Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 173


__ADS_3

“aku akan ganti pakaian, kita akan lanjutkan latihannya.” Sarah bicara dengan penuh percaya diri dan berjalan meninggalkan Daniel yang masih memegang surat dan menatap punggung Sarah ketika berjalan.


Sarah Li yang mengalami krisis kepercayaan, sekarang harus menghadapi krisis keberanian. Semua hal ditakuti oleh wanita itu sekarang. Ia hanya berusaha menjadi lebih tegar agar dia tidak terlihat lemah. Semua orang dicurigainya, semua hal terlihat ganjil dimatanya. Tidak ada yang benar semuanya terlihat salah.


Sarah sudah berjalan kembali kearah Daniel dengan menggunakan kaos putih polos dan celana pendek. Rambut diikat ekor kuda. Wajahnya penuh semangat, seolah tidak ada yang bisa menghalanginya saat ini. Rasa percaya dirinya yang tinggi membuat dirinya berkilauan dimata Daniel


“kenapa kamu diam??” tanya Sarah yang melihat Daniel hanya menatap dirinya tanpa ekspresi sama sekali.


“kamu baru tidur beberapa jam saja. Sebaiknya istirahat saja dahulu…”


“tidak..” Sarah menjawab dengan cepat tanpa berpikir panjang


Daniel tidak ada pilihan selain melakukan semuanya. Daniel kembali membawa Sarah keruangan bawah tanah, kali ini keruangan rahasia lainnya. Sarah terkejut dengan perlengkapan olah raga yang sangat lengkap seperti pusat kebugaran pada umumnya. Sarah menatap satu persatu alat olah raga dan menatap Daniel. Pantas saja tubuh pria ini sangat bagus. Jika ia berlatih dengan alat olahraga selengkap ini.


Lamunan Sarah Li terbang bebas keudara. Begitu Daniel menyuruhnya untuk berlari selama 10 menit dengan kecepatan sedang dan 30 menit dengan kecepatan tinggi. Sarah tersenyum, hanya 40 menit apa susahnya???


Batinnya menolak untuk protes dengan perkataan Daniel. Sarah yang tidak suka dengan olah raga sudah mulai kewalahan di 10 menit awal. 40 menit menunggu seperti seseorang yang akan mendatangi sambil membawa pisau tajam dan bersiap untuk menusuk dirinya.


“tidak bisakah kamu membiarkan aku beristirahat??”


 Daniel melihat jam tangannya… Seolah Sarah adalah orang yang membuang – buang waktu berharga miliknya. Daniel mengalungkan handuk kecil dilehernya dan sambil melakukan video konfres ia berlari dengan kecepatan tinggi. Tidak ada kata apa pun yang diucapkan Daniel. Ia hanya menunjukkan dengan caranya. Sarah melihatnya, dan memutuskan tidak mau kalah dari pria ini.


Sarah berdiri dan mengatur nafasnya agar kembali stabil. Sarah berlari disebelah Daniel, memulainya dengan kecepatan sedang dan kemudian mempercepat larinya. 5 menit saja kakinya serasa sudah kaku. Pria ini bisa dengan mudah konsentrasi dengan pekerjaan sekaligus berlari dengan cepat. Nafasnya juga sangat stabil. Berbeda dengan Sarah yang sudah hampir kehilangan nafas.


40 menit serasa 40 jam. Kaki Sarah bergetar setelah melakukan hal itu. Ia berbaring di lantai dan mengatur nafasnya yang hampir habis. Daniel terlihat duduk dengan santai sambil meluruskan kakinya dan hanya melihat Sarah. Pria ini nyaris tidak bicara kepada dirinya sejak tadi.

__ADS_1


“10 menit istirahat.”


 Setelah hampir 1 jam pria ini baru ini berbicara dengan dirinya. Sarah menatap kelangit – langit sambil mengatur nafasnya. Ia kemudian duduk dan memijat kakinya yang terasa kaku. Waktu sangat cepat berlalu.


“Waktu istirahat selesai. Lakukan squat jump sebanyak 100 kali.”


“apa….” Sarah yang merasa kakinya masih keram ingin protes kepada Daniel. Pria dengan gaya militer ini menganggapnya apa?? 100 kali??? Ia semakin meragukan kalau Daniel adalah manusia. Sikapnya membuat Daniel terlihat lebih mirip dengan batu dibandingkan dengan manusia. Tidak memiliki perasaan dan keras kepala seperti batu.


