
Sarah mengenali mereka semua. Ia mengenali mereka semua. Sebagai sesepuh Li, ia memiliki 3 orang kakek dan
nenek. Keturunan Li yang merupakan sesepuh Sarah adalah kakek Li pertama, nenek Li dan kemudian kakek ke dua Li. Andy Li adalah anak dari nenek Li. Kakek dan nenek Li sangat meyayangi mereka demikian juga para suami dan istri mereka. Kehadiran mereka membuat Sarah terkejut.
“kamu sudah bekerja keras sayangku.... terima kasih sudah bertahan selama ini.” nenek Li mengusap kepala
Sarah Li.
“maaf seharusnya kami menyelesaikan semuanya..” kata salah satu dari 3 orang yang tidak dikenali Sarah siapa mereka.
“ia adalah leluhur suami kamu yang sudah meninggal. Mereka lah yang membiarkan Nuan nuan tetap hidup saat
itu, karena tidak tega dengan dirinya yang masih kecil waktu itu. Sayangnya mereka yang mengasuh Nuan Nuan secara bergantian meninggal dunia karena Nuan Nuan.” kata nenek Li
Sarah melihat wajah mereka satu persatu, dan ia memang tidak mengenali mereka sama sekali.
“saat itu terjadi semua sudah terlambat. Dia mengambil energi dari kakek pertama dan kemudian membunuh kami
satu persatu tanpa kami sadari. Maafkan kami... jika saja pada saat itu kami...” kata salah satu dari leluhur Long.
“kami adalah buyut dari Daniel... kami melihat semuanya dari langit sana dan memutuskan untuk menyelesaikan
semuanya sekarang. Kami tidak bisa sendiri, kami minta bantuanmu.”
Sarah merasa bingung karena tiba –tiba bertemu dengan leluhur dari keluarganya dan keluarga Daniel. Bukankah
berarti mereka semua sudah meninggal?? Lantas apa yang ditemuinya sekarang ini?? Hantu?? Roh?? Setan?? Satu hal yang dipastikannya adalah tidak ada rasa takut sama sekali. Lantas jika mereka sudah meninggal dunia kenapa mereka kembali dan hanya menemui dirinya?? Bukan kah lebih baik menemui David Long dan Andy Li yang jelas – jelas memiliki kekuatan lebih hebat dibandingkan dengan dirinya.
“kenapa harus aku??” dari sekian pertanyaan yang diajukan dirinya dalam hati.... hanya ini yang terucap Sarah Li
Rambut pendek Sarah diusap oleh salah satu leluhur Daniel Long.
“maaf karena kami harus menyusahkanmu nak.... Dalam dirimu ada energi yang tidak terbatas dan jika ia
berhasil menggunakannya... kehancuran dunia ada didepan mata. Harusnya memang kami yang menyelesaikannya. Tapi sepertinya lagit tidak menuliskannya seperti itu. Dalam cincin itu, masih ada energi dari kami yang tersimpan tanpa diketahui dirinya. Energi dari dalam dirimu ditambah lagi energi dari kami akan mampu menghancurkan dirinya. “
Sarah menaikkan cincinnya dan melihatnya lagi. Sarah sudah pernah beberapa kali menggunakan energi dari
cincin ini. Memang ini adalah satu – satunya energi yang tidak bisa diketahui oleh musuh. Tapi bagaimana menggunakannya, Sarah juga tidak mengetahuinya. Semua terjadi begitu saja. Bagaimana bisa menggunakannya sampai sekarang Sarah juga tidak mengetahuinya. Karena apa yang terjadi mengalir begitu saja. Diluar kendalinya.
Sarah mengangkat kepalanya dan melihat sekitarnya, para leluhurnya masih menatapnya dengan penuh harap. Sarah merasa sulit bernafas.
__ADS_1
“aku tidak sekuat yang kalian pikirkan...” kata Sarah berusaha memberikan penjelasan yang logis kepada
leluhur dan sesepuh.
Mereka menggeleng secara
bersamaan “kamu adalah gabungan dari 6 kekuatan kami sekaligus sayang.” Nenek
Li menyentuh pipi Sarah Li. Rasa hangat menyebar keseluruh tubuh Sarah.
