
Sarah dan Daniel sudah berada didalam ruangan
Sisca ternyata didalam ruangannya sudah ada Serena dan Chandra yang sedang
duduk diruangan tamu. Ruangan ini sama dengan ruangan Daniel, sangat luas. Ada
ruang tamu dan kamar diruangan terpisah.
“kakak kedua, sudah lama datang??” sapa Sarah
“tidak,, baru 10 menit yang lalu.” kata Serena
sambil melihat kearah jam tangan yang dikenakannya
Serena memakai pakaian tidur panjang. Pakaian
couple dengan Chandra hanya berbeda warna. Chandra mengenakan warna merah
sedangkan Serena memakai warna kuning. Chandra terlihat memperhatikan Daniel.
Tatapan matanya penuh tanda tanya kepada pria yang duduk dihadapannya. Ia ingin
menayakan langsung kepadanya, tapi ia merasa tidak sopan melewati kakak
iparnya.
Daniel melihat kearah Chandra dan tersenyum
kearahnya, sebenarnya Daniel sudah mengetahui isi pikiran Chandra. Tapi memilih
diam, bagaimana pun ia harus menghormati kakak iparnya.
Senada dengan Serena. Sisca dan Jackie keluar
dari kamar tidur dengan mengenakan pakaian tidur panjang couple. Hanya saja
mereka berdua mengenakan warna yang sama yaitu putih.
“apakah jika sudah menikah wajib memakai pakaian
couple seperti kalian ini?” Sarah menyilangkan tangannya dan bersandar disofa
sambil memperhatikan kedua saudaranya bergantian.
Sisca dan Serena menahan tawa melihat Sarah.
“sebenarnya tidak harus hanya saja terkadang akan
sangat lucu apabila pasangan mengenakan pakaian yang sama seperti ini.” Serena
tersenyum simpul melihat Sarah dan Chandra.
Sarah menggelengkan kepalanya sambil memutar bola
matanya. Kelakuan orang yang sedang jatuh cinta memang berbeda dengan orang
normal. Batin Sarah.
“kita lanjut saja ya….” Sisca duduk dihadapan
Daniel.
"tapi sebelumnya, aku minta kepadamu Chandra
agar mendengarkan kami dahulu baru akan diberikan waktu untuk bertanya."
Sisca bicara dengan sangat tegas. Sifat aslinya yang tegas dan tidak suka basa
- basi merupakan ciri khas dari keluarga Li.
Dari cara Sisca bicara sudah terlihat jelas
wanita ini sering berhadapan dengan manusia yang mengetahui kalau mereka bukan
manusia biasa. Sarah memperhatikan Sisca bicara.
"Daniel Long, kamu baru satu hari menjadi
anggota keluarga Li, dan kamu sudah membuat masalah. Kamu tahu apa yang kamu
lakukan??" Sisca menatap lurus Danilel.
"tahu kakak pertama, aku sadar dengan apa
yang aku lakukan tadi." Daniel menjawab dengan santai.
"kalau kamu tahu, apakah kamu sadar itu
__ADS_1
sangat berbahaya??"
"tidak berbahaya sama sekali."
Sisca menyisir rambutnya dengan jari tangannya,
ada rasa tidak puas dalam hatinya dengan jawaban singkat dari Daniel
"kamu sudah melakukan keslahan besar."
"dimana letak kesalahanku??" Daniel
memegang dagunya sambil menyilangkan tangannya didada.
"pertama, kamu menghentikan waktu, apakah
kamu tidak sadar bagaimana jika ada klan lain yang ada disekitarmu melihat
perbuatanmu ??"
" hanya kedua orang tuaku yang tidak
terpengaruh dengan menghentikan waktu tadi. Jadi aku rasa tidak akan ada
masalah kakak."
"mereka tahu??" Sisca mengerutkan
keningnya, ia tidak habis pikir bagaimana mungkin kedua orang tua Daniel
membiarkan anaknya melakukan hal seperti itu.
"tadi aku sedang bersama kedua orang tua ku
ketika kalian baru tiba. Bagaimana mungkin aku bisa membiarkan istriku yang
sedang tertekan dengan lampu kamera mereka..... Aku mengatakan kepada kedua
orang tuaku kalau aku akan menyelamatkan istriku. Mereka memberikan ijin dan ya
aku....... " Daniel bicara sambil memiringkan kepalanya menatap karah
Sisca kemudian berhenti tidak melanjutkan perkataanya karena Daniel menata
kearah Chandra yang sangat penasaran dengan Daniel.
hal yang ganjil dari perbuatanmu tadi??"