“200…” Daniel mengkoreksi perkataannya dan kemudian melakukannya dihadapan Sarah.


 Sarah tidak percaya hanya mengomentari dengan kata ‘apa’ bisa membuat jumlahnya meningkat 100 kali lipat. Sarah hanya bisa membuka mulutnya, ia tercengang melihat sifat asli Daniel Long. Ternyata rumor diluar sana benar adanya. Ia adalah seorang bertangan dingin dan berhati dingin. Sarah jadi mempertanyakan apakan pria ini memang memiliki hati??


Sarah melakukan squat jump bercampur dengan rasa marahnya. Ia sangat kesal kenapa pria ini begitu gemar dalam menyiksa orang lain. Belum sampai 100 tapi tangan dan kaki Sarah sudah bergetar. Ia berbaring di lantai yang dialasi oleh bahan karet. Nafas Sarah tidak beraturan, lelah sudah menguasai tubuhnya. Batas maksimal yang bisa dilakukannya hanya 50 kali. Sungguh tidak sanggup lagi,,,, hati Sarah sudah menyerah dengan keadaannya sekarang.


Ia memang tidak pernah berolah raga, lebih tepat tidak suka dengan olah raga. Sarah paling benci dengan lelah dan tubuhnya berkeringat. Kali ini harus memaksa diri sampai harus mandi keringat.


“5 menit…” kata Sarah. Ketika Sarah menaikkan tangan kanannya dan menunjukkan ke lima jarinya, rasa nyeri dirasakan Sarah. Sarah tidak mengeluh, hanya menggigit bibirnya menahan rasa sakit tangannya.


Daniel yang melihat Sarah pergi meninggalkan Sarah yang sedang meringkuk menahan rasa sakit pada tangannya. Tidak lama Daniel kembali dengan membawa kotak obat dan duduk disamping Sarah yang sedang memiringkan tubuhnya sambil menahan rasa sakit ditangannya.


“luka mu belum sembuh, jadi sebaiknya aku akan gips kembali tanganmu.”


“tidak… “ kata Sarah dengan mata merah karena menahan tangis.


“bagaimana bisa aku membiarkan kamu seperti ini. Harusnya gipsnya dibuka 2 minggu lagi.”

__ADS_1


“mudah bagi kamu berbicara, tapi aku yang merasakan tangan digips benar – benar menderita. Aku harus menahan rasa gatal.”


“baiklah jika kamu tidak mau digips, kamu harus menggunakan bidai. Agar posisi tulang yang masih terluka bisa sembuh kembali dengan cepat.”


Daniel mengeluarkan sesuatu dari kotak obatnya. Penyanggah tangan berwarna biru. Daniel memasangkan ditangan Sarah.


“sampai kapan aku memakai ini?”


“2 minggu”


“ok..”


Bahan terbuat dari kain dan lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan menggunakan gips yang tertutup.


“latihannya cukup hari ini. Besok dilanjut lagi,,” kata Daniel sambil menutup kotak obatnya


Sarah duduk dan rasa sakit ditangannya sudah hilang sedikit. Ia memandang punggung Daniel. Pria ini dalam


hitungan detik saja bisa berubah menjadi seperti orang asing baginya. Benar – benar sulit dimengerti. Pikir Sarah.


Sarah kembali bangkit dan melanjutkan olah raganya. Bagaimanapun hal seperti ini tidak akan mengalahkan dirinya. Daniel menghentikan langkah kakinya dan melirik kearah kaca didepannya. Ia melihat Sarah kembali melakukan squid jump.


Jika ditanya, Daniel tidak tega membiarkan istrinya yang sedang terluka memaksakan diri seperti ini. Tapi dalam hati, Daniel sekarang jauh tidak tenang. Perusahaannya saat ini dipegang oleh James dan Hans. Papanya sibuk dengan Sisca Li mencari informasi mengenai makhluk itu. Mereka memang tidak sendiri ada pengawal yang menemani mereka.


Nasib perusahaan dan kemudian nasib kedua keluarga sedang dipertaruhkan sekarang. Dan jawabannya ada

__ADS_1


dibelakang Daniel saat ini. Ingin rasanya Daniel memarahi Sarah Li yang memaksakan dirinya yang masih terluka.  Daniel dengan kuat mengepalkan tangannya, ia tidak bisa meluapkan kekesalannya. Hanya bisa melihat dan memendam semuanya.


__ADS_2