andy Li, Jackie dan Sisca Li saling bertukar pandangan melihat perselisihan ayah dan anak ini. Sepertinya tidak menemui titik terang sama sekali. Sisca Li memberikan kode mata kepada papanya agar mau mendamaikan
mereka berdua.
Andy Li memejamkan matanya lebih lama sambil menaikkan alisnya melihat kearah putri pertamanya. Andy Li paham sekali David adalah orang yang keras kepala. Ditambah lagi Daniel orang yang tidak mau mengalah.
Jika kedua pria ini sudah berselisih paham, sangat sulit menyatukannya kembali. Diperlukan kesabaran yang ekstra untuk menjembatani perbedaan keduanya.
“PAPA….” Suara Daniel semakin keras karena kesal tidak dipedulikan oleh orang tuanya. Kondisi sudah genting, masih bersikap keras seperti ini… mau jadi apa kedepannya.
“Da….” David bicara bersamaan dengan Andy Li. Membuatnya terkejut dan melihat kearah Andy Li yang terlihat marah kepada anaknya.
__ADS_1
“Daniel Long…” kendalikan dirimu. Bentak Andy Li. David yang akan menjawab putranya, mengurungkan niatnya ketika suara Andy Li lebih kuat darinya.
“kendalikan dirimu nak.. semua hal bisa dibicarakan dengan baik – baik.” Jelas Andy Li
“duduklah…” Andy Li menggeser kursi disampingnya dan memberikannya kepada Daniel
Daniel yang baru kali ini melihat Andy Li marah, sedikit terkejut dengan sikapnya dan tiba – tiba menjadi
sangat penurut kepadanya.
“jelaskan kepada papa… apa yang mau kamu tanyakan…” kata Andy Li yang berusaha menggantikan David dalam menayakan kepada Daniel.
“tadi aku bertemu dengan Sarah… dan…. aku mengetahui satu hal… dia mengatakan… ada perjanjian antara mereka. Sehingga benang merah itu tidak bisa lepas darinya…” Daniel bicara dengan hati – hati kepada para orang tua, ia takut menyinggung perasaan salah satu dari mereka.
Andy Li menyilangkan tangannya didadanya. Ia mengatur nafasnya agar tetap stabil dan terlihat tenang untuk menjelaskan kepada menantunya walau hatinya juga sama seperti Daniel. Ia tidak tenang melihat putrinya berada disarang musuh yang kapan saja bisa mengalami nasib buruk.
“sebenarnya.. kami juga baru mengetahui mengenai perjanjian ini. Kalau….” Andy Li mengambil jedah untuk
“kalau… perjanjian ini hanya berakhir apabila salah satu dari mereka meninggal dunia.”
“APA….” Daniel tidak senang mendengar perjanjian gila yang melibatkan istrinya.
“jadi… selama ini, Sarah Li lah yang mengisi energi kepada nenek Li agar ia bisa bertahan hidup. Waktu itu
kamu pernah menghancurkan beberapa kali ikatan benang merah milik mereka. Tapi sayangnya dengan sendirinya setelah 3 hari mantra terputus mereka akan tersambung lagi. Jadi, walau Sarah sudah berganti identitas…. mereka akan mengetahuinya. Dan sejauh ini yang bisa melihat benang merah itu hanya Sarah.”
Daniel menggenggam erat jari tangannya. Kenapa semua hal ini bisa terjadi kepada dirinya tanpa ada habisnya. Daniel meletakkan tangannya didahinya. Jika bisa mengeluh ia akan mengeluh pada langit dan meminta agar tidak terlalu kejam kepada mereka berdua.
“selama 2 minggu kalian disana, Sarah mengatakan kalau benang merah itu berubah kehitaman. Seolah orang yang ada diujung benang sana tidak bisa mendapatkan energi dari Sarah. Dan ketika benang itu menghitam, energi ditubuhnya sangat stabil. Bahkan ketika ia lelah karena latihan yang kamu berikan, ia tidak merasa lelah seperti ketika energinya diambil oleh makhluk itu.” David melanjutkan perkataan Andy Li.
__ADS_1
“jika lama kelamaan hal ini dilanjutkan, Sarah pun pada akhirnya akan meninggal lebih cepat. Karena kata Sarah semakin hari ukuran benang itu semakin besar saja dan tubuhnya semakin cepat lelah. Jadi… sebenarnya yang egois itu adalah kamu kalau kamu tetap keras kepala seperti sekarang. MENGERTI…” David menguatkan suaranya ketika mengatakan kata ‘mengerti’ karena baginya seharusnya anak laki – lakinya paham mengenai keadaan sekarang ini yang tidak menguntungkan bagi mereka.
Daniel masih belum merubah posisinya. Mendengar dan matanya berkaca – kaca. Kenapa hal seperti ini bisa
terlewatkan begitu saja olehnya.
“jadi berhentilah mengganggu semua rencana Sarah Li disana, bertindaklah jika dia memberikan instruksi. Karena jika kamu menggagalkannya sekarang, maka kamulah pembunuh yang sebenarnya. ” David menunjuk – nunjuk putranya sebagai bentuk kekesalan dirinya.
“Seharusnya kamu bisa menganalisa, karena yang pernah melihat benang merah itu hanya kamu dan Sarah
Li. Coba kamu pikirkan, yang papa katakan sekarang benar atau tidak?? Hanya kamu yang bisa menjawabnya.”
Dalam diamnya, Daniel berusaha mengingat semua peristiwa yang pernah terjadi pada dirinya. Apakah memang benar, tapi ia tidak terlalu memperhatikan ukuran benang itu.
“lalu,, apa yang akan dilakukan Sarah Li disana.”
David menyandarkan dirinya pada sandaran kursi sambil melipat kedua tangannya didada.
“bukankah Sarah sudah mendatangimu tadi?” tanya Andy Li
Daniel mengangguk dengan cepat.. “ya…”
“saat ini tubuh Sarah Li dalam pengaruh mereka, tapi untungnya tidak dengan pikirannya.” sambung Andy Li.
“hari ini semua anggota sudah memasang alat pengintai dibukit kenangan. Kamu hanya perlu menunggu semua dari sini. Kita juga sudah punya satelit yang memantau langsung dari atas. Kita akan bergerak dari sini, diwaktu yang tepat. Jadi berhenti berpikir untuk kesana sekarang dan mengacaukan semuanya. “ Berkali – kali David Long menekan kan kalimat agar tidak mengganggu karena semua hal ini sangat penting bagi kehidupan mereka kedepannya.
Daniel mengulum bibirnya sambil menggukkan kepalanya “baiklah… aku paham.”
“satu lagi… Jackie, kamu akan memegang peranan yang sangat penting. Tepat pada tengah malam, itu hujan meteor akan turun. Salah satunya akan menabrak bumi. Segera ambil batu itu dan masukkan kedalam kotak ini. Energi darinya akan diperlukan Sarah. Aku harap kamu bisa cepat dan tepat mengatasi masalah ini.” Andy Li memberikan instruksi kepada Jackie.
__ADS_1
“kita hanya menghitung jam saja… aku harap kita semua bisa fokus dan konsentrasi dalam menjalankan semua tugas kita. Jangan melakukan kesalahan… “ David menatap mereka satu persatu.
“dan kamu Daniel Long… kendalikan emosi kamu. Mungkin kita akan menghadapi hal – hal diluar akal sehat. Dan menguras emosi. Kalau sampai gagal…. papa akan membalas kamu.” David menatap dingin Daniel Long. Tidak seperti biasanya, pria ini penuh kehangatan. Kali ini ia sangat dingin…. bahkan lebih dingin dari es