“tidak akan terjadi.” jawab Daniel dengan singkat
dan penuh percaya diri.
“karena aku tetap membuat kamera mereka menyala
tanpa blitz. Jadi dikamera mereka akan tetap merekam gambar kita ketika masuk
kedalam hotel.” lanjut Daniel
“wahhh.. kamu bisa melakukan hal seperti itu???”
Serena benar – benar kagum dengan kemapuan Daniel yang jauh diatas mereka.
“tentu saja bisa.” Daniel menjawab dengan tenang.
“buktikan.” kata Sarah
“lihat saja beritanya besok, atau aku bisa
membeli hasil gambar dari beberapa wartawan yang ada dilokasi.” Daniel merubah posisi
menatap kearah Sarah yang duduk disampingnya.
“sudah.. sudah... aku sudah kenal Daniel sangat
lama. Ini bukan pertama kali baginya melakuka hal aneh seperti ini. Ada banyak
hal lain yang belum kalian ketahui, jadi berhentilah mengkhawatikan sesuatu karena
dia adalah Daniel Long.” Jackie berbicara untuk menenangkan suasana yang
sedikit tegang.
Ia sangat paham dengan karakter dari istrinya
yang tidak mudah percaya dengan perkataan, semua harus berdasarkan data.
Mungkin tepatnya bukan hanya istrinya, ketiga putri dari Andy Li mempunyai
__ADS_1
sifat yang sama.
“aku harap kedepannya kamu lebih berhati – hati,
seperti yang kamu ketahui kami tidak pernah menggunakan energi kami secara
terang – terangan seperti yang kamu lakukan. Adik kedua menjadi incaran dari
salah satu klan, kami tidak mau keselamatannya tergadaikan hanya karena hal
sepele. “ Sisca bicara sambil melihat kearah Sarah dan Daniel secara
bergantian.
“kakak ipar pertama tenang saja, aku suami Sarah.
Aku mencintainya dan aku punya kewajiban untuk menjaga dirinya. Tidak akan aku
biarkan satu orang pun berani menyentuh dirinya.”
Sarah terdiam melihat tatapan hangat Daniel
kepada dirinya.
“bagaimana dengan hal yang tadi,,,” kata Sarah
dengan mata berkaca – kaca.
“aku juga belum bisa memastikannya, seharusnya
tidak ada penyusup seperti itu diacara tadi. Tapi kenapa dia bisa berada
dihotel ini.. team aku sedang melakukan investigasi.” Daniel menggengam tangan
Sarah. Dan Sarah dengan membatu melihat tangannya dan Daniel bertaut.
“apa yang terjadi tadi??” tanya Serena
“aku merasa ada yang sedang mengintaiku tadi
ketika baru sampai ditempat acara. Tepatnya ketika papa dan om David berpidato.
Aku merasa sangat takut dan energi ditubuhku rasanya seperti keluar dari dalam
tubuhku tanpa terkendali. Tapi aku tidak bisa mengetahui siapa yang
melakukannya. Aku tidak bisa melacak orang yang melakukan hal itu.” Wajah takut
tidak bisa disembunyikan Sarah.
“kemudian.. Daniel memberikan energinya dan
.....” Serena berkata sambil mengangguk perlahan.
“pantas saja tadi aku melihat tubuh kalian berdua
berwarna kemerahan. Seperti segel energi tubuh.” Serena berbicara melihat Sarah
dan Daniel yang masih berpegangan tangan kemudian melihat kearah dirinya.
“dari sumber internal, mereka sepertinya sudah
mulai berani menunjukkan diri mereka secara terang – terangan. Kita harus
waspada kepada semua orang yang mendekati adik kedua. Dan kamu Daniel, kakak
harap bisa menjaga Sarah dengan baik. Dia adalah adik kesayangan kami, dan kami
tidak ingin dia teluka.”
“kakak ipar pertama tenang saja, aku mencintainya
lebih dari apapun didunia ini. Sudah pasti aku akan menjaga dirinya.”
“sudahah.... kamu tidak perlu takut, Daniel bisa
dipercaya dan sangat kuat. Dia sudah menunjukkan kehebatannya dalam melindungi
adik kedua dengan sangat baik. Dan kedepannya pasti akan selalu begitu.”
Jackie memejamkan matanya sejenak sambil
mengangguk. Sebagai seoarang sahabat ia paham betul bagaimana seorang Daniel
Long. Ia memiliki jaringan yang luas dan mata – mata dari berbagai klan yang
tersebar diseluruh dunia. Tentu saja, jika untuk melindungi Sarah Li bukan
__ADS_1
perkara yang sulit baginya.