“Kamu harus dengan cepat belajar mengendalikan energimu...” Sarah melihat leluhur Long yang lain bicara. Ia
sedang memegang bola kristal yang menunjukkan apa yang terjadi diluar sana. Anggota Long, David, Daniel Long dan papanya Andy Li sedang bertarung dengan makhluk itu. Sarah melihat tubuhnya terbaring diatas batu besar dan ada sosok menyeramkan berdiri disebelahnya. Gigi taringnya tumbuh semakin panjang, matanya berwarna merah menyala. Wajah pucatnya semakin menyeramkan saja.
“siapa.... siapa itu??” Sarah pun merasa takut melihat makhluk itu.
“Nuan Nuan” jawab nenek Li
“itu dia??’ Sarah bertanya dengan tidak yakin.
“ya.. ia hampir mencapai bentuk sempurnanya.” sambung leluhur Long.
“waktu kita tidak banyak.” katanya lagi.
Daniel dan yang lainnya mulai melakukan penyerangan kelokasi, karena makhluk itu terlihat sudah mulai melakukan ritual anehnya. Bulan sudah mulai terlihat bulat sempurna dengan warna kemerahan. Daniel mengambil tubuh Sarah dan menggendongnya.
Makhluk menyeramkan itu tampak tidak senang dengan apa yang dilakukan Daniel
“bunuh dia...” begitu makhluk itu mengatakan perintah, tangan Sarah mencekik leher Daniel dengan sangat kuat.
Daniel terkejut dengan apa yang dilakukan Sarah Li
“saya....ng ini a...ku” kata Daniel yang masih menggendong Sarah.
Sarah melonggarkan tangannya begitu Daniel bicara.
“kamu berani sekali melawan, lakukan yang diperintah tuanmu...” teriak wanita itu.
“maafkan aku....” kata Daniel dan satu tangannya menyentuh kening Sarah li dan membuatnya tidak sadarkan diri.
“apa yang kamu lakukan...”
__ADS_1
begitu makhluk itu mengatakannya Daniel menggerakkan tangan kanannya kearahnya dan seperti angin kencang
berhembus kearahnya dan membuat makhluk itu terpental jatuh ketanah.
“sialan..... serang dia...” teriak makhluk itu.
Sarah seperti orang lain, menyerang Daniel habis – habisan. Ia tidak mungkin membalas serangan dari
istrinya. Daniel hanya menghindar dari setiap serangan yang dilakukan oleh Sarah. Sesekali Daniel berteriak kepada Sarah
“ini aku..... sadarlah...”
Tapi sia – sia. Sarah Li dibawah pengaruhnya, ia menjadi tidak terkendali lagi. Sarah tidak hanya berani
mengelurkan tenaganya secara fisik melawan Daniel, ia juga sudah berani menyerang Daniel dengan tenaga dalam.
Sangat dramatis melihat orang yang saling mencintai saling bartarung. David yang melihat Sarah semakin jadi
menyerang Daniel segera pergi kearah belakang tubuh Sarah dan menepuk pundaknya. Sarah memejamkan mata sejenak dan membuka kembali matanya.
“apa yang terjadi.... “ Sarah melihat sekitarnya gelap gulita dan aroma pohon pinus tercium sangat kuat.
“nanti akan papa jelaskan,” jawab David Long.
“kamu..... hebat sekali...” makhluk itu bertepuk tangan seolah sedang menyaksikan acara yang menarik dihadapannya.
“Daniel Long... apa kamu tahu... istrimu dan papa kandungmu sudah menipu dirimu. Dibelakang mu mereka itu menjalin hubungan.”
David mengerutkan keningnya melihat makhluk itu berbicara omong kosong.
“apa kamu tahu... kenapa istrimu selalu menolak ajakan kamu ketika akan bersama.... Ya.... karena seperti apa yang kamu lihat sekarang...”
Daniel melihat papanya yang sedang merangkul Sarah Li.
“kamu tidak tahu.... mereka berhubungan selama ini, bahkan lebih dalam dari apa yang kamu pikirkan. Sungguh sangat kasihan sekali...” Makhluk itu mencoba terlihat bersedih, tapi sebenarnya ia jauh terlihat menyeramkan
dari pada bersedih. Mendengar suaranya sudah membuat bulu kuduk berdiri.
“jaga bicaramu Nuan Nuan...” bentak David Long
Mendengar kata Nuan Nuan ia kembali teringat apa yang tadi ditemuinya dialam bawah sadarnya.
__ADS_1
Nuan Nuan yang awalnya terkejut tiba – tiba tertawa lagi.
“luar biasa akhirnya kamu mengenali aku juga...”