Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 65


__ADS_3

Sarah dan Daniel sudah berada didalam ruangan


Sisca ternyata didalam ruangannya sudah ada Serena dan Chandra yang sedang


duduk diruangan tamu. Ruangan ini sama dengan ruangan Daniel, sangat luas. Ada


ruang tamu dan kamar diruangan terpisah.


“kakak kedua, sudah lama datang??” sapa Sarah


“tidak,, baru 10 menit yang lalu.” kata Serena


sambil melihat kearah jam tangan yang dikenakannya


Serena memakai pakaian tidur panjang. Pakaian


couple dengan Chandra hanya berbeda warna. Chandra mengenakan warna merah


sedangkan Serena memakai warna kuning. Chandra terlihat memperhatikan Daniel.


Tatapan matanya penuh tanda tanya kepada pria yang duduk dihadapannya. Ia ingin


menayakan langsung kepadanya, tapi ia merasa tidak sopan melewati kakak


iparnya.


Daniel melihat kearah Chandra dan tersenyum


kearahnya, sebenarnya Daniel sudah mengetahui isi pikiran Chandra. Tapi memilih


diam, bagaimana pun ia harus menghormati kakak iparnya.


Senada dengan Serena. Sisca dan Jackie keluar


dari kamar tidur dengan mengenakan pakaian tidur panjang couple. Hanya saja


mereka berdua mengenakan warna yang sama yaitu putih.


“apakah jika sudah menikah wajib memakai pakaian


couple seperti kalian ini?” Sarah menyilangkan tangannya dan bersandar disofa


sambil memperhatikan kedua saudaranya bergantian.


Sisca dan Serena menahan tawa melihat Sarah.


“sebenarnya tidak harus hanya saja terkadang akan


sangat lucu apabila pasangan mengenakan pakaian yang sama seperti ini.” Serena


tersenyum simpul melihat Sarah dan Chandra.


Sarah menggelengkan kepalanya sambil memutar bola


matanya. Kelakuan orang yang sedang jatuh cinta memang berbeda dengan orang


normal. Batin Sarah.


“kita lanjut saja ya….” Sisca duduk dihadapan


Daniel.


"tapi sebelumnya, aku minta kepadamu Chandra


agar mendengarkan kami dahulu baru akan diberikan waktu untuk bertanya."


Sisca bicara dengan sangat tegas. Sifat aslinya yang tegas dan tidak suka basa


- basi merupakan ciri khas dari keluarga  Li.


Dari cara Sisca bicara sudah terlihat jelas


wanita ini sering berhadapan dengan manusia yang mengetahui kalau mereka bukan


manusia biasa. Sarah memperhatikan Sisca bicara.


"Daniel Long, kamu baru satu hari menjadi


anggota keluarga Li, dan kamu sudah membuat masalah. Kamu tahu apa yang kamu


lakukan??" Sisca menatap lurus Danilel.


"tahu kakak pertama, aku sadar dengan apa


yang aku lakukan tadi." Daniel menjawab dengan santai.


"kalau kamu tahu, apakah kamu sadar itu

__ADS_1


sangat berbahaya??"


"tidak berbahaya sama sekali."


Sisca menyisir rambutnya dengan jari tangannya,


ada rasa tidak puas dalam hatinya dengan jawaban singkat dari Daniel


"kamu sudah melakukan keslahan besar."


"dimana letak kesalahanku??" Daniel


memegang dagunya sambil menyilangkan tangannya didada.


"pertama, kamu menghentikan waktu, apakah


kamu tidak sadar bagaimana jika ada klan lain yang ada disekitarmu melihat


perbuatanmu ??"


" hanya kedua orang tuaku yang tidak


terpengaruh dengan menghentikan waktu tadi. Jadi aku rasa tidak akan ada


masalah kakak."


"mereka tahu??" Sisca mengerutkan


keningnya, ia tidak habis pikir bagaimana mungkin kedua orang tua Daniel


membiarkan anaknya melakukan hal seperti itu.


"tadi aku sedang bersama kedua orang tua ku


ketika kalian baru tiba. Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan istriku yang


sedang tertekan dengan lampu kamera mereka..... Aku mengatakan kepada kedua


orang tuaku kalau aku akan menyelamatkan istriku. Mereka memberikan ijin dan ya


aku....... " Daniel bicara sambil memiringkan kepalanya menatap karah


Sisca kemudian berhenti tidak melanjutkan perkataanya karena Daniel menata


kearah Chandra yang sangat penasaran dengan Daniel.


hal yang ganjil dari perbuatanmu tadi??"


