Pangeran Naga Dan Putri Ular

Pangeran Naga Dan Putri Ular
BAB 154


__ADS_3

Daniel harus menelan pil pahit saat kekasih hatinya menanggapnya hanya sebagai Daniel Long yang merupakan kerabat keluarga Li. Ia tidak ingat dengan hubungan mereka, rasa cinta kepadanya dan juga status hubungan mereka yang sudah sampai pada tahap tunangan dan akan segera menikah setelah keadaan mereka kembali sadar seperti semula.


Yang paling membuatnya sedih adalah tidak ada satu pun dari putri keluarga Li yang mengingat kejadian itu dan hungan mereka berdua. Sisca dan Daniel Long adalah sahabat dari kecil dan teman satu sekolah. Ia juga tidak mengingat sama sekali peristiwa itu. Daniel berusaha keras membuat Sisca Li mengingat semuanya tapi semuanya sia – sia belaka. Sisca Li tetap tidak mengingat hubungan mereka berdua.


Daniel berusaha mengingatkan Sarah Li tentang hubungan mereka sampai harus membawa Sarah Li ke psikolog. Tapi hasil yang diterimanya adalah Sarah Li semakin terjebak dalam ketakutan tidak berujung. Ia mengurung diri didalam kamar dan ketakutan  hebat dialaminya. Ketika melihat Daniel Long ia jatuh pingsan. Setiap melihat Daniel ia tidak sadarkan diri. Hati Daniel semakin hancur, bagaimana mungkin orang yang saling mencintai bisa saling melupakan hanya dalam waktu beberapa bulan saja setelah ia tidak sadarkan diri.


Daniel menyerah setelah berkali – kali terus mencoba dan tidak menemukan hasil apapun untuk kelangsungan hubungan mereka. Bukan berhenti mencintai, Daniel tetap terus menjadi penggemar tersembunyi Sarah Li. Ia tetap memperhatikan dan mengikuti Sarah walau hanya melihatnya dari jarak jauh.


“sudah berapa kali kalian mencobanya??” tanya Sarah kepada papanya sambil menoleh kearah Daniel yang ada dibelakangnya masih dengan posisi yang sama.


“tidak terhitung, yang paling parah setelah kami mencoba... kamu sama sekali tidak mengingat Daniel sama sekali. Kalian seperti orang asing yang ketika berpapasan tidak saling tegur bahkan tidak melihat sama sekali.. Sebagai orang tua yang menjadi saksi perjalanan cinta kalian, hati kami sangat sakit. Sejak saat itu kami memutuskan tidak melakukan terapi psikologis lagi pada mu nak... kami lebih percayakan pada takdir yang akan membuka jalan kehidupan pecintaan kalian. “


Sarah masih melihat kearah Daniel. ‘pria ini sudah tidak diingat oleh orang yang dicintainya... kenapa masih bertahan? Kenapa dia tidak berusaha mencari wanita lain?? bukankah kamu sangat tampan dan kaya? Semua wanita akan berbaris menerima cintamu.’ tanpa sadar lagi – lagi Sarah meneteskan air matanya... Hatinya antara sakit ,sedih dan senang mendengar cerita ini. Sebagai seorang wanita, tentu ia merasa senang karena ada pria yang begitu setia dan sabar menunggu dirinya selama bertahun – tahun.


Tapi dari dalam hatinya, ia sangat sedih selama ini dia sendirian menahan perasaan cintanya dalam hati. Bagaimana caranya ia bisa bertahan dengan semua perasaan ditinggalkan seperti itu??

__ADS_1


“sudah berkali – kali kami sebagai orang tua meminta agar Daniel mencari wanita lain saja, dari pada menunggu dirimu yang tidak jelas kapan bisa menerima perasaan cintanya. Berkali – kali kami memaksa semakin dia menolak dan semakin tidak ingin meninggalkan dirimu nak. Bahkan dia lebih memilih menjadi pria yang tidak menikah dari pada harus bersama orang lain.”


Sarah menaikkan ujung bibirnya “dasar pria bodoh....” kata Sarah


“ya... kami pun mengatakan hal yang sama kepada dia. Tapi dia tidak peduli..”


“bagaimana dengan kakak pertama dan kedua?? kenapa mereka bisa melupakan kejadian waktu itu dan hubungan kami??”