“tidak akan terjadi.” jawab Daniel dengan singkat


dan penuh percaya diri.


“karena aku tetap membuat kamera mereka menyala


tanpa blitz. Jadi dikamera mereka akan tetap merekam gambar kita ketika masuk


kedalam hotel.” lanjut Daniel


“wahhh.. kamu bisa melakukan hal seperti itu???”


Serena benar – benar kagum dengan kemapuan Daniel yang jauh diatas mereka.


“tentu saja bisa.” Daniel menjawab dengan tenang.


“buktikan.” kata Sarah


“lihat saja beritanya besok, atau aku bisa


membeli hasil gambar dari beberapa wartawan yang ada dilokasi.” Daniel merubah posisi


menatap kearah Sarah yang duduk disampingnya.


“sudah.. sudah... aku sudah kenal Daniel sangat


lama. Ini bukan pertama kali baginya melakuka hal aneh seperti ini. Ada banyak


hal lain yang belum kalian ketahui, jadi berhentilah mengkhawatikan sesuatu karena


dia adalah Daniel Long.” Jackie berbicara untuk menenangkan suasana yang


sedikit tegang.


Ia sangat paham dengan karakter dari istrinya


yang tidak mudah percaya dengan perkataan, semua harus berdasarkan data.


Mungkin tepatnya bukan hanya istrinya, ketiga putri dari Andy Li mempunyai

__ADS_1


sifat yang sama.


“aku harap kedepannya kamu lebih berhati – hati,


seperti yang kamu ketahui kami tidak pernah menggunakan energi kami secara


terang – terangan seperti yang kamu lakukan. Adik kedua menjadi incaran dari


salah satu klan, kami tidak mau keselamatannya tergadaikan hanya karena hal


sepele. “ Sisca bicara sambil melihat kearah Sarah dan Daniel secara


bergantian.


“kakak ipar pertama tenang saja, aku suami Sarah.


Aku mencintainya dan aku punya kewajiban untuk menjaga dirinya. Tidak akan aku


biarkan satu orang pun berani menyentuh dirinya.”


Sarah terdiam melihat tatapan hangat Daniel


kepada dirinya.


“bagaimana dengan hal yang tadi,,,” kata Sarah


dengan mata berkaca – kaca.


“aku juga belum bisa memastikannya, seharusnya


tidak ada penyusup seperti itu diacara tadi. Tapi kenapa dia bisa berada


dihotel ini.. team aku sedang melakukan investigasi.” Daniel menggengam tangan


Sarah.  Dan Sarah dengan membatu melihat tangannya dan Daniel bertaut.


“apa yang terjadi tadi??” tanya Serena


“aku merasa ada yang sedang mengintaiku tadi


ketika baru sampai ditempat acara. Tepatnya ketika papa dan om David berpidato.


Aku merasa sangat takut dan energi ditubuhku rasanya seperti keluar dari dalam


tubuhku tanpa terkendali. Tapi aku tidak bisa mengetahui siapa yang


melakukannya. Aku tidak bisa melacak orang yang melakukan hal itu.” Wajah takut


tidak bisa disembunyikan Sarah.


“kemudian.. Daniel memberikan energinya dan


.....” Serena berkata sambil mengangguk perlahan.


“pantas saja tadi aku melihat tubuh kalian berdua


berwarna kemerahan. Seperti segel energi tubuh.” Serena berbicara melihat Sarah


dan Daniel yang masih berpegangan tangan kemudian melihat kearah dirinya.


“dari sumber internal, mereka sepertinya sudah


mulai berani menunjukkan diri mereka secara terang – terangan. Kita harus


waspada kepada semua orang yang mendekati adik kedua. Dan kamu Daniel, kakak


harap bisa menjaga Sarah dengan baik. Dia adalah adik kesayangan kami, dan kami


tidak ingin dia teluka.”


“kakak ipar pertama tenang saja, aku mencintainya


lebih dari apapun didunia ini. Sudah pasti aku akan menjaga dirinya.”


“sudahah.... kamu tidak perlu takut, Daniel bisa


dipercaya dan sangat kuat. Dia sudah menunjukkan kehebatannya dalam melindungi


adik kedua dengan sangat baik. Dan kedepannya pasti akan selalu begitu.”


Jackie memejamkan matanya sejenak sambil


mengangguk. Sebagai seoarang sahabat ia paham betul bagaimana seorang Daniel


Long. Ia memiliki jaringan yang luas dan mata – mata dari berbagai klan yang


tersebar diseluruh dunia. Tentu saja, jika untuk melindungi Sarah Li bukan

__ADS_1


perkara yang sulit baginya.


__ADS_2