“jika Sisca sudah dipastikan karena ia juga melihat kejadian waktu itu. Rasa yang menyakitkan melihat kedua pasangan saling berkorban satu dengan yang lain ditambah lagi benturan dikepala yang dialaminya waktu itu membuat Sisca melupakan semua kejadian waktu itu dan hubungan kalian berdua. Sedangkan kalau Serena belum dipastikan kenapa ia bisa melupaka juga hubungan kalian. Kalau kata psikolog itu seperti efek domino. Rasa sakit yang dialami kedua saudaranya berpengaruh pada dirinya. Dan ini lah yang terjadi sekarang.” Andy Li menarik nafas panjang.


“tidak.... aku tidak merasa pusing. Hanya gatal pada tangan kananku...” jawab Sarah sambil menyeka air mata di pipinya yang menetes tanpa perintah dari dirinya.


“ini lah hal yang tidak aku pahami pa.... terkadang ketika melihatnya air mataku mengalir dengan sendirinya. Terkadang aku tiba – tiba merindukannya dan ingin memeluknya.”


“mungkin karena kalian sudah bersama cukup lama.... sebenarnya ini adalah pernikahan kedua kalian. Hanya saja waktu itu pernikahan kalian dilakukan secara adat keluarga karena melihat kalian berdua yang sudah terlalu dekat dan seperti kertas dan lem yang saling menyatu. Takut ada berita yang kurang baik didengar, jadi kami memutuskan menikahkan kalian berdua dahulu. Kemudian memisahkan kalian berdua agar lebih berjarak. Sehingga ketika menikah secara hukum akan lebih baik kelihatannya didepan umum.”

__ADS_1


Sarah hanya mengangguk mendengar penjelasan papanya. Otaknya tidak berusaha menerima semuanya, ia hanya mengandalkan perasaannya untuk menilai semuanya.


“maaf selama ini aku sudah merepotkan kalian semua sampai seperti ini....” Sarah menunduk melihat ujung kalinya


“Daniel lah yang sangat terpukul dengan semua ini. Dia berusaha tetap tegar dan seperti tidak ada kejadian sama sekali. Ia selalu menunjukkan sisi kuatnya. Padahal kami paham kalau hatinya benar – benar sakit. Maka dari itu nak, tolonglah bersikap lebih baik kepadanya. Papa paham kalau dia terkadang bersikap keras kepadamu. Semua itu semata – mata hanya untuk menutupi semua perasaannya kepadamu. Sebagai seorang pria papa paham sekali dengan sikapnya.”


Sarah menarik nafas panjang.


“dia memang raja menyebalkan...” jawab Sarah sambil melihat Daniel.


“ahahhaaaa.... “ Andy Li tertawa melihat Sarah mengumpat kepada Daniel


Sebenarnya Daniel yang dahulu adalah sosok yang yang hangat dan bersahabat. Profesi awalnya adalah dokter dan kemudian menjadi dosen. Setelah semua hal buruk itu terjadi, Daniel mengambil alih pekerjaan papanya hampir 90 %. ia menjadi orang yang yang tegas, keras, berwajah dingin dan sulit diubah keputusan yang sudah dibuatnya.


Tidak jauh berbeda dengan Sarah Li. Seorang anak  feminim, lembut, sangat menurut kepada orang tua dan menguasai banyak keterampilan wanita baik itu balet, renang, seni merangkai bunga, seni minum teh, memasak dan hampir semua keterampilan wanita dikuasai oleh Sarah Li. Sejak kejadian itu, ia menjadi sangat tomboy. Sarah yang tidak pernah memajat pohon, menjadi sangat suka berada diatas pohon terutama pohon ginkgo biloba.

__ADS_1


Sikapnya menunjukkan seolah ia harus memantau semua hal dari ketinggian, sehingga ia lebih waspada. Kemudian Sarah yang seorang penurut menjadi anak yang selalu melawan mamanya dan tidak pernah mau mendengarkan perkataannya. Anak kesayangan dan penurut menjadi anak keras kepala dan tidak bisa diatur oleh orang tuanya. Sikap mereka berdua berubah 180 derajat. Mereka seolah terlahir kembali dengan kepribadian yang berbeda.


__ADS_2